Kisah Remaja SMA Dan Seorang Abdi Negara

Kisah Remaja SMA Dan Seorang Abdi Negara
Perkenalan


__ADS_3

Saya adalah seorang gadis berusia 19 tahun, saya tinggal di salah satu kota yaa saya tinggal di kota kembang atau yang sering orang kenal dengan kota bandung. Saya lahir pada tanggal 5 Mei tahun 2002 di bandung, bagi saya kota bandung sangat sejuk dan terkenal dengan gadis gadis yang cantik. Saya akan menceritakan kisah saya dengan seorang prajurit tni ad yang mungkin bisa menjadi suatu karya dan pembelajaran untuk para pembaca.


Pada hari senin seperti biasa aku melakukan kegiatan ku magang di salah satu instansi yang berada di kota cimahi. Ya tepat nya tempat pendidikan para prajurit tni yaitu di Pusat Pendidikan Perhubungan. Disinilah aku menemukan cinta pertama, dia bernama Prada Rizsa dia lahir di kota makassar pada tahun 2001. Pertemuan singkat kita di salah satu tempat yang berada di kota cimahi, dengan membuka pembicaraan dia berkata.


Rizsa: “dek?”


Finka: “kenapa?”


Rizsa: “Siapa namamu??”


Finka: “Finka”


Rizsa: “disini magang ya dek?”


Finka: “Yoi”


Rizsa: “boleh minta whatsapp nya kah?”


Finka: “boleh, download di Apps Store atau Play store”

__ADS_1


Rizsa: “jutek sekali eee, maksud saya minta nomor ponsel mu. Boleh kah?”


Finka: “buat apa?”


Rizsa: “buat kenal lebih dekat lagi, bolehkan?”


Finka: “boleh, nah.”


Sambil menyodorkan kertas dengan berisikan nomor ponsel Finka pun sambil meninggalkan tempat tersebut dengan membawa sapu dan pengki. Karena dia selesai mengerjakan tugas korve. Tiba lah pada hari sabtu, Finka si bintang desa pun mendapat sebuah panggilan telpon ia pun mengangkatnya dengan nada yang begitu sopan.


Finka: “selamat pagi, dengan saya finka nurul fadilah dengan siapa saya berbicara?”


Finka: “oalahh mas yang kemarin rupanya hehe, yaa seperti biasa hari sabtu saya bantu bantu ibu di rumah, loh ko pegang handphone sih bukan nya di kumpulkan ya?”


Rizsa: “Kebetulan hari sabtu dan minggu kami mendapat kesempatan memegang telepon selular,tapi nanti pada hari minggu jam 7 malam handphone nya di kumpulkan kembali.”


Finka: “oalahh seperti itu tah”


Rizsa: “iyaa dek, minggu depan kami pun sudah mulai dapat pesiar”

__ADS_1


Finka: “Apa itu Pesiar?”


Rizsa: “Pesiar itu kami di beri kesempatan untuk keluar pusdik dek, tapi ntahlah nanti pesiar kami akan kemana. Adek bisa temani mas pesiar kan?”


Finka: “ohh seperti itu,insyaallah ya mas kalo tidak ada acara nanti aku kabari lagi.”


Rizsa: “siap dek, kalo gtu mas lanjut makan siang dulu ya.”


Finka: “lanjutkan mas”


Rizsa: “selamat siang dek, assalamualaikum.”


Finka: “Siang. Waalaikumsalam.”


Hari senin pun tiba, seperti biasa finka melaksanakan kegiatannya,. Yaitu magang di instansi tersebut dengan menggunakan pakaian kantornya yang begitu rapi, sesampainya di ruangan finka pun mempersiapkan baju olahraga nya untuk mengikuti apel pagi dan lari santai. Setelah ia berganti pakaian ia pun langsung berjalan ke ruangan logistik untuk mengajak kawan nya yang bernama adinda untuk mengikuti kegiatan kegiatan di instansi tersebut. Adinda pun membuka pembicaraan nya.


Adinda: “Eh fin, aku mau cerita. Aku sama rizky udah fix loh jadian.”


Finka: “Serius?Alhamdulilah berarti perjuangan dia ga sia sia deh hahah.”

__ADS_1


Adinda dan Finka pun tertawa sambil berjalan menuju lapangan untuk melaksanakan kegiatan apel pagi.


__ADS_2