Kumpulan Cerpen Romansa

Kumpulan Cerpen Romansa
PERFECT episode 3


__ADS_3

keesokan harinya dikelas.


" anak - anak Minggu depan kita akan mengadakan kunjungan wisata akhir semester. jadi kita akan membentuk panitia agar semua berjalan lancar" kata Bu Dian


selama perdebatan panitia yang agak lama akhirnya selesai. Tapi yang tak ku sangka kenapa aku jadi panitia dan satu kelompok dengan Rama. Ada rasa gelisah tapi juga senang. " ahhh,,," keluhku sambil berjalan menyusuri lorong kelas.


" hei,,,dasar tak tau malu..." kata seseorang .


aku yang mendengar mereka bertengkar pun mendekat. saat seorang anak perempuan didorong dan yang lain pergi dari sana.


" kamu gak papa??" kata ku membantu anak perempuan yang jatuh itu.


" iya kak,baku baik - baik saja" jawabnya.


" memang ada masalah apa sampai mereka kaya gitu ke kamu?" tanyaku.


tapi gadis itu hanya diam. " aneh juga gadis secantik dan seimut ini ada juga yang jahatin." kata ku dalam hati.


TING,,, TONG,,,,, TING,,,, TONG,,,, bel berbunyi menunjukan waktu Masuk kelas.


" emt,,, nie untuk mu,," kata ku sambil memberikan sapu tangan dan air minum. kemudian aku kembali ke kelas.


" Stella,,,?!" panggil Yuri


" kenapa?!" tanyaku.


" emt,,, besuk siang kita makan bareng dikantin yuk..?!" ajaknya

__ADS_1


" tumben?! biasanya kan bawa bekal?!" kataku.


" Emmt,,, sebentar lagi kan natal dan aku gak bisa nemenin kamu pas malam natal nanti...?!" kata Yuri.


"jangan bilang kamu udah punya pacar baru lagi?!" tanya ku.


" hehehehe,,,, tapi maaf aku belum siap ngenalin di sama kamu?!" katanya.


" hemt,,,?!" keluh ku.


" aku yang tlaktir deh,,, ya,,, ya,, jadi mau ya,?!"


" ok... aku gak akan ragu lagi buat kamu bangkrut... hehehehe" canda ku.


keesokan harinya jam istirahat.


" kenapa??" teriak wanita itu.


" karna aku gak cinta kamu,,,?!" kata si laki - laki.


" apa kurangnya aku dimatamu?!" tanya si perempuan sambil menangis.


aku pun berjalan perlahan agar tidak ketahuan. tapi tiba - tiba laki - laki itu berkata.


"aku sudah punya pacar, dan kamu jangan ganggu aku lagi. lihat pacarku bisa salah paham sama hubungan kita?!" kata laki - laki itu sambil merangkul bahuku. aku sontak kaget dengan ucapan laki - laki itu. Dan wanita tadi hanya menangis dan berkata,"aku gak percaya, aku gak akan menyerah,,,!!" sambil menagis dan pergi.


"Hey,,,?!" kataku sambil marah.

__ADS_1


" ahh,,, maaf ya, kalau aku gak kaya gitu dia gak bakal mau dengerin omongan ku.?!" katanya.


"aku gak peduli tapi jangan bawa - bawa aku dalam masalahmu. OK,,?!" kataku tegas.


aku pun meninggalkan anak laki-laki itu. aku pun berlari ke kantin.


" Stella,,,?!" panggil Yuri setibanya aku di kantin.


kami pun pesan banyak makanan. tiba - tiba Yuri memanggil seseorang.


" Juan,,,?!" sini gabung teriaknya.


saat aku menoleh aku sontak kaget dan berteriak.


" kamu,,,,?!" kata ku dan Juan bersamaan.


" kalian sudah saling kenal?!" tanya Yuri.


" itu tadi orang yang ku ceritakan ke kamu barusan?!"kata ku.


" ternyata dunia ini sempit ya,,, hehehehe?!" kata Yuri sambil tertawa.


" Stella ini Juan adik sepupu ku, dan Juan ini Stella sahabatku." kata Yuri memperkenalkan.


" ohh,, satu hal lagi Juan,,, jangan pernah kamu ganggu Stella,?!" kata Yuri tegas. Juan yang mendengar perkataan Yuri jadi merinding dan takut.


" i....iya" jawab Juan takut,

__ADS_1


__ADS_2