Kumpulan Cerita Mistis

Kumpulan Cerita Mistis
harta berakhir duka part II


__ADS_3

Singkat cerita akhirnya aziz pun sudah lulus sekolah dan ia memutuskan untuk mencari pekerjaan,


Hari demi hari terlewati namun usaha aziz sia sia dia berusaha semampunya untuk melamar pekerjaan


Tiba tiba ditengah lamunan aziz pak roikan pun menghampiri dirinya.


" Kamu itu enak enakan dirumah ! Cari kerja sana "


Dengan wajah cemberut pak roikan menyaran kan agar aziz tetap berusaha dan aziz pun keluar rumah agar diri nya tenang dan berfikir jernih,


Aziz pun memutuskan untuk pergi ke rumah teman dekat nya.


***


Di teras rumah, ropik yang sedang meminum kopi sambil sibuk menelfon tak lama ia asik menelfon aziz pun datang menghampiri ropik dengan wajah cemberut.


" Waduh kenapa nih kok cemberut gitu ! "


Ucap ropik.


" Iya nih ayah saya ngamuk gak jelas " sahut aziz.


Di tengah tengah percakapan aziz dan ropik, aziz pun mengutarakan isi hati (curhat ) bahwa dia capek di marahi ayah nya,

__ADS_1


Aziz tidak mau disamakan sama saudaranya jika nasib yang ia jalani tidak sama dengan saudaranya, ropik pun meredam emosi aziz dan.


" Oh iya pik ! Besok kamu ikut aku yuk ? " Ucap aziz.


" Emang nya kemana ? " Sahut ropik yang terheran.


" Saya mau melamar pekerjaan nih "


Begitu aziz mengajak ropik,muka ropik pun cemas dan ropik secara halus menolak ajakan tersebut dengan alasan acara keluarga.


Selang beberapa menit kemudian aziz pun pamit ke ropik untuk siap siap besok pergi perihal melamar pekerjaan.


***


Lima menit kemudian terdapat dua saudara ropik bertamu kerumahnya,satu orang bernama wawan dan satu nya bernama feri.


Tak butuh waktu lama ropik pun membuka pintu rumah nya dan mempersilahkan kedua saudara nya untuk masuk rumahnya,


Mereka bertiga akhirnya duduk mulailah mereka mengobrol, ditengah obrolan tersebut akhirnya wawan pun membuka percakapan.


" Gimana besok ! Jadi nggak ? "


" Iya tenang aja ! Tapi jangan ada yang sampai tau anak tongkrongan kalo kita keluar kota untuk bekerja " ucap ropik dengan nada lirih.

__ADS_1


" Emang nya kenapa? " Sahut feri


" Ya...nggak enak lah kita kan tau kalo anak tongkrongan banyak yang nganggur " sahut ropik .


Setengah jam kemudian tiga orang tersebut sepakat kalo besok dia memutuskan untuk pergi keluar kota dan kedua saudara ropik pamit pergi untuk berkemas supaya besok siap berangkat.


***


keesokan pagi nya.


Tepat nya dirumah aziz, terlihat aziz dengan muka cemas terburu buru.


" Haduh...udah siang ini ! Semoga saja sampe tujuan nggak telat " dengan cemas nya dia mengenakan baju merah, celana panjang berwarna hitam dan bersiap pergi untuk melamar pekerjaan.


Di tengah kesibukan aziz ibunya pun menghampiri aziz.


" Ziz,hati hati dijalan ya! Jangan ngebut "


" Iya bu " sahut aziz


Aziz pun berpamitan kedua orang tua nya dan mengenakan motor untuk pergi, di tengah jalan aziz melihat ke arah jam tangan yang ia kenakan dia sadar jika dia tidak menambah laju kendaraan nya dia bakalan telata aziz pun menambah kecepatan nya,


Dan ditengah jalan dia menengok jam lagi dan waktu menunjukan kalo kurang limabelas menit lagi aziz sampe ke tujuan, di saat aziz menengok jam tiba tiba ban depan terpeleset mengakibatkan keseimbangan speda motor nya oleng dan aziz pun terpental dari sepeda motor nya dan di kepala nya mengalami pendarahan.

__ADS_1


.


.


__ADS_2