Kumpulan Cerpen Romansa

Kumpulan Cerpen Romansa
BE MY SWEET DARLING episode1


__ADS_3

"sampai sekarang masih pura - pura gak peduli sama aku" kata ku dalam hati.


" apa mungkin aku harus lebih agresif" kata ku


"he,,,he,,he,," sambil melamun


" kyaaa,,, " teriak ku.


" Ana,,, kamu kenapa??" tanya Yogi.


" eh,,, e,,e,tidak apa - apa" kata ku


"iya benar aku siana, tidak akan menyerah gitu aja" kata ku dalam hati sambil memasak di dapur.


" la,,,la,,,la,,,la,,la,,,"


" Yogi turunlah, makanan sudah siap" kata ku.


Yogi pun turun dan duduk di meja makan.


"TARAA!! kelihatan enak kan??" kata ku sambil senyum-senyum.


" ya, kayaknya enak nih," kata Yogi.


" bikin ngiler" kata Yogi dalam hati


"ini kue stroberi buatan ku, ayo dimakan" kataku.


"nyam,," satu suapan Yogi.


"UGH,, HOEEK" dalam hati yogi


Yagi tiba - tiba diam dan raut wajahnya berubah.


" kenapa? gak enak?" tanya ku


"E,,,, enak,, kok" jawab Yogi


"oh,ya? lain kali aku bikin lagi buat kamu" kataku penuh semangat.

__ADS_1


"AHK!!!JANGAN! NGAK USAH! lain kali aku yang bikin saja" kata Yogi


" Ah,, benarkah? ku tunggu nih" kata ku senang.


"*ah,, senangnya kelihatannya kami sudah saling memahami" kataku dalam hati.


" kenapa kuenya rasanya kaya semir sepatu, mending aku yang bikin saja lain kali, dari pada harus di paksa makan kue ini lagi" kata Yogi dalam hatinya*.


" BLAM,,,, DERR," suara pintu terbuka dan tertutup dengan kerasnya.


aku dan Yogi terpaku dan heran melihat Yuri pulang.


" ah,, sudah pulang?" tanyaku


" gimana sekolah?" tanya Yogi


" ah,,, baik" kata Yuri tidak bersemangat.


" mukanya kok pucat?" kataku penuh tanya.


" coba kutengok dia dulu" kata Yogi


" aish,,apa thu??? kenapa banyak sekali?" kata Yogi.


disisi lain Yuri masuk keruangan Simon.


" nggak ada yang ingin kamu jelaskan padaku?" tanya Yuri pada Simon.


"pip,,, pip,,, syur,,syur,,,, " suara PlayStation


Simon sontak berhenti .


" ah,, kebetulan kamu datang, sini temani aku, sepi gak seru main sendirian" kata Simon.


" KENAPA KAMU LAKUKAN ITU??!!!"teriak Yuri.


" kenapa berbicara seperti itu didepan yang lain?!" tanya Yuri sambil menahan tangis.


" lho, Kitakan memang tinggal serumah" kata Simon santai.

__ADS_1


"kan aku sudah pernah bilang untuk merahasiakan!! gara - gara ini aku jadi kena banyak masalah! apa kamu tau itu?!" kata Yuri.


" kenapa gak protes sama mereka saja" kata Simon yang masih main PlayStation.


"pip,,, pip,,, tak,,tak,, " suara game.


" aku gak ngerti, sebenarnya apa salahku?" kata Yuri


"kenap kamu selalu mempersulit ku?!" kata Yuri.


"DUAAR,,,,YOU DIE" suara game.karna sudah kalah Simon melempar stik game ke kursi.


" cuma iseng" kata Simon jawaban Simon dari semua pertanyaan Yuri.


Yuri terdiam dengan jawaban Simon.


" cu,,, cuma iseng,,,,,?" Kata yuri sambil menahan tangisnya.


" iya,, memang ada alasan lain?" kata Simon.


Yuri pun pergi dengan tetesan air matanya.


" *dia mempermalukan ku, sungguh menyebalkan" kata Yuri dalam hati.


malam hari dihari itu*.


" Yogi,,, Iki baju mu sudah aku siapkan" kata ku sepenuh hati.


" rapi kan?he,,he,,he" kataku sambil senyum.


" ah,, terima kasih. tapi kamu nggak perlu repot-repot" kata Yogi.


" Aduh! repot apanya? Kitakan suami istri!!" kata ku.


aku menyodorkan baju tidur yang telah kurapikan pada Yogi.


" tapi kenapa tiba-tiba,,,,?" tanya Yogi.


" pasti ada sesuatu, kenapa tiba-tiba dia jadi baik,apa yang telah aku lakukan,ya? " kata Yogi dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2