Kugapai Cintamu

Kugapai Cintamu
taktik alan


__ADS_3

"iyaa ini saya.... dan keliatannya kamu sudah tidak kaget melihat saya" tanya alan pada sari dengan muka dingin nya


"jadi kamu sengaja membeli kafe itu hanya untuk mempermainkan saya!!" teriak sera menghardik alan


"kamu sendiri yang maksa saya untuk melakukan cara ini" ucap alan sambil menatap sera dengan serius


"asal lu tau yaa gua gak bakalan takut cuma gara-gara uang!!!" kata sera menantang alan


"oke kalau emang dengan uang tidak bisa maka saya akan menggunakan nyawa saya untuk meyakinkan kamu" ujar alan yang berusaha meyakinkan sari kalau dia itu adalah sera bukan sari


"lu gila kali ya, gue ini bukan cewek yang loe cari" bantah sari pada alan kalau dirinya memang bukan sera tapi sari


"heh wajah dan suara kamu itu mirip sera bahkan marah kamu pun mirip dia" ucap alan dengan nada lirih


"tapi gue gak kenal sama elu, tahu!!" teriak sari lalu berjalan keluar ruangan alan namun alan membawa sera keluar dan masuk mobil


"ihh.... lepasin, lepasin ihh" teriak sari yang dipaksa alan masuk ke dalam mobil


"kak alan... " teriak eva sambil berlari menyusul alan dan ingin ikut masuk ke dalam mobil namun ditahan oleh pak pingkle


"tahan.... tahan" ucap pak pingkle tangan nya menghalangi eva untuk masuk ke dalam mobil


"kak alan.... kak alan.... kak alan!!!" teriak eva memanggil alan tapi mobil alan terus berjalan lalu tangan eva ditarik pak pingkle


"aaaaaa.... kurang ajar kamu yaa kalau nanti saya jadi nyonya alan kamu orang pertama yang akan saya pecat!!! ucap eva mengancam pak pingkle


" kalo hal itu sampai terjadi, saya lebih dulu yang akan mengundurkan diri, permisi!!" ujar pak pingkle dan berlalu masuk kantor.


"aku sudah memperingatkan kamu untuk segera pergi dari tempat ini tapi kenapa gak pergi juga!!! teriak eva sambil membanting gitar yang dipegang dani.


"mendingan kamu pergi deh gak ada lagi yang bisa kita bicarakan" jawab doni sembari tangannya meraih gitar yg dibanting eva.


"heh dengar tadi itu sera baru aja dateng untuk nemuin kak alan dan sekarang mereka pergi entah kemana" kata eva menghardik doni

__ADS_1


"apa? apa lu bilang?!" teriak dani dengan raut muka marah


"apa omongan aku kurang jelas!! kak alan sudah mulai merebut kekasihmu itu!!! teriak eva sembari telunjuknya menyentuh kepala doni


"heh!! lu pikir lu siapa!! berani megang kepala gue!! " doni berbalik menekan pipi eva


"dan awas kalau sampai omongan lu gak bener" teriak doni yang mulai naik pitam.


"aaaahh.... lepasin!! loe ngapain sih bawa gua ke kuburan aduh... gak ada kerjaan banget sih" ucap sari sambil berusaha melepaskan genggaman tangan alan yg menarik sari ke kuburan


"lihat.... lihat... kamu bisa lihat kan!?" tanya alan sambil menunjukkan sebuah makam dengan nisan yg bertuliskan nama sera binti rudi.


"ditempat inilah saya mengira sera sudah meninggalkan saya untuk selama lamanya tapi sekarang saya sudah tidak yakin lagi apa sera sudah bener bener pergi meninggalkan saya, karna apa? karna ternyata dia sekarang ada didepan mata saya" ujar alan dengan mata berkaca kaca


suasana seketika hening, sari dan alan kini saling menatap.


"sera pasti bahagia banget ya, dicintai cowok sebaik loe... tapi gue bukan sera gue itu sari" ucap sari lalu berlari menjauh dari alan


"ihh... lepasin!!" ucap sari dan berusaha melepaskan genggaman tangan alan


"apa salah saya sehingga kamu mempermainkan saya seperti ini, kamu itu sera. sera yang aku kenal" ujar alan meyakinkan sari sambil memegangi tangan sera


plaaaaakk!!! (sari menampar alan) sejenak sari merasa sedih karna sudah menampar alan, alan terpaku menatap sera dengan mata berkaca kaca lalu pergi dengan wajah menyimpan amarah dan kekecewaan


"kenapa gue nampar dia ya, kenapa gue ikut sakit hati lagi, maafin gue" ucap sari dengan wajah sedih dan menyesal telah menampar alan


"maafin gue ya, gue emang gak punya hak buat nampar loe" sambung sari sekali lagi dengan perasaan penyesalan


"kamu gak salah seharusnya dari dulu kamu sudah menampar saya supaya saya sadar dengan semua kegilaan saya ini" kata alan sambil menoleh ke wajah sera dengan wajah penuh kekecewaan


"maafkan saya sari... maafkan saya dengan semua kegilaan saya ini, mulai sekarang kamu akan hidup dengan tenang. karena saya tidak akan pernah mengganggu hidup kamu lagi tapi sebelum itu bolehkah saya meminta satu hal dari kamu...?" sambung alan sambil menatap sari dengan penuh makna


"apa?" tanya sari berbalik menatap alan

__ADS_1


"boleh saya memeluk kamu??" tanya alan dengan mata masih menatap sari


"iyaa.. boleh" jawab sari dengan wajah datar


kemudian sari pulang jalan kaki, melihat hal itu alan tidak tega dan menawarkan tumpangan untuk mengantar sari pulang sesampainya dirumah ternyata dani yang tidak sengaja melihat alan mengantar sari pulang pun cemburu


Dani langsung berniat untuk memperk*s* sari


"lepasin.... kak doni!!! lepasin kak!!!" teriak sera sambil mencoba mendorong tubuh dani yang menindih sari


"maafkan aku sari...aku melihat kamu pulang dengan laki-laki itu membuat aku jadi lepas kendali, aku benar-benar minta maaf, aku sayang sama kamu aku cuma takut aku takut kehilangan kamu sar" ujar dani mengungkapkan penyesalan nya hampir berbuat tidak senonoh pada sari


"aku yg harus minta maaf" ucap sari menghampiri dani


"aku dah sering banget ngecewain kamu" sambung sera dengan suara yang hampir akan menangis, tangan sari membelai lembut rambut dani dan menatap dani


"sekarang aku milik kamu" lanjut sari sambil memeluk dani


"nggak sar.. nggak aku yang minta maaf padamu semua ini salahku" ucap doni sambil melepaskan pelukan sera dan duduk di kursi yang ada didekat nya


"aku cinta sama kamu kak" ungkap sari menghampiri dani yang kini duduk di kursi


"tapi aku sakit hati kalau liat cowok itu" lanjut sera sambil menangis


"cukup!!!" teriak dani lalu sontak berdiri


"aku tau ini gak adil buat kakak tapi aku gak bisa boongin diri aku sendiri, awalnya aku memang mikir kalau dia cuma mau mempermainkan aku tapi lama kelamaan aku juga suka sama dia dan aku jadi pengen tau semua masa lalu aku" ujar sari sambil menangis


"bohong!!! kamu bohong!!! bukan masa lalu kamu yang ingin kamu cari tau tapi laki-laki itu,ya kan?! dan sekarang rupanya laki-laki itu sudah bisa menjerat hati kamu tapi kamu harus ingat sari aku gak akan pernah ngelepasin kamu" teriak dani lalu pergi keluar rumah dengan membanting pintu


"kak dani... kak" teriak sera berlari menghampiri dani yang kini duduk di taman


"maafin aku ya aku udah ngecewain kakak udah mengkhianati cinta kita, aku janji aku gak bakalan pernah ketemu sama cowok itu lagi mulai sekarang aku bakal ngelupain semua masa lalu aku" ucap sari sambil melepas kalung yang dulu dibelikan alan sebelum dia hilang ingatan dan membuang ke kolam yang ada di taman

__ADS_1


__ADS_2