
•|| karya ini hanya karangan author semata jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian author meminta maaf yang sebesar besar nya, author tidak bermaksud menyinggung siapa pun ||°✓
di suatu desa bernama Terate disana terdapat penjual jamu keliling, penjual itu setiap hari habis dikarenakan jamu yang ia jual terkenal enak, khasiat yang manjur dan penjual yang sangat ramah.
nama penjual jamu keliling itu bernama asih, dengan paras yang cantik, kulit yang mengkilat seperti buah jambu air, sosok yang tidak pantas menjadi penjual jamu namun tingkat ekonomi keluarga nya yang membuat dia menjadi penjual jamu keliling.
asih di sana tinggal bersama saudara perempuan nya, belum mempunyai seorang suami dengan umur 24 tahun.
Asih menjual jamu setiap hari nya tanpa mengeluh, biasa nya dia menjual ke desa Terate dikarenakan pelanggan asih tinggal disana.
" jamu jamu "
" jamu "
" jamu kang " teriak asih
namun pada hari itu Asih yang biasa nya jamu yang ia jual habis setiap hari, hari itu tidak ada orang yang membeli dagangan nya, ia memutuskan untuk beristirahat di pos kamling desa Terate yang berada di perbatasan desa menuju hutan.
terlihat di wajah nya, dia sangat murung diakibatkan dagangan yang sepi.
" Ya gimana lagi, nama nya berdagang ada kalanya naik dan turun "
" Asih harus tetap semangat " ucap asih menghibur diri.
tiba tiba muncul 4 pemuda dengan mengendarai 2 motor kearah asih dan Asih sepertinya tidak mengenal pemuda tersebut, mungkin pemuda yang menghampirinya bukan dari desa Terate sehingga dia tidak mengenalinya.
betapa senang nya dia melihat kedatangan pemuda itu, langsung asih membetulkan dagangan nya dan mempersilahkan pemuda itu untuk duduk di poskamling.
" Mbak ada jamu buat pegel pegel ada nggak " sambil tersenyum melihat asih.
Asih pun risih dengan tatapan dari pemuda itu,
" iya ada mas "
" silahkan di minum " sambil menyodorkan jamu.
" Lah... buat saya mana " ucap sala satu pemuda itu.
dengan nada seperti orang mabuk dengan ciri ciri mata merah dan bau alkohol, disana asih merasa sangat tidak nyaman dan perasaan nya mengatakan kalo disana berbahaya.
tiba tiba sala satu dari pemuda itu mengeluarkan saputangan yang basah, namun aneh nya bagian yang basah hanya berada di tengah, seperti dengan sengaja pemuda itu menumpahkan suatu cairan ke sapu tangan.
tiba tiba sala satu pemuda tersebut pergi menuju ke belakang tubuh asih, dengan cepat pemuda itu membekap area mulut dengan keras, melihat pemuda itu membekap asih teman nya pun ikut membantu memegang tubuh asih agar asih tidak banyak tingkah.
" Diam kamu " ucap sala satu pemuda itu, dengan nada marah dan mata yang melotot
__ADS_1
mata asih pada saat itu mulai berkunang kunang, tubuh mulai lemas dan kesadaran berangsur angsur mulai memudar.
asih akhirnya terjatuh pingsan, melihat asih sudah pingsan ke empat pemuda itu saling memandang, senyuman jahat terlihat di wajah pemuda itu.
segera pemuda itu meninggalkan pos dan membawa asih bersama nya.
...***...
di suatu ruangan, disana terdapat pasangan suami istri melihat televisi adegan romance dichanel televisi tersebut, Chanel itu tiba tiba berganti tayangan dengan sendirinya menjadi kabar berita terkini.
...Lintas Pagi Melaporkan, Diduga seorang remaja putri tewas diakibatkan pembunuhan berencana di desa Terate kota Surabaya jawatimur, pelaku masih dicari oleh pihak yang berwenang dan terkini keluarga duka menyemayamkan korban ke tempat peristirahatan terakhir....
...Dengan saya, Dian melaporkan....
televisi itu mengambil gambar korban sedang dibungkus dengan kantong jenazah.
" sadis banget ya beb " ucap sang istri.
" mangkanya kalo kita punya anak cewek, harus kita jaga dengan ketat " ucap sang suami.
...***...
Di halaman rumah sakit disana terdapat mobil ambulan sedang parkir di depan ruang IGD, terlihat mobil itu terparkir dengan pintu belakang sedang terbuka, disana dengan sengaja ia buka pintu tersebut, seperti menungggu seorang pasien.
pak Joko pun mengerti akan pekerjaan nya, segera setelah jenazah korban dimasukkan ke mobil tersebut pintu bagasi belakang ia tutup dan pergi menuju rumah duka.
akhirnya pak Joko menghidupkan mobil, segera dia berjalan menuju alamat yang di tentukan, namun pak Joko tidak sendirian pak Joko ditemani oleh teman kerja yang bernama pak kansir.
...***...
ditempat rumah duka, disana banyak orang berkumpul dengan membaca ayat ayat suci Al-Qur'an, tangis air mata dari pihak keluarga asih tak kunjung berhenti, apalagi saudara perempuan asih dia menangis tersedu-sedu atas kepulangan terakhirnya.
sosok remaja putri menghampiri saudara perempuan asih, dia berbicara dengan nya.
" Mbak Maria, dipanggil pak RT tuh di depan "
akhir nya Maria menghapus air mata dengan tangan nya, segera Maria menghampiri pak RT dan menanyakan keperluan pak RT itu.
" Maaf Bu Maria! nanti jenazah asih dimakam kan ke makam desa ini atau dimana " ucap pak rt.
" nggak pak rt, nanti jenazah asih dimakam kan di kampung halaman nya "
" disana keluarga besar sudah mengurus kuburan dan menunggu jenazah asih dimakam kan " ucap maria.
...[[ niu ]]...
__ADS_1
...[[ niu ]]...
...[[ niu ]] Suara mobil ambulan....
mendengar suara ambulan dari kejauhan sudah terdengar, dengan tergesa gesah Maria pergi menuju bahu jalan dan memberhentikan ambulan itu.
sesampai nya mobil ambulan, pengemudi mobil itu dan menanyai Maria tentang alamat dari jenazah yang dibawa nya apa dia benar.
" Benar pak ini rumah asih " ucap maria.
namun Maria menjelaskan ke pak Joko agar dia mau membawa jenazah asih untuk disemayamkan di kampung halaman nya.
" kalo masalah biaya bapak aja yang mutusin minta berapa? asal jenazah ini sampai ke kampung halaman malam ini "
" bapak bisa tolong saya kan? " ucap maria.
akhir nya pak Joko berunding dengan teman nya yang berada di mobil pada saat itu, teman pak Joko melihat jam tangan yang ia kenakan, pada saat itu pukul menunjukan jam 17:23
teman pak Joko akhirnya memutuskan untuk membawa jenazah asih ke kampung halaman nya dengan jarak yang ditempuh 100 kilo meter.
perjalanan itu kurang lebih memakan waktu 2 jam setengah,
|| lumayan nih buat kerja sampingan! upah nya pun lumayan gede || gumam teman pak Joko.
pak Joko akhirnya memutuskan untuk membantu keluarga duka, disamping harga yang besar dia juga tidak tega dengan adanya orang memintai pertolongan kepada nya.
" tunggu bentar ya pak " ucap maria.
segera mari berlari menuju rumah dengan tujuan mencatat alamat kampung halaman dan memberi pesangon ke pengendara ambulan.
beberapa menit kemudian Maria menemui pak Joko memberikan alamat tujuan dan memberi uang pesangon yang ia janjikan ke pak Joko.
segera setelah pak Joko menerima itu mengucapkan belasungkawa dan melanjutkan perjalanan nya ke alamat yang ditentukan.
****
•|| Hallo para reading ku yang Budiman gimana kabar ente, sehat bukan? ane doain ente semua sehat sehat saja dan segala aktifitas pekerjaan semoga diberi kelancaran ||°✓
•|| jangan lupa buat acungin jempol kalian dan isi kolom komentar, ane sebagai author mengucapkan terimakasih sebesar besar nya ||°✓
^^^TTD ^^^
^^^😘^^^
^^^Author yang baik hati^^^
__ADS_1