Kugapai Cintamu

Kugapai Cintamu
awal penderitaan sera


__ADS_3

...drrrt drrrt drrrt (ponsel sera bergetar)...


..."sera maafkan papa hari ini papa harus keluar kota karna papa harus menghandle proyek papa yang ada diluar kota, selama papa diluar kota kamu jaga diri baik-baik ya sayang"...


..."iyaa pa papa jangan khawatir dirumah kan ada mama, kak doni dan bi inah nanti pasti mereka bisa bantuin aku"...


..."kalau ada apa apa kamu cepat kabari papa sera"...


..."iyaa pa, papa hati hati di jalan jaga kesehatan papa jangan lupa minum vitamin"...


"hmm papa pergi keluar kota trus nanti gimana acara makan malam dirumah dengan kak alan" sera berbicara sendiri karna bingung


sera mengirim pesan pada alan.


"kak alan nanti papa pergi keluar kota, gimana dengan rencana kakak yang ingin makan malam dirumah? jadi kan kak?"


"oh gitu yasudah nanti kita makan malam diluar saja kebetulan saya ada sesuatu untuk kamu sera"


"baiklah kak"


sera senyum senyum sendiri karna chatingan dengan alan,


"kak" eva menepuk pundak sera dari belakang



"eh kamu eva ada apa?" sera kaget dan langsung memasukkan ponselnya dalam tas


"kak sera chatingan sama siapa kok senyum senyum? tanya eva penasaran


"ini sama kak alan katanya nanti gak jadi makan malam dirumah karna nanti papa berangkat keluar kota dan kak alan ngajak makan diluar" ujar sera


"oalaaaaah pantes senyum senyum sendiri" ucap eva


"oh iya apa kamu gak ada kelas hari ini eva?" tanya sera mengalihkan pembicaraan


"dosennya gak berangkat kak jadi ya udah gak ada kelas" jawab eva


"oh iya kamu katanya mau ada acara ulang tahun temen, kapan itu??" tanya sera lagi


"nanti malem kak, telfon kak doni aja kak biar cepet dijemput" ujar eva


"oh okee" jawab sera sambil mengeluarkan ponsel dari tas nya...


toot toot toot (suara sambungan telepon)


"hallo sera kenapa?"


"bisa jemput aku dan eva sekarang kak karna kami udah selesai ngampus nya"


"okee otw, kalian tunggu disana"

__ADS_1


"okee kak"


"ayo eva kita tunggu dikantin dulu" sera berjalan menuju kantin diikuti oleh eva


"bu mau pesen es jeruk dia ya" ucap sera sambil melambaikan tangan pada penjaga kantin


"iya mbak tunggu yaa" jawab penjaga kantin sambil jalan menuju dapur kantin


"ini mbak es jeruk nya" kata penjaga kantin menyodorkan dua gelas es jeruk


"oh ya makasih mbak" jawab sera tersenyum pada penjaga kantin tersebut, setelah beberapa lama doni pun datang menjemput mereka berdua


"itu mobil kak doni eva" ucap sera tangannya menunjuk ke arah mobil doni


"mbaaak ini uang es jeruk nya yaa" ucap sera pada penjaga kantin sambil menaruh selembar uang Rp 50.000


"ayo eva" sera berjalan menuju mobil diikuti eva dibelakang


"udah lama nunggu ya" tanya doni setelah sera dan eva masuk mobil


"belum kak yaaa cukuplah untuk kita berdua menghabiskan segelas es jeruk" jawab sera tersenyum ke arah doni


doni melajukan mobilnya dan tak berselang lama mereka pun sampai dirumah dan seperti biasa eva keluar mobil dan berlalu begitu saja


"ma nanti malam kak alan gak jadi kesini karna kata kak sera papa hari ini keluar kota dan papa diluar kota selama seminggu" kata eva menghampiri bu marini di dalam kamar


"hah papa keluar kota seminggu? ini kesempatan yang baik untuk kita eva" ujar bu marini sumringah


"tenang saja eva sayang mama ini kesempatan yg baik untuk kita" kata bu marini wajahnya sumringah


"maksud mama??" tanya eva keheranan dengan mama nya


"haduuuuh eva kamu itu tolol banget sih masa gitu aja gak tau" jawab bu marini agak kesal


"pokoknya serahkan semua pada mama" lanjut bu marini


"oke ma" jawab eva mengacungkan jempolnya


sera yg sedang berjalan menuju dapur langsung diseret bu marini


"maa maa mama kenapa ini?! jangan maa maa! maa!" sera berteriak karna diseret ke gudang.


"diam kamu!! jangan coba coba keluar kalau mama belum membukakan pintu!!!" teriak bu marini pada sera


GLEEENGG!!!(pintu ditutup sangat kencang)


" maa mamaa kenapa mama ngurung sera disini?! apa salah sera ma?!!" teriak sera sambil menangis


"hahaha rasain kamu anak bod*h!! biar dia tidur sama tikus tikus di dalam gudang hahaha" ujar bu marini sambil tertawa puas


"aaaaaaa.....tikus!!!" sera teriak ketakutan karna banyak tikus di gudang

__ADS_1


"ya Allah kenapa mama tega lakuin ini ke aku" ucap sera menangis ketakutan,


"eva nanti malam kamu yang gantikan sera untuk makan malam dengan alan, kamu gunakan gaun sera yg paling bagus" ujar bu marini dengan wajah licik.


"yes!!! trus gimana dengan kak sera ma?" tanya eva kegirangan, "udah tenang aja itu urusan mama" jawab bu marini


malam pun tiba eva bersiap untuk makan malam dengan alan menggantikan sera


"ma eva pergi dulu ya" ucap eva wajahnya bahagia


"mau kemana eva dengan baju sera??" tanya doni dengan muka curiga


"dimana sera kok dari tadi sore gak keliatan" ucap doni ngomong dalam hati


"hah paling juga ketemu sama alan" lanjut doni ngomong sendiri


"tuan, non sera sudah menunggu disana" pak pingkle menunjukkan meja yg diduduki eva


"sera..." alan memanggil wanita yg duduk dimeja itu


"ini aku kak alan, eva" kata eva sambil tersenyum


"kenapa kamu yang datang kesini...? dimana sera?" tanya alan terkejut karena ternyata wanita itu bukan sera


"kak sera menyuruhku menggantikan dia karna kak sera tiba-tiba sakit kak" eva mencoba mencari alasan


"pak pingkle sekarang kita kerumah sera saya harus tau kondisi sera sekarang" ucap alan yang panik mendengar sera sakit


"eee kak alan tadi kak sera udah bilang sama aku katanya dia butuh istirahat jadi kak alan gak usah khawatir" ujar eva sibuk mencari alasan agar alan tak curiga


"pak pingkle kita kerumah sera sekarang" kata alan sambil melangkah menuju mobil


"eh kak alan tunggu" eva berjalan mengikuti alan.


pak pingkle, alan dan eva menuju rumah sera


"tante bagaimana keadaan sera?" tanya alan dengan wajah khawatir


"oh nak alan, sera udah agak mendingan tapi sekarang dia kerumah temennya padahal tante sudah larang tapi dasarnya dia bandel ya sera tetep pergi" jawab bu marini menjelek"kan nama sera didepan alan


"boleh saya ke kamarnya tante?" tanya alan


"oh silahkan nak alan" jawab bu marini tersenyum sok manis


"udah sana cepet ikutin" bisik bu marini pada eva


melihat kamar sera kosong alan pun menaruh sebuah rekaman di meja kecil yang ada di kamar sera


"eva saya minta tolong sama kamu tolong bantu saya menjaga sera" tangan alan memegang bahu eva


__ADS_1


"iyaa kak pasti" jawab eva sok lugu


__ADS_2