
Hari ini adalah hari pertemuan keluargaku dan keluarga Bella sebenarnya kami datang ke rumah Bella untuk meminang Bella dan menentuka hari pernikahan kami dan bagaimana resepsi di acara pernikahan nanti.
"Baiklah jadi kapan acaranya akan di lakukan" tanya bapak Bella padaku
"Bagaimana kalau 2 Minggu lagi pak"ucapkan di pada keluarganya Bella sebenarnya Bella yang mendesaknya agar cepat menikah supaya perut Bella tidak kelihatan sewaktu acara nanti
"Baiklah acara akan dilakukan dua minggu lagi tapi kami meminta uang hantaran sebesar 50 juta dan emas lengkap serta acara ditanggung oleh pihak laki-laki"ucap bapak Bella dan aku bingung tapi apakah tindak kebanyakan.
"Pak apakah maharnya tidak bisa dikurangin sebab acara kan sudah kami yang menanggung"ucapku bernego.
"Tidak bisa kalau uang maharnya tidak cukup 50 juta lebih baik kalian tidak usah menikah saja Anakku sangat cantik pasti mudah mendapatkan laki-laki yang lebih mapan dan kaya dari pada kalian" ucap ayah Bella tegas.Sebenarnya aku agak ragu untuk mengiyakan dari mana aku mendapatkan uang 50 juta itu uang yang banyak bukan uang yang sedikit tetapi belum sempat aku menjawab Ibu sudah mulai bicara.
"Baiklah kami setuju "ucap ibu yang membuatku melongol daripada kami harus mendapatkan uang 50 juta dan untuk membayar semua acara resepsinya.
setelah membicarakan semuanya dan sepakat 2 minggu lagi acara akan diadakan aku dan ibu pun pamit dari rumah orang tua Bella.
Sesampainy di rumah aku lansung berbicara dengan ibu.
"Bu dari mana kita mendapatkan uang sebanyak itu uang 50 juta bukan uang yang sedikit belum lagi kita harus menanggung biaya resepsi pernikahan yang diadakan di rumah orang tua Bella" ucapku pada ibu.
"alah kamu tenang saja Ndi nanti kita pinjam saja uang ke Pak Jono rentenir sebelah jadi kamu sudah bekerja dan Bella bekerja Jadi kalian bisa mencicilnya kamu tenang saja gajimu dan Bella itu tidak sedikit" ucap ibu santai.
"tapi Bu aku takut kalau minjem ke rentenir bunganya itu sangat banyak Berapa lama kami harus membayarnya" ucap ku yang masih tak yakin
"Alah kamu tenang saja nanti uang amplop dari acara kalian juga banyak.ya mudahan saja bisa lansung melunasinya.
aku pun pasrah dengan ucapan Ibu karena percuma untuk melawan Dan semoga saja apa yang Ibu ucapkan benar terjadi adanya
•°°°°°°°°°•
__ADS_1
Hari ini adalah hari di mana Anisa membuat pesanan dari Bu Dewi untuk kantornya Anisa sangat berhati-hati dalam membuat pesanan ini karena kalau memuaskan bisa berjalan lama kerja sama yang akan mereka lakukan.
Hari ini Anisa ditemani oleh Eka untuk membuat pesanan dari bu Dewi
"Mbak Hari ini kita mau membuat menu apa" ucap Eka kepada Anisa
"hari ini kita akan membuat ayam masak kecap sayur sop serta perkedel.kamu nanti batuk bantu mbak potong-potong sayurannya kah nanti biar Mbak yang masak, sambil kamu memotong sayuran Mbak akan membuat adonan untuk kuenya" ucap Anisa dan di iyakan oleh Eka.
Setelah beberapa jam berputar dengan dapur akhirnya pekerjaan mereka selesai juga .
"Alhamdulillah ya mbak jadinya tepat waktu"ucap Eka pada Anisa .
"Iya ka Alhamdulillah ini gaji kamu,makasih ya sudah bantuin mbak "ucap Anisa sambil memberika uang merah kepada Eka.
"Iya mbak sama-sama Seharusnya aku yang Terima kasih sama Mbak berkat Mbak aku sudah bisa bekerja dan membantu ibu dan bapak jarang-jarang ada yang mau menerima yang hanya tamatan SMA dengan gaji yang seperti ini" ucap Eka kepada Anisa belum sempat anisa menjawab tiba-tiba terdengar suara dering dari HP Anisa. Anisa pun mengangkatnya.
"ini saya cuman kasih tahu nanti yang datang itu Bos kami kebetulan dia mau melihat dapur tempat produksi pembuatan kue dan nasi kotaknya,apakah boleh mbak"ucap Dewi meminta izin kepada Anisa
"Oh tentu saja boleh Mbak Dewi tapi bosnya Mbak Dewi itu perempuan atau laki-laki kalau laki-laki nanti saya minta temenin sama karyawan saya klo cewek ya bisa saya sendiri"ucap Anisa
"Bos saya itu cowok Mbak",ucap Dewi di sebrang telepon.
"Iya mbak Dewi nanti saya minta temenin dulu sama karyawan saya di sini "ucap Anisa.setelah selesai akhirnya telpon di matikan.
"Eka nanti temenin mbak di sini dulu ya soalnya bisa yang pesen sama kita mau ninja lokasi tempat kita masak.bosnya cowok jadi mbak ngak enak kalau ngak di temenin sama kamu"ucap Anisa dan di acungi jempol oleh Eka.
lalu mereka mulai merapikan dan membersihkan dapur sehabis memasak tadi tiba-tiba terdengar suara ketukan tuk tuk tuk segera Anisa membuka pintu.
"Loh Anisakan "ucap seseorang setelah membuka pintu.
__ADS_1
"Iya saya Anisa ,apa mas bosny mbak Dewi yang akan mengambil pesanan"ucap Anisa
"Iya,tapi kamu ngak kenal sama aku aku nis"ucapnya lagi dan di jawab gelengan oleh Anisa
"Masa kamu lupa sama aku Nis aku Aldo pacarnya Risa temen kamu dulu"ucap Aldo mengingaka Anisa
"Oh Aldo Maaf ya doaku lupa Maklumlah sudah bertahun-tahun kita nggak ketemu Terus bagaimana sekarang kamu dengan Risa"ucapan Nisa merasa tak enak kepada Aldo
"Alhamdulillah Nis aku sama Risa Bentar lagi tunangan Nanti kalau udah mau nikah baru aku undang kamu ya"ucap Aldo
"Oke sip Aku tunggu ya undangannya ya udah sekarang Mari kita dapurnya kalau kamu mau lihat"ucapkan Nisa mengajak kaldu untuk melihat dapurnya
" nggak usah deh percaya aku kalau sama kamu kalu sol kebersihannya. Ya udah aku bawa makanannya aja" ucap Aldo kepada Anisa
"Yaudah kalau gitu makasih ya do.
"Iya sama-sama.nanto kontrak kerjasamanya biar Dewi yang urus sama kamu ya" ucap Aldo
"Oke do makasih sekali lagi" ucap Anisa berterimakasih lagi
"Iya nis kalau gitu aku bawa ini dan lansung balik lagi ke kantor,assalamualaikum" ucap Aldo
"Waalaikumsalam "
setelah Aldo pergi dan Eka pun pergi karena pekerjaannya sudah selesai Anisapergi melihat Cantika ternyata Cantika masih tidur lalu ia membangunkan Cantika untuk mandi setelah mandi Anisa menyupi Cantika makan Anisa sangat bersyukur mempunyai anak seperti Cantika karena ia sungguh tidak rewel tadi pagi Anisa sudah bangun lalu menjelang siang ia akan tidur lagi.
setelah menyapih Cantika lalu Anisa pun makan dari sisa masakan dia tadi tak lupa tadi Ia juga membungkuskan Eka lauk dan sayuran untuk di bawa pulang.Anisa meletakkan Cantika di lantai yang beralaskan tikar dan memberikan sentika mainan setelah Cantika anting bermain dengan mainannya Anisa pun membuka hpnya untuk melanjutkan untuk menulis cerita di aplikasi cerbungnya.tapi sebelum itu tak lupa Anisa memposting nasi kota serta kueh dan yang mereka buat tadi tak lupa iya juga memasukan jualannya yang lain agar menarik minat pelanggan.
"Selesai sudah postingnya mari kita ngehalu lagi di cerbung "ucap Anisa lalu melanjutkan ceritanya kemarin.
__ADS_1