
keesokan pagi nya paman suci membawakan bekal makanan untuk di sajikan ke teman nya, setelah mandi dan membersihkan diri mereka pun memakan makanan itu.
" suci ! emang kenapa kalo jam 12 sampai jam 4 kita gak boleh keluar rumah " ucap zaini
" emang adat dari desa ini kalo malam malam dilarang keluar "
" seumpamanya nih kita keluar bakalan kena angin malam ! jadi gak bagus buat kesehatan " ucap suci.
lalu fandi pun teringat akan tujuan nya datang kemari.
" oh iya ! kapan nih kita ke danau kata kamu pemandangan disana bagus " ucap fandi
" nunggu izin paman dulu ya ! lagian saya gak hafal jalan menuju kesana " ucap suci.
setelah lama menunggu zaini, fandi dan putri pun taksabar dan mendesak suci agar dia menjadi pemandu, namun suci menolak ajakan mereka dikarenakan suci sudah lama tidak pergi ke danau itu.
dengan kelihaian rayuan yang putri lontarkan suci pun menerima tawaran putri untuk menjadi pemandu.
" nanti kalo nyasar ditengah jalan saya tidak tanggung jawab lo " ucap suci
mereka pun mengemas barang dan siap pergi ke tempat tujuan, setelah berkemas mereka pun pergi berjalan kaki dikarenakan tidak ada motor sama sekali, cuman ada satu motor dirumah paman suci namun fandi, zaini dan putri memilih berjalan kaki ! khawatirnya paman suci tidak mengizinkan mereka berangkat dikarenakan letak danau itu jauh dan melintasi hutan yang lebat.
perjalanan pun dimulai namun di tengah tengah perjalanan fandi pun menoleh kearah belakang zaini yang tadi nya berada di belakang nya sekarang menghilang, serontak merekapun panik dan berteriak.
" zaini kamu dimana "
tiba tiba fandi mendengar suara aneh tapi nampak tak asing didengar nya, terasa badan fandi merinding dan
[[ plok... ]] suara tangan memegang pundak ...
" haAa.... " serentak mereka merasa ketakutan
" ish... kenapa lo semua dipanggil dari tadi juga " ketus zaini dengan nada kesal.
zaini pun menjelaskan jika dirinya tadi buang air kecil dia sudah tak tahan sejak memasuki area hutan, zaini pun kesal jika dirinya ditinggalkan rombongan padahal dirinya sempat meminta izin ke fandi, fandi pun menyangkal nya jika dirinya tidak mendengar ucapan zaini.
setelah pertingkaian itu fandi pun meminta maaf ke zaini dan mereka melanjutkan perjalanan nya, mereka sempat bingung lantaran ada dua jalur ke kiri dan kanan.
" kearah mana nih? " ucap fandi.
__ADS_1
" seingatku sih ambil kiri " sahut suci.
mereka pun mengikuti arahan dari suci tak lama dari itu mereka pun sampai ke tempat danau itu, tapi anehnya disana nampak seorang remaja putri asyik berenang di tengah danau.
Mereka pun menghiraukan remaja itu dan main di tepi danau
" wah... Bagus banget nih, tak sia sia berjalan jauh " ucap fandi.
fandi, zaini dan putri pun takjub akan keindahan alam, alam yang biasa dia temui ramai akan pengunjung dan sudah tercampur tangan manusia tapi wisata di sini masih asri dan sangat indah.
ditengah ketakjuban akan keindahan alam ada suara mengganggu lamunan mereka.
" Kang main kesini " ucap gadis yang bermain ditengah danau.
seolah mengajak mereka fandi, zaini dan putri merasa tertantang untuk main ke tengah danau
" Kemana ! jangan main ke tengah danau bahaya " dengan muka khawatir suci melarang mereka.
" tapi dia gak papa tuh ! lagian aman kali " ketus fandi.
akhirnya mereka mengurungkan niat dan tak lama mereka beberes mau pergi, zaini pun terheran jika gadis itu masih main air di tengah danau dan tak kunjung selesai.
" udah sore nih kita balik yuk! " ucap suci sambil melihat ke langit langit.
mereka pun mengemas barang bawaan dan pergi dari danau itu.
setelah pergi, di tengah jalan yang menurun mereka kesulitan dan tiba tiba kaki fandi tergelincir mengakibat kan tubuh nya jatuh ke bawa.
" ah... " teriak fandi.
melihat fandi tergelincir zaini pun tertawa
" Hahaha... ada ada saja kamu ! masa udah gede kek gini masih main seluncuran " ucap zaini sambil mengejek.
" aduh... siapa yang sedang bermain, tadi ada yang menggeret kaki ku tadi " ucap fandi sambil memegang kaki nya.
kaki fandi pun terkilir mengakibatkan fandi kesulitan untuk berjalan, sebagai teman yang baik zaini pun membantu fandi untuk berjalan.
" lain kali hati hati kalo jalan " ucap zaini sedang menasehati fandi.
__ADS_1
" idih... cerewet amat sih ! " sahut fandi.
akhir nya mereka melanjutkan perjalanan tetapi dari arah belakang nampak sosok perempuan mengenakan gaun putih dan rambut sebahu, wanita itu sedang menertawakan mereka.
***
.
tibalah mereka di rumah dan segera fandi mengoles minyak urut ke kaki nya.
" besok juga sembuh itu ! jangan manja " ucap putri dengan muka mengejek.
mereka pun mengobrol kejadian tadi, pengalaman yang pertama buat mereka untuk menikmati suasana asri dari alam, di tengah obrolan hangat itu tiba tiba zaini menanyakan kejadian aneh yang ia alami.
" eh kalian denger nggak tadi malam ada orang menangis ? " ucap zaini dengan muka serius.
" lo ngigo paling ! hari gini masih percaya sama takhayul " ucap fandi
suci dan putri pun membenarkan perkataan zaini dan mereka berdua pada saat itu masih bangun dan mereka berdua takut untuk melihat ke ruang tamu apa ada orang atau tidak.
zaini pun bercerita akan yang ia alami pada malam itu, tiba tiba terdengar suara langkah kaki dan.
[[ kraak... ]] suara pintu terbuka.
serentak mereka pun terkaget dan melihat seorang berada di pintu.
" ini paman bawakan makanan buat kalian makan malam " ucap paman suci.
mereka pun bernafas lega akan kedatangan paman suci.
**♤[[ Hallo para reading yang budiman...
jangan lupa tinggalkan kritik maupun saran ente, agar momon tetap semangat buat upload cerita mistis. ]]♤
^^^enjoy^^^
^^^ttd^^^
^^^author yang baik hati**^^^
__ADS_1