
"Alhamdulillah makanannya enak ya pa masih sama seperti yang dulu" ucap sera setelah menghabiskan sepiring nasi liwet+bebek
"waaaah kak doni makannya lahap banget" lanjut sera sambil menoleh ke arah doni yang sedang makan
"oh ya doni itu luka di wajah kamu sudah diobati belum? takutnya nanti infeksi" tanya pak rudi,
"udah pa kemarin langsung diobati sama bi inah" jawab doni sembari menghabiskan makanan nya.
"oh iya ma nanti tolong luka di wajah doni itu diobati lagi ya biar gak infeksi" ucap pak rudi
"ehm iyaa pa nanti pasti mama obatin" jawab bu marini tersenyum asem
"kenapa sih anak b\*d\*h itu harus cari perhatian" gumam bu marini dalam hati merasa kesal.
"pelayan....." pak rudi melambaikan tangan pada pelayan resto,
"ada yang bisa saya bantu lagi pak?" ucap pelayan resto
"saya minta bill ya mbak" jawab pak rudi menoleh kearah pelayan
"oh baik pak tunggu sebentar saya ambilkan" kata pelayan sambil berjalan menuju kasir
"ini pak bill nya... " kata pelayan sambil menyodorkan selembar kertas bill
"oke baiklah ini mbak kembaliannya buat mbak aja" kata pak rudi memberikan sejumlah uang pada pelayan resto.
"terimakasih pak...."sahut pelayan resto menerima uang pembayaran dari pak rudi,
"okee sekarang kita mau kemana?" tanya pak rudi menoleh ke arah bu marini
"kita pulang aja yuk pa sera capek banget nih" sahut sera sontak bu marini menoleh ke arah sera
"huh anak si*l*n padahal aku masih ingin shopping ke mall" gumam bu marini dalam hati
"kamu gak pengen ke mall dulu nak?" tanya pak rudi sekali lagi
__ADS_1
"enggak paa sera capek banget hari ini, ke mall nya lain waktu aja ya pa, ma gak papa kan?" jawab sera meyakinkan papa nya
"oke baiklah kita pulang sekarang, ayo" ajak pak rudi sembari meninggal kan meja resto itu, sera doni dan bi inah mengikuti langkah pak rudi
"iiiiihh kak sera apa apaan sih padahal aku kan udah dandan cantik aku pengen shopping di mall heehh" ucap eva sambil mengepalkan tangannya kesal
"sssstt udah sayang jangan keras keras nanti sera dengar, emang dasar sera anak si*l*n!!!" ucap bu marini ikut kesal pada sera
"aku pengen shopping ma ke mall tapi kak sera malah ngajak pulang eva sebell!!" sahut eva cemberut
"ayo ma, eva masuk mobil" panggil pak rudi dari dalam mobil,
"udah jangan cemberut terus, besok kita ke mall berdua" bisik bu marini pada eva
"ayo pa jalan" ucap bu marini setelah duduk di sebelah pak rudi
"tadi alan kebetulan ada meeting dengan client yang tidak bisa ditinggalkan ma, tadinya sih rencana memang mau makan bersama dengan alan dan mamanya tapi alan ada meeting mendadak" jawab pak rudi sambil menyetir
"kenapa tiba-tiba mama nanyain kak alan?" gumam sera dalam hati penasaran
"eh kak doni gimana kabar ayah kak doni?" tanya sera mengalihkan pembicaraan bu marini dan pak rudi
"Alhamdulillah ayah sehat dan katanya titip salam buat kamu ayah juga bilang makasih untuk makanannya" jawab doni sambil tersenyum
"haduuuuh dasar anak si\*l\*n kenapa harus bahas si santos sih?" gumam bu marini dalam hati merasa kesal
"oh iya sebenarnya apa alasan ayah kamu dipenjara doni?" tanya pak rudi yang tetap fokus menyetir
"oh itu.......... " doni baru mau menjawab
__ADS_1
"ayah doni itu dipenjara karna kasus perampokan pa, dia menelantarkan mama, eva dan doni pa hiks hiks hiks" tanya bu marini memotong perkataan doni sambil akting menangis
"huh dasar mak Lampir bisa bisa nya dia akting nangis, ayah dipenjara kan karna mak Lampir itu" gumam doni dengan wajah kesal, spontan sera mengelus pundak doni
"yaudah ma gak usah sedih kan mama sekarang udah hidup sama papa jadi mama gak usah mikirin masa lalu" ujar pak rudi menenangkan bu marini
"makasih ya pa, mama itu bersyukur ketemu sama papa laki-laki yang bertanggung jawab" kata bu marini sambil pura-pura menghapus air mata.
"oh iyaa sera gimana tadi keadaan anak pak warjo?" tanya pak rudi pada sera
"Alhamdulillah pa tadi anak pak warjo sudah mulai membaik katanya anak pak warjo sakit asam lambung pa, tadi pak warjo dan istrinya titip salam untuk papa" jawab sera
"trus kamu kesana sama siapa?" pak rudi lanjut bertanya
"oh tadi sama kak alan pa karna tadi kak alan masih sakit karna habis di keroyok preman pa" sera lanjut menjawab
"Alhamdulillah sudah sampai rumah" ujar pak rudi menghentikan mobilnya
"sera kak doni mau langsung tidur yaa badan kak doni mulai pegel pegel nih" kata doni sambil memegangi pinggangnya
"jangan lupa minum obat kak biar besok badannya enakan" ujar sera
"iyaa bawel...." jawab doni tangannya mengacak rambut sera dengan lembut
"non, bibi masuk dulu yaa" ujar bi inah berpamitan dengan sera
"oh iyaa bi istirahat gih bi" jawab sera menoleh ke arah bi inah
"huuuuaaaaa(eva menguap)....ma eva ngantuk mau istirahat dikamar dulu ya ma" ucap eva sambil berlalu menuju kamar
"sera juga kekamar dulu pa" sera juga ikut pamitan pada pak rudi
"iyaa papa dan mama juga mau cepet cepet istirahat udah capek banget" pak rudi pun berjalan menuju kamar dan diikuti bu marini dari belakang
__ADS_1