
Tibalah masa masa pesiar untuk para tamtama remaja (TAJA) Rizal pun mengabari Finka untuk menemani nya keliling kota cimahi.
Rizsa:”Assalamualaikum selamat pagi dek.”
Finka: “ Waalaikumsalam, selamat pagi mas”
Rizsa: “Hari ini saya dapat pesiar kami baru selesai apel pagi ini, posisi kamu dimana?”
Finka: “izin mas, saya sedang ada dirumah. Hari ini mas mau kemana?”
Rizsa: “tidak tahu saya, makannya saya minta kamu untuk temani saya jalan juga saya kan bukan orang bandung.”
Finka: “oke deh saya siap siap dulu ya, nanti saya tunggu di kantin depan satuan ya.”
Rizsa: “Baiklah, hati hati di jalan ya dek.”
Finka: “siap mas, saya palingan sampai situ 5menit atau 8menitan ya.”
Rizsa: “siap neng gelis hehehe.”
Finka pun menyiapkan tas yang akan di bawa nya, ia menggunakan celana panjang salur dengan baju yang senada dengan tasnya dan menggenakan hijab segiempat berwarna hitam, ia pun berjalan dari rumahnya ke jalan raya untuk menunggu angkot yang akan di tumpanginya. Tidak lama angkot yg akan dia tumpangi pun datang ia segera menaiki angkot tersebut, sesampainya di tempat tujuan tidak lama rizsa pun datang dengan menggunakan baju loreng dan baret berwarna hijau dengan emblem satuan nya yaitu perhubungan dan menggendong sebuah tas berwarna hitam yang berisi buku agenda. Rizsa pun membuka pembicaraan nya dengan sedikit menggoda Finka yang sedang menunggu nya.
Rizsa: “Selamat pagi dek, kamu hari ini cantik sekali yaa.. sampai saya hampir diabetes melihat senyuman kamu ini heheh.”
Finka: “Pagii mas, hahah bisa saja mas ini pandai merayu macam kalimat mendayu dayu yaa hahahahh.”
Rizsa: “Mau kemana kita hari ini?”
Finka: “Eemm gimana kalo kita ke Foodcourt yang di Mall?”
Rizsa: “Boleh, terserh adek lah pokoknya. Soalnya sya ga tau tempat disini.”
__ADS_1
Finka: “oke deh kita jalan aja yaa, nanti naik grab depan situ.”
Rizsa dan Finka pun jalan dan menunggu kendaraan yang akan di tumpanginya, tidak lama mobilnya pun datang mereka berdua duduk di belakang supir grab dan mereka sedikit berbincang.
Rizsa: “setelah selesai sekolah mau lanjut kemana dek?”
Finka pun menjawab dengan candaan.
Finka: “Setelah selesai sekolah saya mau menikah ahahah.”
Rizsa pun menjawab dengan kalimat yang membuat Finka Baper.
Rizsa: “Menikah dengan ku. Iya gak?”
Finka: “Nggak, hahaha palingan yang ada saya di tinggal nikah sama mas haha.”
Rizsa: “loh sepertinya ada yang patah hati nih.”
Finka: “Gak taulah saya malas bahas nya, baru sembuh dari trauma jugak.”
Finka: “Intinya, saya pacaran 3tahun pacar saya dapat dinas di malaysia disana dia udah punya cewe lagi. Sedangkan dia masi mau mempertahankan hubungan dengan saya. Saya ya lebih baik mundur daripada bertahan terluka.”
Rizsa: “oalahh, sepertinya kamu tipe cewe yang setia dan penyabar yaa. Saran saya di bicarakan berdua sudah di coba?”
Finka: “Sudah saya coba tapi dia selalu dan selalu mengalihkan pembiacaraan, saya sudah tahu dari awal cuman saya pendam saya kumpulin semua bukti buktinya dulu namun, dia malah membalikan fakta merasa dia orang yang paling tersakiti.”
Rizsa: “sabar yaa, suatu saat kamu akan mendapatkan yang tepat dan jauh lebih baik dari dia.”
Finka: “Makasih ya.”
Tidak terasa tiba di tempat tujuan mereka pun melanjutkan berjalan ke mall untuk membeli makanan di lantai atas atau Foodcourt. Finka yang berjalan dengan tatapan kosong tidak sadar bahwa Rizsa memegang tangan nya selama dia berjalan. Tibalah di Foodcourt, Rizal pun mengambil menu di salah satu tempat makan dan menyodorkan menu makanan dan minuman kepada Finka.
__ADS_1
Rizsa: “nah, mending makan. Ayo mau makan apa?”
Finka: “aku ikut mas aja deh.”
Rizsa: “loh kok ngikut aku, makanan khas bandung apa?”
Finka: “Biasanya disini ga ada makanan Tradisional khas bandung disini adanya makanan modern Khas Bandung.”
Rizsa: “yaudah kamu mau makan apa?”
Finka: “Aku mau ini aja Pecel ayam.”
Rizsa: “Minumannya?”
Finka: “Teh hangat tawar.”
Rizsa: “ yaudah deh biar cepet samakan saja.”
Rizsa pun mengantarkan pesanan nya ke mbak mbak yang berada di Foodcourt. Finka pun membuka pembicaraan nya dengan menanyakan beberapa pertanyaan kepada Rizsa.
Finka: “ Oiyaa, selesai pendidikan disini mau lanjut kemana?”
Rizsa: “Belum tahu, mudah mudahan dapat penempatan disini.”
Finka: “Aamiin, kalau seandainya dapat penempatan di makassar? Pasti dekat dengan pacarnya ya bisa setiap minggu ketemu.”
Rizsa: “ Nggak ada pacar saya dek.”
Finka: “haha bercanda nih mana mungkin gak punya pacar, pasti punya lah yaa cuman...”
Rizsa pun memotong pembicaraan Finka
__ADS_1
Rizsa: “Cuman saya punya nya kamu aja saat ini, dulu saya punya pacar tapi dia memutuskan memilih lamaran dari lelaki lain. Nah foto dia waktu lamaran”
Sambil menyodorkan Handphone nya yang berisi foto profil mantanya sedang menunjukan lengan nya dengan menggunakan cincin di jari manis sebelah kiri dan di sebelah nya ada laki laki yang tentunya calon suami dari wanita tersebut. Tidak lama pesanan mereka pun tiba dan mereka melanjutkan makan sambil sedikit berbincang Singkat cerita setelah mereka selesai makan, Rizsa dan Finka pun melanjutkan untuk membeli oleh oleh untuk ibu nya finka, mereka pun memutuskan membeli makanan favorite ibunya Finka yaitu mie merapi dan bakso lava. Setelah mereka membeli makanan untuk ibu nya finka mereka memutuskan untuk pulang dan Rizsa memutuskan untuk berkunjung ke rumah finka.