Ku Bayar Kekejaman Keluarga Suamiku Dengan Kesuksesanku

Ku Bayar Kekejaman Keluarga Suamiku Dengan Kesuksesanku
siksaan mertua


__ADS_3

Setelah selesai memasak ia menata semua masakan di meja makan dan menutupnya dengan tudung saji setela itu Anisa pergi ke kamarnya untuk melihat apakah Cantika sudah bangun dan ternyata Cantika belum bangun.


"Hah pekerjaa sudah selai sekarang aku ngapain lagi ya,ah buka hplah "gumam anisa


Ya Anisa memang memiliki hp tapi hpnya dulu sebelum menikah.kalau ia beli setelah menikah kan ngak mungkin.hehe


Ia membuka aplikasi hijau tak ada yang menarik lalu ia membuka aplikasi yang berlogo F sedang asik melihat status yang lewat tiba-tiba ada yang memposting tentang pendapatan hasil dari aplikasi cerbung..ia mulai tertarik dan mencoba chat orang tersebut untuk menanyakan bagaimana caranya.setelah tau ia tau ia mulai mendownload aplikasi cerbung.ia sudah mendaftar dan ingin menulis tiba-tiba terdengar suara gedoran dan terpaksa nanti malam ia baru memulai ceritanya.


Dor dor dor.....!!


"Nisa ngapain kamu di dalam jangan malas malasan kamu diam di kamar"terdengar teriakan ibu mertua Anis.


Sungguh Anisa sangat kaget di buatnya,Bahkan Cantika sampa terbangun dan menangis karna suara berisik dari ibu mertua. Anisa mencoba menggendong Cantika dan membawanya untuk membuka pintu.


Kreeekk


"Ibu kenepa teriak-teriak Bu Cantika sampai kaget karna gedoran ibu"ucap Anisa lembut


"Alah bodoamat mau dia tidur kek enggak kek yang penting kamu ngapai males malesan di kamar ha mau jadi ratu di rumah ini,heh ingat kamu itu hanya numpang di rumahku jadi jangan males malesan"ucap ibu mertua dengan nada yang sedikit berteriak.sebenarnya kata-ibu mertua sangat kasar tapi Anis sudah sangat kebal dengan ucapan dan perlakuan ibu mertuanya.


"Tapi semua pekerjaan sudah selesai buk,Anisa hanya menemani Cantika di kamar"jawab anisa


"Sudah selesai katamu liat itu di ruang tv masih d sampah ngak"ucap ibu mertua.dan kemudian Anisa berlalu keruang tv untuk melihat apakah benar yang ibu mertuanya ucapkan.


"Astagfirullah" ucap Anisa sambil mengelus dada banyak sampah kacang dan kuaci dan ada Putri yang sedang menonton tv sambil makan kacang.

__ADS_1


"Liatkan kamu bilang sudah beres itu apa hah"ucap sinis ibu mertua


"Tapi Bu itu putri apakah ngak bisa sampah kulit kacang sama kuacinya di kumpulin baru di buang"jawab Anisa


"Heh emangnya siapa kamu berani ngatur-ngatur aku ha. Terserah aku lah mau bagaimana "jawab putri dengan tidak sopan.


Sungguh anisa sangat geram dengan keluarga ini ingin sekali ia keluar tapi ia tak punya uang.ia memikirkan nasib anaknya kalau keluar dari rumah ini tak bawa uang.


Anisa hanya pasrah dan memulai mengambil sapu dan membersihkan bekas sampah tersebut tapi percuma setelah selesa ia membersihkannya putri melempar lagi kulit kacangnya ke lantai dan itu sukses membuat anisa emosi


"Put kamu bisa ngak sih kalau suda di bersihkan Jagan membuat sampah lagi,setelah ini kamu yang bersihkan jangan suruh aku"ucap Anisa dengan sedikit berteriak


Plakkk


Tamparan ibu mertua ke pipi anisa.anisa tak seberapa sakitnya tapi mental dan hati Anisa yang lebih sakit,ia sudah capek dengan keluarga yang tak menghargainya sungguh itu membuatnya sakit.


"Ayo put ganti bajumu kita keluar, gedek ibu di rumah ada perempuan sialan ini,selalu saja membuat ulah"ajak ibu mertua kepada putri.


Setelah putri ganti baju mereka melenggang meninggalkan rumah yang entah kemana..


Setelah mereka pergi Anisa menangis sejadi-jadinya bohong kalau ia baik baik saja di perlakukan seperti itu.mental Anisa sunggu di uji oleh mereka.setelah tenang dengan isi pikirannya Anisa mencoba menulis lagi di cerbung untungnya Cantika adalah anak yang pintar selama Anisa menulias ia sibuk dengan mainannya.cantika punya mainan tapi itu mainan dahulu sebelum ayahnya berubah seperti sekarang.


Setelah menulis cerita 2 bab ternyata hari sudah sore Anisa mandi dan memandikan Cantika lalu ia Sholah selesai sholat Anisa mulai memasak masakan untuk makan malam.


Selai masak datang ibu mertua dan Putri sambil menenteng belanjaan yang banyak merak tak memperdulikan Anisa lebih memilih lansung masuk ke kamar.

__ADS_1


Tak selang beberapa lama terdengar suara motor dan Anisa hapal kalau itu adalah mas andi. Anisa membuka kan pintu ingin Salim dengan mas Andi tapi tangannya di tepis oleh Andi dan nyesss hati Anisa sungguh sakit dengan perlakuan suaminya.biarpun sikap suaminya bersikap bodo amat tapi tak perna menolak bersalaman dengan anisa.


"Mas mau mandi dulu atau lansung ngopi"ucap Anisa mencoba mengajak Andi merbicara tapi tak di perdulikan oleh Andi


"Mas- "ucap Anisa terpotong oleh Andi sebelum ia menyelesaikan ucapannya


"Aah berisik sekali si kamu" ucap Andi mbentak Anisa


"Aku hanya menanyakan saja mas"ucap Anisa tertunduk"sungguh ia sangat sakit dengan perlakuan Andi


"Kamu itu nis kalau suami pulang dandang yang cantik,ini enggak muka kusam badan bau bawang bikin aku enek liat kamu nis,"ucap Andi


"Aku mau perawatan uang dari mana mas kamu saja tak pernah kasih aku uang,jangankan perawat beli daster aja aku ngak bisa mas,daster ini juga sudah berapa kali di jahit"ucap Anisa pada Andi


"Alahh kaukan setiap bulannya ku kasih duit,kamukan juga kerja seharusnya pinter pinter dong sisihkan duit buat perawat sama beli baju"bukan Andi yang menjawab melainkan ibunya


"Tapi Bu uang itu habis untuk keperluan cantikan"ucap Anisa


"Alah bilang aja kamu ngga mau keluar uang buat kamu .kamu maunya cuman minta sama anakku"ucap ibu mertua sini


"Aah sudah capek aku habis kerja dengar suara ribuk kek gini,kamu juga Anisa betul kata ibu harusnya kamu pinter2 sisihka uang buat perawatan jangan kayak gini ngak keburus"ucap Andi sambil bangkit dan berlalu ke kamar di susul dengan ibu mertua yang tersenyum sinun sambil berlalu ke kamar..setelah Andi selesai mandi Ia panggil oleh ibunya untuk makan andi pun berlalu kemeja makan.saat mereka sedang asik makan Anisa mencoba untuk makan bersama mereka dan duduk di kursi samping suaminya.


"Eh ngapain kamu"ucap ibu mertua


"Anisa mau makan Bu"ucap Anisa

__ADS_1


"Ngak, kamu makannya habis kami makan nanti selera nafsu kami hilang saat maka Sama kau"ucap ibu mertua lagi. Anisa melihat Andi yang bersikap bodoamat dengan tetap memakan makanannya dengan tenang tanpa memperdulikan anisa. merasa tak dapat pembelaan dari suami Anisa memilih pergi dari meja makan,


Setelah mereka selesai makan Anisa baru menuju ke meja makan dan membuka tudung saji hanya melihat tempe satu denga kuah tumis kangkung yang tinggal sedikit..ikan tongkol balado yang Anisa buat tadi sudah habis oleh mereka..karna sudah lapar Anisa pun memakannya.setelah Maan ia membereskan bekas mereka makan tadi dan mencucinya.


__ADS_2