Ku Bayar Kekejaman Keluarga Suamiku Dengan Kesuksesanku

Ku Bayar Kekejaman Keluarga Suamiku Dengan Kesuksesanku
pusing gara gara hutang


__ADS_3

Setelah acara resepsi selesai Bella masih dibuat jengkel dengan kejadian tentang Anisa tadi dan sikap Andi yang terlihat mulai mengagumi Anisa lagi.


saat Andi masuk ke dalam kamar ia melihat Bella yang sedang cemberut


" Sayang kenapa kamu cemberut ini kan malam pertama kita Seharusnya kamu bahagia "ucap Andi


"gimana aku nggak cemberut Mas Aku itu masih kesel sama Anisa tadi dan juga kamu melihat Anisa kayak begitu banget" ucap Bela kepada Andi


"Ya udah jangan dipikirin anggap aja angin lewat yang penting Sekarang kita melewati malam ini dengan bahagia Mas lagi pengen", ucap Andi dengan nada yng sedikit serak yang sudah kepalang nafsu


"Aku lagi capek Mas besok aja Lagian aku juga masih kesel sama kamu "ucap Bela dengan cemberut.


"Tapi sayang mas udah ngak tahan,boleh yaa"ucap Andi merayu Bella


"Kalau aku bilang enggak ya enggak mas,aku capek kamu ngerti ngak sih"ucap Bella sedikit menaikan suara


"Aaggghhhh"ucap Andi lalu berlalu ke kamar Andi


Sungguh Andi sangat kesal di buatnya oleh bella.bagaimana tidak ia sudah beberapa hari tidak mendapat jatah karena Bella yang sibuk mengurus pernikaha mereka.


Setelah selesai dengan urusannya di kamar mandi Andi pergi ke tempat tidur untuk istirahatkan badan.belum sempat memejamkan mata terdengar suara gaduh dari luar Bella yang awalnya yang tertidur  juga terbangun.


"Mas ada apa di luar kenapa ribut suaranya"tanya Bella karena suara ribut di luar


"Mana mas tau bel,ayo kita keluar untuk melihatnya"jawab andi


Saat Bella dan Andi sudah keluar kamar dan mereka mencari suara keributan,ternyata suara ribut itu berasal dari ruang tamu di sana ada ibu Rahma,putri dan orang tua Bella.


"Pokoknya saya ngak mau tau uang amplop harus di berika kepad kami, semuanyakan kami yang membiayainya"tegas Bu Rahma


"Enak saja kan acaranya di adakan di rumah kami otomatis ya milik kami, eh buk di mana-mana uang amplop ya untuk pihak perempuan" ujar ibu Bella tak mau kalah .


"Enak saja kalian kalian,kalau kalian mau uang amplop untuk kalian ya kalian sendiri yang biayai pernikaha ini.jangan suruh kami yang menanggung" ujar Bu Rahma protes.


Sebelum orang tua Bella menjawab Andi lebih dulu bertanya.


"Kenapa Bu,kalian ributin apa malam-malam begini lagi ributin apa" tanya Andi pada ibunya.

__ADS_1


"Ini ndi orang tuanya Bella sangat seraka udah minta mahar banyak,biaya pernikahan kita yang tanggung,yang amplop mau di ambil juga"ujar Bu ramadenga menggebu gebu.


"Benar begitu pak Bu" tanya Andi sambil melirik orang tua Bella


"Yaiyalah di mna mana uang amplop untuk pihak perempuan" jawab ibunya Bella sewot


Sungguh kepala Andi sangat di buat pusing oleh Bella dan orang tuanya,memang uang amplop pernikahan harusnya di berikan kepada pihak perempuan itupun acaranya di tanggung oleh pihak perempuan sedangkan ini pihak laki laki yang menanggung.


"Udahlah mas biarin aja orang tuaku yang ambil uang amplop itu" ucap Bella kepada Andi


"Eh ngak bisa gitu ini acara kami yang tanggung jadi uang amplopnya harus ke kami juga dong "ucap ibu tak mau kalah.lama  berdebat dan hari semakin malam akhirnya mereka sepakat kalau uang amplopnya di bagi menjadi 2 .mereka Masing masing mendapat 12 juta lebih..


Keesokan harinya Andi Bella dan Bu rahma bergegas pulang kerumah mereka,putri sudah duluan pulang katanya mau nginep di rumah temannya saja.Andi,dan Bu Rahma sangat d buat pusing bagaimana cara membayar rumah mereka yang sudah di gadai.


"Andi bagaimaa ini,gimana kita bisa bayar rumah ibu yang sudah kita gadai"ucap Bu Rahma


"Ngak taulah Bu Andi juga pusing,kan kemaren Andi juga bilang gimna kita bayarnya ibu malah bilang tenang tenang,sekarang aja baru ngeluh gimna bayarnya.nanti Andi pikirin lagi lah Bu giman caranya,kalo kita udah kepepet mau tak mau kita jual tanah peninggalan bapak di kampung" ucap Andi


"Tapi ndi kalau di jual nanti ibu ngak dapet bagi hasil dari sana"ucap Bu Rahma,memang tiap bulan Bu Rahma mendapat bagian bagi hasil dari tanah peninggalan suaminya yang di sewakan ya pada penduduk di sana


"Ya mau bagaimana lagi buk.kan ibu juga selalu dapat bagian tiap Andi gajian,malahan ibu yang selalu ngatur uangnya"jawab andi


"Ya ibunya aja yang nga pinter ngatur uang" jawab Andi berlalu ke kamar karna pusing kalau ngadepin ibunya kalau soal uang


*******"*


Keesokan harinya di rumah Bu Rahma sudah terdengar suara ribut ribut oleh putri


"Buk ibu sarapan mana buk,aku Udah mau berangkat ini" teriak putri di depan kamar ibunya


Bu Rahma pun membukakan pintu kamar lalu berlalu kedapur dan membuka tudung saji tapi kosong melompong,bahka nasi juga belum di masak


"Aduuh kenapa ngak ada makanan,ini juga mejikom juga ngak ada nasinya,Bella kemana sih"gerutu Bu Rahma lalu ia kekamar Andi.


Dor dor dor  Bu Rahma menggedor kamar Andi dan bella.andi yang mendengar suara gedoran lalu berlalu membukakan pintu kamar.


"Andi kenapa Bella masih tidur jam segini enggak masak hah"cecar Bu Rahma,

__ADS_1


"Bella masih capek Bu,ibu aja yang masak nanti baru Bella"ucap Andi lalu menutup pintunya


Bu Rahma sangat kesal dengan Andi dan bella.dari pada memasak nasi dan memasak lama keburu putri telat akhirnya Bu Rahma memutuskan untuk membeli nasi uduk untuk dirinya dan putri.


Siang harinya Bella terbangun dari tidur nyenyaknya karena merasa lapar.ia berlalu kedapur tanpa mencuci muka dan lansung membuka tudung saji tetapi kosong,ia pun masuk lagi ke kamar dan membangunkan suaminya


"Mas aku lapar" ucap Bella sambil menggoyangkan baju Andi,tetapi Andi masih tetap kelihatan nyenyak tidurnya


"Mas" teriak Bella Andi yang kaget karena teriakan Bella lansung terbangun


"Kenapa di bel"tanya Andi


"Aku laper mas tapi di tudung saji kosong"ucap Bella


"Mungkin ibu nyimpenya di lemari tanya aja sama ibu"ucap Andi lalu melanjutkan tidurnya


Bella yang kesal melihat suaminya lalu memukul suaminya dengan bantal dan keluar dari kamar mencari keberadaan ibu mertuanya.setelah di cari cari ternyata ibu mertuanya sedang menyapu halaman.


"Bu Bella laper kenapa ngak ada masakan di tudung saji" ucap Bella pada ibu mertuanya


"Kamu ngak masak gimna ada masakan"jawab Bu Rahma enteng


"Kenapa harus aku yang masak Bu,males lah Bu dulu aku nga pernah masak,enak aja sekarang suruh aku masak"ucap Bella sewot.


"Ya Kamulah siapa lagi,enak saja kamu mau di layanin kayak Rati di sini,kamu itu menantu tugas kamu beres beres rumah sama masak"ucap Bu rahma.


"Bu aku ini menantu bukan pembantu,tugas yang ibu sebutin itu tugasnya pembantu,aku ngak mau ngerjain tugas itu ya Bu,aku ini juga lagi hamil"ucap Bella tak mau kalah.


"Ya sudah kalau tak mau masak tak udah makan"ucap Bu Rahma meninggalkan Bella


Sungguh bela sangat geram di buatnya oleh Bu Rahma,di rumahnya saja ia tak pernah mengerjakan tugas yang Bu Rahma bilang,enak saja di sini dia suruh suruh mengerjakan pekerjaan tersebut.bella yang merasa perutnya sudah sangat lapar memutuskan kembali ke kamar dan membangunkan suaminya.


"Mas ibu ngak masak mintak uang "ucap Bella sambil membangunkan Andi.


"Kamu aja yang masak jangan beli boros "ucap Andi


"Apa masak !! Aku ngak ma mas,cepet kasih uang bua beli makan"ucap Bella berteriak

__ADS_1


Karena Andi malas berdebat dengan Bella pagi akhirnya memberikan Bella uang 50.000


"Beli nasi dua bungkus buat mas juga"dan di angguki oleh Bella .lalu bela keluar membeli nasi Padang.


__ADS_2