
"eva kamu dimana?" bu marini masuk ke kamar eva dan melihat eva keluar dari kamar mandi
"kamu ngapain?" lanjut bu marini
"a-a-a-aku... aku nabrak ma" eva gugup menjawab pertanyaan bu marini
"hah?! nabrak siapa??" bu marini mulai panik
"nabrak sera ma, gara gara aku cemburu aku jadi gelap mata ma jadi yaa aku tabrak sera" eva coba menjelaskan pada bu marini
"trus keadaan sera gimana sekarang??" bu marini memastikan keadaan sera
"gak tau ma tadi eva minta ayah buat urus sera karna keadaan sera kritis dan eva gak mau dipenjara ma" ucap eva merengek pada bu marini
"yaudah sekarang kamu tenang, sekarang diruang tamu ada alan dia lagi panik banget nunggu kabar sera, biar alan mama yg hadapi tapi wajah kamu yg tenang jangan keliatan panik" ujar bu marini mencoba menenangkan eva
"oke ma" wajah eva masih gugup
"maaf ya nak alan menunggu terlalu lama" bu marini dan eva menghampiri alan diruang tamu
__ADS_1
"oh iya sekarang sera dimana tante kenapa sampe jam segini sera belum juga ada kabar?" alan cemas dengan keadaan sera
"tuan muda maaf ada kabar buruk yang ingin saya sampaikan" pak pingkle menghampiri alan
"pak pingkle jangan membuat saya jadi panik ada apa?" tanya alan dengan raut wajah cemas
"saya mendapat kabar dari pihak rumah sakit, non sera ditemukan meninggal dalam kecelakaan bus tadi siang tuan" ucap pak pingkle
"sera....??! ayo kita kerumah sakit" alan berlari menuju mobil dan diikuti pak pingkle
Keesokan harinya jenazah orang yg dikira sera itu dimakamkan semua keluarga berkumpul di pemakaman itu dan alan terlihat sangat terpukul
setahun kemudian eva mulai mendapat celah untuk mendekati alan dan sera yang tadinya kritis sekarang keadaan nya sudah membaik bahkan sekarang sera sudah bekerja
eva dan alan berangkat ke luar negeri karna sekarang eva menjadi asisten pribadi alan dan ikut mengurus bisnis keluarga di Australia
Lima tahun kemudian
"akhirnya bisa kembali ke indonesia setelah lima tahun di negeri orang ya kak" ucap sera menoleh ke arah alan dan tersenyum
"oh iyaa kak setelah ini kita ke kantor yaa karna dikantor mereka ngadain pesta penyambutan buat kita" lanjut eva
__ADS_1
"terserah kamu saja" jawab alan terlihat malas menanggapi eva
"kok gitu kak alan jawabnya" eva terlihat kesal
"oh iya Pak pingkle antar saya ke makam sera yaa" alan coba mengalihkan pembicaraan
"eeeeuuuuh ngapain sih kak alan masih inget sama sera padahal dia kan udah m*ti!!" gumam eva dalam hati karna kesal
Setelah acara hari itu selesai eva dan alan pulang ke rumah masing-masing
"kaaaakk alaaaaan!!" teriak eva setelah mimpi buruk
"ada apa sayang? kenapa kamu teriak?" bu marini masuk ke kamar eva dan menanyai eva
"eva mimpi sera kembali ma dan mengambil kembali kak alan dari eva, eva takut kalo itu sampai jadi kenyataan" eva bercerita tentang mimpi nya
"gak mungkin sayang sera itu sudah m*ti sudah dikub*r gak mungkin orang m*ti bisa hidup lagi" bu marini mencoba menenangkan eva
__ADS_1
"gak ma sera masih hidup sera belum mati"