Kisah Putri Ji Xia Lin

Kisah Putri Ji Xia Lin
Pohon


__ADS_3

Setelah berjalan selama berjam-jam di terowongan tangga tersebut, akhirnya Ji Xia Lin melihat seberkas cahaya di hadapannya. Lalu Ji Xia Lin pun mempercepat langkahnya, dan akhirnya dia mencapai puncak dari tangga yang begitu panjang tersebut.


"Akhirnya..... sampai juga. Eitss aku belum sampai, perjalanan ku masih begitu panjang. Hhuhh...." Ujar Ji Xia Lin.


Lalu, Ji Xia Lin pun segera melangkah keluar dari terowongan tangga tersebut.


Saat sampai di luar dirinya melihat jika dirinya berada di hutan. Ji Xia Lin memandang se kelilingnya. Lalu Ji Xia Lin menyadari jika dirinya keluar dari sebuah pohon besar memiliki lubang seperti pintu.


Setelah puas memandang sekelilingnya Ji Xia Lin Melanjutkan perjalanannya. Baru berjalan sekitar 10 langkah, tiba-tiba cincin yang dia temukan di dalam terowongan tangga tersebut jatuh.


Ji Xia Lin pun menunduk untuk mengambilnya. Namun, mata Ji Xia Lin tidak sengaja melihat ke arah pohon tempat dimana dirinya keluar tadi. Ji Xia Lin pun mematung menatap pohon tersebut.


"Haaaaaa.... Bagai mana bisa ?, Tadi pohon ini sangat besar sekali. Mengapa tiba-tiba menjadi sekecil ini." Ujar Ji Xia Lin.

__ADS_1


"Jangan-jangan pohon ini berhantu. Hiiiiiii." Sambungnya lagi Sambil berlari menjauh dari pohon tersebut.


setelah berjalan cukup lama Ji Xia Lin menemukan sebuah danau yang ada di dalam hutan tersebut. Karena hari sudah mulai gelap Ji Xia Lin memutuskan untuk bermalam di sekitar danau tersebut.


Karena merasa dingin, Ji Xia Lin pun memakai kain mantel yang dirinya temukan di terowongan tangga tadi. Saat memakai kain mantel tersebut, dirinya melihat cincin yang dirinya temukan tadi. Ji Xia Lin menatap seksama pada cincin tersebut.


"Tadi saat di terowongan cincin ini bersinar, saat keluar dari terowongan tadi tidak bersinar sama sekali, Dan sekarang bersinar lagi..... Sepertinya cincin ini bersinar saat dalam kgelap saja." Gumam Ji Xia Lin.


Keesokan paginya.


Setelah membasuh wajahnya Ji Xia Lin bergegas melanjutkan perjalanan. Saat di perjalanan dirinya menemukan pohon Jeruk dan pohon jambu yang tumbuh dg liar.


karena merasa lapar, Ji Xia Lin mengambil buah tersebut dan memakannya, dirinya mengambil agak banyak untuk berjaga-jaga jika dirinya nanti tidak menemukan makanan. lalu Ji Xia Lin membungkusnya dengan kain mantel kemarin.

__ADS_1


saat di perjalanan tiba-tiba dirinya di hadang oleh sekelompok bandit yang berjumlah lima orang.


"Heii serahkan hartamu!!!!." Ucap salah satu bandit tersebut.


"Aku???." Ucap Ji Xia Lin sambil menunjuk dirinya sendiri.


" Tentu saja, memang siapa lagi?" ujar bandit yang memegang rantai yang begitu besar.


"Memang aku punya sesuatu untuk di serahkan kepada kalian?" Ucap Ji Xia Lin bingung.


"Itu.... yang ada di pundak mu, sepertinya begitu berat. Dari mana kau mencurinya??" Ucap Bandit yang paling gemuk sambil menunjuk buntelan kain yang sebenarnya berisi buah jambu dan jeruk.


" AHahahahahaha..... Hahahah.... Aduhhhh ibu perutku sakit Ahahahaha...." Seketika tawa Ji Xia Lin pun pecah.

__ADS_1


Tiba-tiba.....


__ADS_2