
Perut Anisa mulai terasa lapar karena tadi ia tidak makan ia ingin sekali memasak nasi lagi tapi takut ibu mertuanya marah jadi ia hanya menahan rasa laparnya dahulu sampai siang hari.mudah mudahan ibu membeli bahan masakan agar ia bismasak nanti.
"Huh selesai juga akhirnya 2 bab hari ini,Mudah mudahan ini jalan Allah untukku agar aku punya uang dan tak di hina lagi oleh keluarga suamiku"ucap Anisa sambil melihat Cantika yang masih sibuk bermain.
"Cantika ayok saya kita kerumah nenek midah"ucap Anisa mengajak Cantika,sebenarnya badan Anisa sudah sangat lemas karna tak sarapan tadi pagi,belum lagi menyusui dan mengurus semue pekerjaan rumah,dan sekarang di tambah dengan menulis novel yang sangat menguras pikiran.
Ketika sampai di rumah Bu Midah tak lupa anisa mengucap salam dan keluarlah Bu Midah dengan dasternya.dan bau masakan yang sangat menyengat baunya membuat perut Anisa semakin keronconga.
"Loh nis kenapa kamu pucet banget" tanya Bu Midah yang khawatir melihat kondisi Anisa yang sangat pucat.
"Anisa gak papa Bu" jawab Anisa mengelak
"Bohong,kalau kamu ngak apa apa kenapa mukamu pucat begitu nis"ucap Bu midah
"Beneran Bu mungkin Anisa hanya kecapean makany pucet gini"ucap Anisa yang maseh mengelak
"Kalau kamu capek biar ngga usah nyuci nis besok besok kan bisa baru nyuci"tawar Bu Midah
"Ngak apa-"belum selain Anisa berbicara kepala dan perutnya terasa melilit.
Melihat itu Bu Midah sangat kawatir dan buru buru untuk mendudukkan Anisa di kursi agar Anisna lebih merasa enakan.
"Ibu buatkan air teh dulu nis bir biar kamu bertenaga"ucap Bu midah sambil berlalu ke dapur untuk membuat teh.
Anisa ingin meminta makan kepada Bu Midah sebab ia sudah sangat tak tahan dengan kondisinya saat ini.
__ADS_1
"Ayo nis minum dulu"ucap Bu midah sambil menyerahkan gelas teh yang baru saja ia buat.
"Makasih Bu"ucap Nisa ia ingin berbicara tapi tak enak dengan mu.
"Ngomong aja bis kmu kenapa kayak sama siapa aja" tawar Bu Midah untuk menyampaikan apa yang ini Anisa sampaiakn karna ia dapat melihat raut wajah Anisa yang ragu ragu untuk menyampaika maksudnya.
"Bu Anisa boleh numpang makan ngak,ibu potong aja nanti dari gaji Nisa Bu"ucap Anisa lemas karna badannya yang masih lemah.
"Astaga yaallah Anisa kenapa ngak bilang dari tadi kalau kamu ngak mkan,ibu masak banyak soalnya nanti sore anak ibu yang kerja di luar kota mau pulang ..tapi kenapa kamu ngga makan anisa, kalian kehabisan beras ?"tanya Bu Midah yang mulai kepo bisanya Anisa tak pernah begini.
"Beras di rumah ada Bu.cuman tadi bahan belanjaan habis Bu jadi Anisa hanya masak nasi goreng biasa, ibu dan Putri sengaja membuang nasi goreng lantai Karna tak terima aku masak hanya begitu,lalu aku ingin memungut bagian yang masih bisa di makan tapi ibu mertua malah menginjak nasi gorengnya Bu,aku ingin masak lagi untuk aku sendiri tapi aku takut kalau ibu mertua tau hukumannya pasti lebih berat"ucap Anisa
"Yaallah nis tega sekali mereka sama kamu nis,yaudah kamu tunggu di sini sebentar biar ibu ambilkan nasi sama minumannya dulu"ucap Bu midah lalu bangkit untuk mengambilkan masanana untuk Anisa.
"Ayo nis di makan" ucap Bu midah
"Iya Bu terimakasih banyak ya Bu ibu sudah sangat baik dengan Anisa "jawab Anisa terharu
"kamu makan dan istirahat dulu habis ini.ibu akan melanjutkan masakan tadi"
"Iya Bu makasih banyak ya Bu,kalau ngak ada ibu yang baik sama aku.aku ngak tau lagi gimna jadinya buk"ucap Anisa
"Iya Anisa sama sama,yaudah ibu ke dapur dulu"ucap Bu midah berlalu kedapur..
Setelah Nisa selesai makan dan istirahat sebentar datang lah Bu Midah menemui Anisa karna Bu Midah juga sudah selesai dala acara memasaknya dan duduk di dekat Anisa.
__ADS_1
"Bu Anisa punya kabar gembira Bu"ucap Anisa penuh semangat
"Kabar apa nis?"tanya Bu Midah penasaran
"Alhamdulillah Bu yang kemaren kita buka rekening terus Nisa ngajuin kontrak Alhamdulillah tadi udah di terima Bu,insaallah kalau banya pembaca dan rating semakin meningkat gajinya juga makin besar Bu" jelas Nisa panjang lebar
"Oalahh Alhamdulillah Nisa,mudah mudaha ini jalan mu nis biar tak lagi di injak injak oleh keluarga suamimu"jawab Bu Midah
"Iya Bu semoga saja ya Bu,Anisa sebenarnya capek Bu,sakit hati,sakit mental menghadapi keluarga mas Andi ,dulu Nisa bertahan karna mas Andi sangat baik sama Nisa,tapi sekarang ia tak perduli pada Nisa dan Cantika buk.malahan sering kali ia menghina fisik Nisa"ucap Nisa sendu
"Kamu itu kenapa masih bertahan sama kluaga itu nis,ibu liat kamu hanya di jadikan pembantu berkedok menantu.kasian kamunya nisa.apa yang membuatmu bertahan sama kluarga itu"tanya Bu Midah
"Dulu anisa bertahan karna mas Andi masih baik dan Cantika juga memerlukan sosok ayah tapi sekarang mas Andi sudah berubah dan Anisa rasa Cantika sekarang juga sudah merasa tak mempunyai sosok ayah"ucap Anisa
"Yasudah sekarang kmu pertimbangkan lagi,kamu coba lawan mereka jangan mau di tindas,apalagi nanti kamu sudah mempunyai gaji dari menulis cerbung cobalah buka usaha dan ibu yakin kamu mampu menghidupi anakmu,,jangan mau selalu berada di bawah mereka yang menghinamu cobalah bangkit nis,kasian Cantika kalau sudah beras juga merasan apa yang kamu rasakan kalau masih berada di keluarga seperti itu" nasehat Bu Midah panjang lebar.
Benar yang di katakan Bu Midah,kalau aku sudah punya penghasilan aku juga bisa menghidupi Cantika dan menyekolahkannya tinggi tinggi.kalau dari kecil mereka sudah tak suka dengan Cantika tidak menutup kemungkinan saat Cantika besar akan di perlakukan sama denganku.soal mas Andi sudah lah aku pikirkan nanti aku coba ia ajak pindah dari rumah situ,semoga iya bisa berubah saat jauh dari mertuaku dan semoga ia bisa menyayangiku dan Cantika seperti dulu.
Bismillah aku akan coba melawan mulai sekarang demi kebahagiaan anakku dan batinku aku tak mau lagi mereka injak injak dengan semaunya.
"Nis kok malah bengong"ucap Bu midah menyadarknku dari lamunanku
"Hehe maaf Bu tadi Anisa ngelamun,banyak yang Anisa pikirkan Bu,tapi insaallah Anisa akan melawan mereka kalau mereka mencoba menyakiti Anisa lagi buk "ucap Anisa
"Kamu yang kuat ya Nis"ucap Bu midah menguatn Anisa dan akhirnya Anisa menangis di pelukan Bu Midah untuk meluapkan kesedihannya
__ADS_1