Kisah Putri Ji Xia Lin

Kisah Putri Ji Xia Lin
Berubah Rupa


__ADS_3

Malam ini Ji Xia Lin tidak bisa tidur karena bingung bagaimana dirinya menjalani hari-hari kedepannya sebagai seorang nona Ji Xia Lin.


"Huffttttt.…." Desah Ji Xia Lin.


Ji Xia Lin bangkit dari tempat tidurnya lalu menghidupkan lilin dan mendekati meja.


"Hmm..... Tulisan Ji Xia Lin sangat cantik,"


"Dirinya juga pandai melukis," Ucapnya sambil membuka lembaran demi lembaran buku yang ada di hadapannya. Buku itu berisi tentang orang yang pernah Ji Xia Lin kenal. Ji Xia Lin selalu menuliskan tentang sikap, kebiasaan, dan kesan saat pertama kali bertemu dan kenal dengan orang baru. serta melukis rupa seseorang tersebut.


Lama-kelamaan Ji Xia Lin mengatuk dan tertidur dalam posisi duduk.


Keesokan paginya....


"Aduh nona... kenapa nona tidur di sini,"


"Nona... Bangun ini sudah pagi." Ucap Lou Ri membangunkan Nonanya.


Karena mendengar suara Lou Ri, Ji Xia Lin pun membuka matanya. lalu bangkit dari tidur duduknya.

__ADS_1


Setengah jam kemudian....


Saat ini Ji Xia Lin sudah selesai mandi dan sedang di rias oleh Lou Ri.


"Lou Ri jangan terlalu merah," Minta Ji Xia Lin saat Lou Ri memberi pemerah bibir di bibirnya.


"Tenang saja nona, hamba hanya mengoleskannya sedikit. nona..... hamba tidak menyangka meskipun nona hilang ingatan tapi sikap nona tidak berubah sama sekali."


"Benarkah, berarti dulu aku juga seperti ini."


"Benar nona... Hanya saja sekarang nona terlihat canggung saat bersama dengan Tuan muda kedua dan Tabib Feng. Padahal dulu nona sangat terbuka dan santai saat bersama mereka."


"Benar nona."


"Apakah sudah selesai Lou Ri," Tanya Ji Xia Lin saat Lou Ri kembali ke meja rias dan merapikan alat rias yang di gunakan tadi.


"Sudah nona."Jawab Lou Ri.


"Lou Ri tolong ambilkan cermin, aku ingin melihat wajahku," Perintah Ji Xia Lin pada lou Ri.

__ADS_1


"ini nona...."Ucap Lou Ri sambil menyerahkan cermin kepada Ji Xia Lin lalu kembali kemeja rias untuk melanjutkan membereskan alat rias.


"llo..... llou.... Lou Ri apa kau yakin riasan ini tidak ketebalan?'' tanya Ji Xia Lin saat melihat wajahnya.


"Tentu saja tidak nona, bukankah anda tadi juga melihat jika hamba hanya memakaikan sedikit bedak di wajah nona!, apakah riasan saya jelek nona?.'' Tanya Lou Ri sambil berjalan mendekati Ji Xia Lin.


"Tidak... tidak... tapi wajah ini sangat cantik. Bukankah semalam aku sangat jelek." Ucap Ji Xia Lin.


"apakah nona juga melupakan rupa anda nona?,"


"Aku memang melupakan rupaku, dan semalam aku melihat jika kulitku tidak se putih ini. Bahkan sanagt dekil. ini bahkan sangat halus dan putih bagaikan salju. kenapa aku baru menyadarinya. " ucap Ji Xia Lin sambil memperhatikan kulit wajah dan tangannya.


"nona biasanya anda akan menyamar di saat anda keluar dari kediaman Ji. Anda biasanya menggunakan sejenis krim yang berwarna gelap untuk menutupi kulit putih anda. Dan waktu itu anda menggunakan krim yang memiliki ketahanan paling bagus yang tidak luntur saat terkena air dan hanya bisa luntur jika menggunakan penawarnya." jelas Lou Ri.


''Kenapa aku harus menyamar?" Tanya Ji Xia Lin kepada Lou Ri.


"Nona menyamar karena nona pergi kehutan untuk melakukan sesuatu dan hamba tidak tahu apa yang Nona lakukan. anda menyamar untuk menghindari rumor dan musuh yang mengincar anda. tapi siapa sangka meskipun anda sudah menyamar tapi musuh tetap mengenali anda. " Jawab Lou Ri.


"Sebenarnya waktu itu apa yang terjadi?" Tanya Ji Xia Lin pada Lou Ri dengan penuh tanda tanya.

__ADS_1


__ADS_2