
•[[ karya ini hanya karangan author semata, jika ada kesamaan nama tokoh, latar belakang dan omongan yang tidak mengenakkan, ane sebagai penulis karya ini meminta maaf sebesar besar nya ]]°√
.
sambil menyodorkan keris kearah pintu paman pun berteriak, melihat paman nya sedang berbicara entah sama siapa suci pun terheran.
tiba tiba muncul asap dari bawah pintu dan asap itu menghilang tertiup angin, seolah tak percaya akan ia lihat, suci pun merasa gemetaran di sekujur tubuh nya.
tubuh Fandi akhirnya bisa digerakkan kembali dengan cepat cepat putri pun menutup pintu lalu mengunci pintu itu.
[[ huh... huh... huh... ]] suara nafas putri tak beraturan
putri pun syok dan menyenderkan tubuh nya di pintu, putri pun melirik ke arah sudut pandangan matanya, nampak sosok samar samar seperti seorang dengan pakaian serba hitam dengan rambut yang terurai menutupi wajah nya.
bulu kuduk putri pun berdiri dengan sepontan putri bangun dan.
" Aaa... " suara teriakan.
putri pun berteriak dan berlari sempoyongan kearah paman nya suci.
" kenapa kamu ! " ucap paman suci kaget akan teriakan putri.
putri pun menjelaskan apa yang ia lihat di balik pintu itu, namun paman suci tak percaya akan omongan putri pasal nya paman suci bisa melihat makhluk halus, namun dia tak melihat yang di bicarakan oleh putri.
paman pun mengecek keadaan Zaini dan menyuruh teman nya untuk berada disamping zaini, beberapa saat kemudian akhirnya Zaini tersadar.
__ADS_1
melihat Zaini tersadar paman buru buru mengambil gelas yang berisi air putih.
" minum dulu nak " ucap paman sambil menyodorkan segelas air ke mulut Zaini.
Zaini pun meminum air itu tapi dengan keadaan nya sekarang cuman seteguk air yang ia minum, akhir nya Zaini kembali beristirahat.
melihat kondisi Zaini yang sudah siuman teman yang berada di samping nya ikut merasa senang lantaran Zaini sudah siuman.
paman pun menanyakan kejadian yang sebenarnya mengapa Zaini sampai kejang kejang.
" sebenar nya ada apa kok teman kamu ini kesurupan " ucap paman suci.
paman suci menjelaskan jika yang merasuki tubuh Zaini adalah sosok penunggu hutan sebrang, paman suci melihat mereka dengan curiga.
teman Zaini gugup dan saling memandang satu sama lain seperti ada yang disembunyikan oleh teman Zaini.
" huh... " sambil menghela nafas
" terus! " ucap paman.
putri pun melanjutkan cerita pengalaman di danau itu, Zaini sempat menemukan cincin
yang sangat cantik, sempat Zaini menanyakan kepada teman nya jika apa ada cincin yang mereka kenakan menghilang?
|| lalu ini cincin siapa || tak ambil pusing Zaini pun memakainya.
__ADS_1
mereka tak sempat curiga dikarenakan mereka semua takjub akan keindahan alam yang ada di sana.
" lalu dimana cincin itu " tanya paman.
Putri pun menjawab jika cincin itu masih dikenakan Zaini, paman pun melihat kearah jari Zaini, nampak raut muka yang serius.
" Hmm... pantas jika Zaini mengalami kejadian ini " ucap paman sambil menghela nafas panjang.
" kalian harus membuang cincin itu, mungkin cincin itu milik penghuni danau dan dia tidak terima " ucap paman sambil menasehati mereka.
mereka pun bingung jika dia membuang kemana? paman pun menyarankan agar menghanyutkan di kali pinggir desa.
" sekarang sudah malam, besok saja kalian ke kali " ucap paman.
paman pun menjelaskan mengapa jika tengah malam sampai subuh tidak ada yang boleh keluar, karena pada zaman dahulu ada seorang warga di desa ini yang sebatang kara meninggal jam 12 malam, orang itu sempat meminta bantuan namun tetangga nya tidak ada yang mau membantu nya sampai ia meninggal.
dari kejadian itu jam 12 malam sampai subuh dia meneror kampung ini sampai sekarang.
fajar pun menampakkan dirinya, Fandi beserta teman dan didampingi paman pergi ke kali yang ada di dekat kampung itu dan membuang cincin yang ditemukan di danau oleh zaini.
________________ TamaT_____________________
.
•[[ hallo para reading ku yang Budiman gimana kabar ente sehat bukan? ane do'ain ente sehat sehat saja dan segala aktifitas diberi kelancaran. ]]°✓
__ADS_1
•[[ jangan lupa acungkan jempol jika kalian suka sama karya ane ]]°✓