
Di depan rumah, tepat nya diteras rumah ropik dia sedang mengobrol bersama wawan dan feri mengenai keberangkatan keluar kota, perihal bekerja.
" Sudah siap gak nih ? " Ucap wawan
" Oke, ayo berangkat " sahut ropik
Mereka bertiga pun berangkat ke tujuan, dan singkat cerita mereka sampai di tempat kerja, dan secara kebetulan ditempat kerja ropik beserta teman nya terdapat mess( tempat menginap ) mereka menginap di tempat tersebut.
***
Malam hari pun tiba dan.
" Wan, fer ! Kalian gak lapar apa ? " Ucap ropik.
" Iya nih " serontak mereka berdua pun menjawab
" Kalo gitu saya keluar beli makan " ucap ropik
Ropik pun mencari makan di daerah terdekat pabrik, ropik akhirnya tiba di warteg ( penjual makanan ) tiba tiba ropik melihat sosok remaja di tepi jalan dan remaja itu menghampiri ropik.
" Eh kamu ziz ! Kamu dari mana kok jauh banget " ucap ropik dengan keheranan
" Dari rumah teman ! " Sahut aziz dengan muka datar.
Ropik pun merasa heran jika teman dekat nya tau dia berada, pasal nya dia tidak memberitahukan kepada siapa pun jika dirinya disini,
__ADS_1
" Yaudah ayo makan ! Kamu lapar kan " ucap ropik.
" Iya " sahut aziz.
Ropik pun mengajak teman dekat nya untuk makan bersama ditengah dia makan ropik pun mulai mengajak topik pembicaraan, ropik pun merasa terheran jika teman yang selama ini dia kenal suka begejekan dan ceria,
Malam hari ini sedikit berbicara dan ropik sempat melihat muka aziz yang pucat.
" Ziz kamu sakit ? " Ucap ropik
" Enggak " sambil menggelengkan kepala
Mereka pun melanjutkan makan nya selang beberapa waktu dia selesai dan aziz pun berpamitan ke ropik.
" Minggu depan kamu ke rumah ya ! Nanti saya kembalikan hutang saya " dengan muka yang datar.
" Nggak besok saya dapat uang banyak " ucap aziz
" Yaudah ! nanti saya main ke rumah kamu santai aja ziz ! " Ucap ropik.
Singkat cerita aziz pun meninggalkan ropik,dan ropik pun segera pergi menuju mes tempat kerja nya untuk mengantar pesanan teman nya.
Ropik pun akhirnya sampai di tempat mess tersebut dan ropik segera menuju kamar teman nya, ropik pun mengobrol mengenai kalo dia bertemu dengan aziz.
" Wan, kamu ngomong ya sama aziz kalo kita disini ? " Ucap ropik
__ADS_1
" Enggak kok, emang nya kenapa ? " Sahut wawan.
Seketika wawan terbingung akan pertanyaan ropik, ropik pun menjelaskan jika dirinya bertemu aziz di warteg sebelah pabrik tersebut.
" Ah bercanda kamu ! Mana mungkin dia tau kita disini "
" Lagian jika dia tau, aziz pun nggak bakalan tau kalo kamu di warteg " ucap feri.
Akhirnya mereka bertiga menyudahi obrolan mereka, wawan dan feri pun memakan pesanan nya.
Singkat cerita sudah genap 7 hari mereka bekerja dan mereka bertiga pun memutuskan untuk pulang ke kampung halaman nya.
***
Dirumah ropik, dia sendang santai di depan rumah nya, sambil memainkan semartphon nya dia dengan asik nya bermain semartphon sampain dia tak sadar saking asik nya dia sampek berteriak.
Segera ayah ropik pun menghampirinya dan mengingat kan ropik agar dia menjaga sikapnya.
" Dari pada kamu main gak jelas gini mending kamu ngelayat sana ! " Ucap ayah ropik.
Serontak ropik pun kaget ucapan ayah nya, dia pun bertanya kepada ayah nya
Siapa yang meninggal
Ayah nya pun menjelaskan kalo teman dekat nya yaitu aziz telah tiada kemarin siang , ropik pun heran kalo seminggu lalu dia sempat bertemu aziz dan ayah nya menjelaskan kalo aziz telah tiada sejak seminggu yang lalu.
__ADS_1
Lantas siapa yang saya temuin kemarin?
Tak ambil pusing ropik pun segera menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan ropik mengajak teman sekampungnya untuk pergi ke makam teman terdekat nya.