
Pagi hari pun tiba Hari itu adalah tanggal merah Finka dan Adinda berencana untuk jogging di brigif kujang cimahi.
Sambil jogging mereka pun berencana untuk membeli parfum di sebuah mall yaitu di cimahi mall, dan mereka tidak ingat bahwa biasanya tanggal merah para siswa mendapat pesiar namun pada saat Finka siap siap untuk berangkat ia mendapat telepon dari nomor yang tidak di kenal. Ya, telepon itu rupanya dari mantan kekasih Finka yaitu all dia memakai nomor baru untuk menghubungi Finka.
Finka pun mengangkat telepon itu dengan membuka pembicaraan duluan dan menyapa dengan ucapan selamat pagi.
Finka: “Selamat pagi, dengan siapa saya berbicara.”
All: “Pagi, kamu pasti tahu siapa saya.”
Finka: “Mas all? Ada apalagi?”
All: “Aku mau tanya kenapa kamu blok semua sosmed aku termasuk whatsapp dan nomor telepon aku? Kamu mau tau kenapa aku menghindar dari kamu dan lebih memilih ica? Karena aku tahu kamu disana sudah ada cowo kan?”
Finka: “Kamu mau tahu alasan aku blokir semua yang menyangkut tentang kamu? Karena aku tau kenapa kamu lebih memili ica daripada aku. Ica mungkin lebih baik dari aku dia memiliki segalanya dia orang berada dia memiliki pekerjaan dan gelar yang cukup baik sedang kan aku? Aku hanya dijadikan boneka sama kamu hanya dijadikan bahan pelampiasan maybe aku juga ga cukup baik buat kamu makannya aku mundur bukan karna alasan aku punya cowo disini. Kalau niat aku selingkuh udah dari dulu ngga mempertahankan hubungan yang tidak jelas ini, dan menerima cowok cowok yang di kantor sebagai pacar atau selingkuhan aku. Kamu mungkin ga tau sesetia apa aku disini sesabar apa aku nunggu kamu buat pulang kesini lagi, kamu ga akan tau gimana rasanya jadi aku yang selama 3tahun menunggu kepastian dari kamu dan aku harus menolak banyak hati demi kamu tapi balasan kamu ke aku dengan cara selingkuh?Mungkin ica punya segalanya termasuk kamu tapi belum tentu dia memiliki sifat sabar seperti aku dan menunggu kamu yang tidak ada kepastian. Dan satu lagi kamu boleh lihat aku dari usia aku dan mengaggap aku masih anak kecil tapi justru sebaliknya kamu yang memiliki usia yang jauh lebih tua dari aku tapi tidak punya fikiran dewasa dan tidak cukup satu wanita.”
__ADS_1
All: “aku trauma udah.”
Finka: “Yang trauma disini bukan kamu aja, aku juga mental aku hancur fisik aku sakit. Semua ini karena kamu apa kamu pernah mikir keadaan aku sekarang kaya gimana? Bahkan aku ga bisa buka hati buat siapa siapa.”
All: “Aku ga mau kamu jadi sasaran aku aku banyak masalah makannya aku lebih baik menghindar dari kamu gak mau berantem, aku mau lanjut sama kamu.”
Finka: “Lanjut apa? Kamu aja gitu terus kan sama aku?”
All: “Lanjut hubungan sama kamu.”
All: “Fin.. Ayolah”
Finka: “Maaf Aku gabisa, semoga kamu bahagia sama ica jangan sakitin dia jaga dia baik baik jangan memperlakukan dia seperti kamu memperlakukan aku layaknya boneka dan binatang.”
Finka pun menutup telepon nya dan ia pun merasa tubuh nya lemah dan mengeluarkan air mata tatapan dia kosong dan datanglah adinda sahabat baiknya.
__ADS_1
Adinda: “Fin, siapa tadi yang telepon? Jangan bilang all?”
Finka: “Iya all minta balik lagi tapi aku tolak.”
Adinda: “Ngapain dia minta balik lagi sama kamu sedangkan dia udah sama ica?.”
Finka: “Ntahlah, semuanya sudah tidak bisa di ulang lagi din. Mental dan fisik aku sudah hancur gara gara dia.”
Adinda: “Yasudah, kita berangkat yuk sudah jangan sedih.”
Sambil memeluk Finka adinda pun menghapus air mata yang membasahi pipi nya finka. Mereka pun berangkat dengan menaiki motor yang sudah di nyalakan di luar rumah finka.
Sesampainya disana Finka dan Adinda jogging dan selesai jogging mereka membeli makanan yang ada di kantin brigif dan membeli minuman karena mereka lupa tidak membawa minum dari rumahnya.
Mereka pun mengganti pakaian dengan pakaian outfit untuk pergi ke mall setelah itu mereka pun pergi ke tempat tujuan terakhir yaitu di cimahi mall disana mereka kaget melihat banyak siswa yang makan di KFC dan di Foodcourt, mereka pun berjalan menuju toko parfum dan toko optik karena finka mau membeli softlens.
__ADS_1
Namun pada saat finka dan adinda membeli parfum tiba tiba ada dua pria dengan pakaian memakai baju loreng ya, mereka adalah rizal dan sahar ternyata mereka adalah teman satu kelas dan satu barak dan juga satu daerah.