
# DISCLAIMER : JADI CERITA INI , DI CERITAKAN OLEH TEMAN SAYA , DAN SAYA BERI TEMA " TEMAN CERITA. "
Seorang pria, panggil saja namanya RANDY SANANTHA.
RANDY yang saat itu hendak berpulang ke kampung halamannya.
RANDY sangat menikmati perjalanan dengan menggunakan motor, ia menyukai semilir angin berhembus yang menyejukkan ketika ia sedang di perjalanan.
Pada saat diperjalanan, RANDY melihat di simpang pertigaan daerah Indramayu terjadi kecelakaan beruntun. Sehingga mengagetkan RANDY dan ia pun seketika banting setir motornya ke kiri untuk menghindari kecelakaan. Namun nahas, RANDY tidak sengaja menggilas potongan tangan korban dari kecelakaan beruntun tersebut.
Dari insiden itu RANDY dimulai.
RANDY tidak memperdulikan kejadian kecelakaan itu, walaupun ia panik namun tetap melanjutkan perjalanan, karena ia tidak ikut mengalami kecelakaan dan tidak luka-luka.
Pada saat itu, ia tiba di pom bensin yang menurutnya sangat cocok untuk bisa beristirahat. Terlebih setelah lelah di perjalanan dan melihat langsung kejadian kecelakaan beruntun.
Selain lapar dan lelah yang RANDY rasakan, ia pun harus mengistirahatkan motornya sebentar. Di pelataran mesjid, ia juga melihat beberapa orang lainnya yang mungkin sama akan mudik. Ia pun melihat ada korban lain yang ikut dalam kecelakaan tadi, meski dengan luka yang tidak parah.
RANDY memutuskan untuk tidur sekejap. Namun, tiba-tiba ia dibangunkan dengan keadaan yang mengerikan, pemandangan yang ia lihat menakutkan. Ia melihat potongan tangan merangkak ke seseorang yang sedang tiduran disampingnya. RANDY yang saat itu seperti ketindihan, untuk berkata-kata dan berteriak minta tolong saja ia tidak bisa. Apalagi bergerak.
__ADS_1
Tangan itu mencekik orang disampingnya, sampai orang tersebut bergerak-gerak kesakitan namun tidak bisa bersuara. Akhirnya orang itupun mati dengan kondisi tercekik potongan tangan hantu tersebut.
Istrinya bangun dan berteriak histeris melihat kondisi suaminya yang sudah tidak bernyawa. RANDY yang tadinya tidak bisa bergerak pun akhirnya dapat terbangun.
Dengan nafas memburu karena takut, RANDY pun langsung lari menuju motornya untuk melanjutkan perjalanan. Namun sayang, RANDY lupa membeli bahan bakar, terpaksa ia harus berhenti lagi di pom bensin selanjutnya.
RANDY yang sebelumnya hanya tertidur lupa mengisi perutnya itupun lapar. Setelah mengisi bensin, ia pun menghampiri warung nasi diseberang.
Saat hampir menyuap makanan. RANDY, melihat lagi potongan tangan menakutkan itu mendekatinya. Sontak, RANDY langsung kaget dan berlari ketakutan, begitu orang-orang lainnya yang berada di warung nasi itu. Berlari, berteriak histeris keluar.
RANDY bodo amat dan tidak peduli dengan makanannya itupun langsung tancap gas melarikan diri dengan motornya.
RANDY akhirnya sampai di kampung halaman. Rumahnya dalam keadaan sepi karena katanya sedang menghadiri undangan pernikahan.
Saat hendak tertidur, RANDY melihat lagi potongan tangan tersebut. Kaget dan takut menyelimuti RANDY, ia pun berlari mundur dan tersudut di pojok kamar, tidak bisa bergerak lagi. Sedangkan potongan tangan itu terus saja mendekatinya dan menarik tangan RANDY.
Tangan itu terus bergerak mendekati leher RANDY, ia sudah berteriak berkali-kali meminta tolong namun tidak ada yang mendengar.
RANDY sudah tidak bisa lagi bergerak, dengan kondisi matanya sudah melotot dan mulai kehabisan oksigen. Antara takut karena ngeri dan takut mati. RANDY sudah tidak bisa melakukan apa-apa lagi.
__ADS_1
Keadaan RANDY sudah diujung tanduk, beruntung kakeknya datang dan menarik tangan itu sampai berguling-guling untuk melawan.
RANDY yang saat itu panik melihat kengerian didepan matanya langsung tapi harus tetap membantu kakeknya pun berdiri dan mengambil jebakan tikus yang ada di kamarnya.
Kakeknya pun melemparkan potongan tangan itu sampai akhirnya terjepit jari-jari tangannya namun tetap meronta-ronta hendak melepaskan diri.
Kakeknya kemudian mengambil korek api kemudian membakar tangan itu dengan membaca surat al-fatihah. Tangan itupun tiba-tiba berubah menjadi belatung yang banyak seukuran nasi dan menyebar kemana-mana.
RANDY yang masih kalut bertanya takut kepada kakeknya apa yang terjadi.
Kakeknya pun menjawab "Tangan itu berasal dari potongan tangan orang yang mati penasaran. Kamu kalau berperilaku, apa-apa lain kali harus lebih berhati-hati dan berucap." Kata kakeknya.
RANDY pun menjelaskan kejadian kecelakaan beruntun yang ia lihat saat perjalanan pulang. "Iya kek, tadi dijalan ada kecelakaan beruntun dan aku gak sengaja menggilas tangan itu namun langsung pergi."
"Makanya RANDY, banyak berdoa dalam keadaan apapun." Kakeknya memberi nasehat.
"Iya kek."
"Yasudah sekarang kamu istirahat dan jangan ceritakan hal ini ke orang-orang rumah." Jelas kakeknya lagi yang dijawab RANDY dengan anggukkan.
__ADS_1
Teror potongan tangan hantu itupun sudah tidak ada lagi dan tidak lagi mengikuti RANDY kemanapun.
~TAMAT.~