
Setiap Harinya Finka selalu menulis di buku Diary nya Finka menulis semua hal tentang kehidupan yang selama ini dia jalani tentang keluarga, teman, sahabat, pacar dan hal hal yang setiap hari ia jalani ia tulis di buku kesayangan nya itu. Karena kemarin adalah momen bahagia untuk dia, dia membuat surat untuk kekasih nya itu. Yang bertuliskan
... Awal mengenalmu...
...Ku mengenalmu apa adanya dirimu, pertemuan awal di tempat aku bekerja di sebuah instansi tepatnya tempat kau di didik untuk menjadi seorang prajurit yang setia dan mengabdi kepada negara tempat dimana kau dan aku bertemu menjadi awal pertemuan untuk kita. Tatapanmu untuk pertama kali, saat itu juga aku yakin bahwa kau memang baik untukku. Hari demi hari kita lalui sebagai sepasang insan yang sedang dimabuk asmara, kita belum menjadi sepasang kekasih pada saat itu. Hingga akhirnya kau menyatakan cinta & sayang mu kepada ku. Tak begitu saja aku terima, karena terlalu singkat. Hingga akhirnya satu bulan kita saling mengenal, tepat ditanggal 11 Januari aku menerima cintamu. Kita awali dari tanggal itu, tepat dimana aku menerimamu sebagai kekasihku, Semua penyataan dan omongan orang lain tentang menjadi kekasih abdi negara tak lantas aku terima begitu saja. Aku hanya percaya dan yakin kepadamu, karena niat ku dari awal serius menjalin hubungan ini hingga kita ke jenjang yang lebih serius nantinya, hingga kita hanya dipisahkan oleh akhir dunia ini. Kita memang tidak menjalin hubungan jarak jauh, walaupun hanya seminggu sekali bertemu karena kesibukanmu dan juga pendidikanku yang mengharuskan ku untuk menyelesaikan pendidikanku sebagai siswi SMA.
...
Begitulah isi surat yang akan nantinya ia berikan kepada kekasihnya itu, tak lama ia menulis surat untuk kekasihnya seseorang memberi kabar bahwa kekasihnya jatuh sakit dan sekarang sedang berada di Ruang KSA/ ruang Kesehatan Siswa Angkatan Darat.
Finka pun bergegas untuk ke instansi dimana tempat ia bekerja dan pada pukul 07.00 ia meminta sahabatnya untuk menemani nya masuk ke ruang KSA sambil membawa makanan yang di bawnya dari rumah Finka pun merawat kekasih nya itu layaknya perawat yang sedang menyembuhkan pasien nya. Semakin hari rasa sayang Rizal kepada Finka semakin bertambah, semakin ia tidak mau berpisah dengan Finka Rizal pun membuka pembicaraan nya dengan nada suara yang sangat lemas.
Rizsa: “Sayang, kalau nanti abang dapat penempatan jauh sayang jaga diri baik baik disini jangan lupa selalu kabari abang kalau sayang mau pergi kemana mana. Abang sayang sama kamu, abang janji kalau abang dapat penempatan jauh abang akan pulang menemui kamu dan ibuk bapak kamu untuk mengikat kamu dulu supaya abang tidak kehilangan kamu.”
Finka: “iya bang, yang penting abang sekarang sehat dulu. Dan aku janji selama abang dinas jauh disini aku akan setia sama abang dan menjaga kehormatan aku sebagai kekasih abdinegara dan menyelsaikan pendidikan aku sampai aku jadi seorang bidan.”
__ADS_1
Rizsa: “Makasih sayangg, promise?”
Finka: “Promise.”
Dengan rasa bangga nya Rizal di perlakukan layaknya seorang lelaki yang yang beruntung memiliki gadis seperti Finka yang sangat romantis dan juga setia, setelah Finka menyuapi rizal makan Finka pun memberi obat untuk Rizsa dan beberapa Vitamin agar Rizal cepat pulih kembali. Setelah tugas Fika selesai merawat Rizal Finka pun kembali ke ruangan nya bersama sahabatnya itu, kerana sedang ada acara di Gedung Dharma Caraka tersebut maka Finka dan Adinda tidak ada tugas dan Finka pun melanjutkan menulis di buku diary nya tersebut dengan kebahagiaan di hari ini.
...Tumbuh Rasa Sayang...
...Rasa sayang ini semakin hari semakin bertambah, walau terkadang aku takut untuk kehilangan, terlalu banyak kenangan walaupun singkat namun kenanagan saat bersamamu adalah anugrah dari tuhan yang di berikan untukku. Tuhan memang adil setelah aku di patahkan oleh laki laki yang dulu aku banggakan dan lalu sekarang menyakitkan, tuhan gantikan dengan hadirnya seorang prajurit yang memperlakukan aku layaknya seorang ratu. Beruntungnya aku saat menerima mu sebagai seorang kekasih ku. Untuk hari ini dan seterusnya dan selamanya aku menyayangimu....
Banyak untaian kata kata yang Finka tulis untuk Rizal kekasihnya dimana sudah tiba waktunya Rizal akan selesai Pendidikan. Finka dengan sangat berat hati harus menjalani hubungan Long Distance Relationship (LDR).
Gilang: “Dek, jogging sendirian nih? Kawannya mana?”
Finka: “Eh mas Gil, iya nih jogging sendirian. Kawan saya sedang sibuk membuat laporan, jadinya saya jogging sendirian.”
__ADS_1
Gilang: “kamu masih sama all?”
Finka: “Sudah lama juga tidak mas gil.”
Gilang: “Kamu tahu? Kemarin dia terkena musibah kaki nya di jahit.”
Finka: “loh ko bisa mas gil? Kenapa? Jatuh?”
Gilang: “Yang saya dengar dia jatuh pada saat dia mau naik kapal di pelabuhan terus kaki nya ntah terkena apa lalu sobek.”
Finka: “ooh seperti itu”
Gilang: “iyaa dek, ehh ngomong ngomong sudah mau menjelang maghrib ini ayo kita pulang. Kamu bawa motor kah?”
Finka: “tidak mas saya kan tujuan nya lari ya ga bawa motor.”
__ADS_1
Gilang: “ yasudah saya antar kalo begitu.”
Finka pun pulang kerumahnya dan di antarkan kawannya All yang bernama gilang. Sesampainya di rumah finka bersih bersih dan bersiap siap untuk melaksanakan shalat maghrib.