
Kini Ifan sudah mengetahui pengetahuan umum dan lain lain tentang seorang kultivator serta yang berkaitan dengan dunia baru yang akan ia tempati.
Itu tidak sulit bagi Ifan untuk mencerna Informasi baru yang ia terima, sebab Ifan sering membaca novel atau cerita fantasi di kehidupannya di bumi.
" Nak kau ingin melatih profesi atau keahlian seperti apa untuk memudahkan mu nanti" ucap pria tampan di depan Ifan yang tidak lain adalah ayahnya.
Ifan berfikir sejenak, ia berfikir untuk menjadi seorang petarung karena ia akan lebih mudah menolong, menjaga, dan melindungi orang yang ia sayangi maupun orang yang membutuhkan.
Tetapi Ifan juga ingin menjadi seorang tabib dan ahli kimia sebab sebelumnya ia bercita cita menjadi seorang dokter yang selalu siap membantu orang yang membutuhkan.
"Ayah apakah aku boleh memiliki lebih dari satu keahlian ? sebab aku ingin menjadi petarung dan seorang ahli kimia serta seorang tabib !!" Tanya Ifan.
"Hahaahah... Tentu saja boleh anakku. Apakah benar kau ingin menjadi seorang petarung, tabib, dan ahli kimia ?" tanya ayah Ifan.
"Ia aku Ingin menjadi ketiganya agar aku bisa melindungi, menjaga menolong orang yang aku sayangi maupun orang yang mungkin membutuhkan pertolongan" ucap Ifan denga semangat berapi api.
__ADS_1
"Hohoho... Kau memilih pilihan yang tepat anak ku" ucap Ayah Ifan. Pria itu maju lagi ke arah Ifan ia menyentuh kepala Ifan dengan telapak tangannya lalu seketika Pengetahuan tentang tabib, ahli kimia, petarung langsung masuk ke dalam pikirannya.
"Ayo !! Kita mulai latihannya Ifan !!" ucap ayah Ifan. "Baik ayah" balas Ifan dengan semangat. Mereka memulai dari cara membuat pil lalu di susul mengobati pasien buatan yang sakit, lalu berkultivasi.
•••
Sebulan telah berlalu, Kini Ifan telah menyelesaikan latihannya. Kini ia telah menjadi seorang ahli kimia tingkat Dewa bahkan lebih dari seorang ahli kimia tingkat dewa pada biasanya sebab ia dilatih langsung oleh mahluk yang memiliki esensi tertinggi di alam semesta.
Ifan telah bisa membuat pil tingkat dewa bahkan ia membuat pil dengan tidak perlu lagi mengunakan tungku untuk membuat pil yang ada sebab ia bisa membuat pil dengan menjadikan apinya sebagai penganti tungku.
Ifan juga kini telah menjadi seorang tabib tingkat surgawi ia telah bisa mengobati semua penyakit bahkan ia memiliki jurus penyembuh. Tanpa menggunakan obat obatan ia akan bisa langsung menyembuhkan penyakit dengan jurus nya itu. jurus itu bernama " jurus penyembuhan surgawi" yang mengandalkan elemen cahaya untuk menyembuhkan penyakit.
Kini Ifan juga telah mencapai tingkat pencipta bintang 100.000. Ia telah melatih jurus jurus tingkat pencipta. Selain itu, ayah Ifan juga mengajari mantra formasi tingkat pencipta yang mungkin bisa ia jadikan jaga jaga bila membutuhkan dan tentunya itu di butuhkan.
Ayah Ifan juga memberikan sebuah mantra tentang mengendalikan hewan ajaib. Satu satunya yang Ifan tidak latih adalah keahlian seorang pandai logam.
__ADS_1
"Hohoho... Ifan kini kemampuan mu sudah layak untuk pergi ke dunia baru dan kini sudah saatnya kau untuk bertemu ibumu" ucap ayah Ifan.
Ifan yang mendengar itu langsung bersemangat ia sangat senang, karena akan bertemu sosok ibu yang selama ini ia rindukan.
"Sayang ke marilah bertemu dengan anak kita" ucap ayah Ifan. Seketika cahaya yang menyilawkan mata menerangi wilayah tersebut beberapa saat.
Setelah cahaya meredup Ifan melihat seorang wanita yang kecantikannya tiada tara dengan rambutnya yang panjang, kulit yang putih dan mulus, bibir yang memerah seperti ceri, intinya, seseorang yang ada di depannya menunjukan kesempurnaan.
"Ibu !" ucap Ifan lirih. Wanita yang muncul di hadapan Ifan menuju ke arah Ifan langsung memeluknya. Isak tangis Ifan terdengar dari mulutnya, air matanya mengalir di pipinya. Akhirnya ia bisa bertemu dengan sosok yang ia rindukan. Bukan hanya Ifan, Wanita yang ada di depan Ifan juga tidak bisa membendung air matanya.
Kini mereka sekeluarga bisa berkumpul dan bercanda ria. Keluarga kecil tersebut berbincang bincang sangat lama, banyak pertanyaan yang di tanyakan Ifan dan juga cerita yang sangat panjang di keluarkan oleh Ifan begitupula kedua orangtua Ifan.
•••
Dukung terus KSAP dengan cara meninggalkan Like, Vote, Tip, Rating, Comment, dan Share.... see you next chapter
__ADS_1