Kumpulan Cerpen Romansa

Kumpulan Cerpen Romansa
BE MY SWEET DARLING episode 2


__ADS_3

Hari - hari berikutnya pun Siana selalu berbuat baik pada Yogi. entah di kampus maupun dirumah.


" sebenarnya apa yang terjadi?" kata yogi dalam hati penuh kebingungan.


saat Yogi masih dalam kebingungannya.


tes,,, tes,,,tes,,, air yang menetes dikamar mandi.


" Yogi pasti sudah sadar kalau aku memperlakukannya dengan baik...." kata ku dalam hati


" cepat katakanlah, sebenarnya kamu juga suka aku Yogi,,hehehehe" gumam ku sambil memegangi pipi karna merasa malu.


"CKLAK,,," suara pintu terbuka.


Yogi masuk ke kamar mandi dan tak menyangka Siana sedang mandi. mereka berdua terpaku beberapa detik.


"KYAAAAAA,,,,," teriakan Siana.


" cepat keluar,,, apa yang kamu lihat" teriak Siana sambil menutupi diri dengan gordeng.


Yogi yang terpaku tiba - tiba sadar dan meminta maaf pada Siana.


" ah, maaf. pintunya gak dikunci sih" katanya.


Yogi pun keluar.


" aduh gimana ini,, dia sudah melihatku seperti ini," kata ku dalam hati


" malu sekali, gimana aku bisa punya muka ketemu dia nanti" kataku .


ku buka pintu kamar mandi CKLAK dan kutengok kanan kiri. aku pun berjalan menuju kamar.


" ah, sudah selesai" kata Yogi.


aku kaget dan tak bisa bicara sepatah kata apapun. Yogi berjalan menuju kamar mandi seolah-olah tak ada yang terjadi. aku binggung dengan sikap yogi dan hanya bisa melihat dia berjalan ke kamar mandi.


" dia bersikap biasa saja, apa aku yang berlabihan. Tapi masa dia pura - pura tidak tau,apa yang salah sebenarnya" kataku dalam hati.


saat malam hari pun seperti biasa Yogi tidur menggunakan penutup mata.


"dasar payah,, ya sudahlah aku juga pura - pura nggak tau aja , deh!!"kata ku dalam hati.


tiba - tiba "set,,," suara selimut.

__ADS_1


aku sontak bangun dan melihat Yogi yang berjalan menuju pintu.


" mau ke mana malam begini?" tanyaku.


" aku nggak bisa tidur, jadi mau baca buku saja,," kata Yogi.


" apa?! sekarangkan jam 1 pagi! dan lagi besok masih harus kuliah kan" kata ku.


" jangan khawatir, tidur saja duluan. sampai ketemu besok" kata Yogi.


BLAM,,,,,suara pintu ditutup.


" kenapa dia jadi seperti ini?" kataku dalam hati.


pagi hari ,


" dia tidur disini semalaman?" gumam ku.


" Yogi, bangun! sudah pagi,nih. Yogi" kataku membangunkan Yogi.


" eh, dia bisa tidur senyenyak ini?" kataku lirih.


aku mendekat ke yogi. dan tak sadar aku semakin dekat dan mencium pipi Yogi yang tidur. tiba - tiba Yogi membuka matanya dan berteriak" A,,,APAAN,,NIH?!"


aku yang terjatuh nan kena bangku pun berteriak pada Yogi.


" Hei,,!!!gak perlu mendorongku sekuat itu, kan?!! Aku hampir saja Gafar otak nih!!!" teriak ku.


Yogi Terdiam dengan teriakan ku.


" lain kali jangan main-main kaya gini lagi"kata Yogi sambil memegang jidatnya.


Yogi pun pergi dan meninggalkan ku yang masih terduduk dilantai.


" Apa? main - main?" kataku yang tercengang. aku pun berdiri dan langsung meninggalkan rumah untuk berangkat ke kampus.


" kenapa pagi - pagi kau sudah bertingkah aneh?! menyebalkan,,!!!!" teriakku


"semakin aku pikirkan semakin aku kecewa!! main - main?! dia cuma bisa bilang itu?!" keluh ku.


"DASAR GAK PEDULIAN!!" teriak ku.


" tentang yogi,ya?" kata Helen yang tiba-tiba ada di belakangku.

__ADS_1


aku kaget dan sadar itu suara sainganku dulu.


" Helen " kataku


" apa kabar sudah lama gak ketemu, ya?" sapa Helen.


"sepertinya hubunganmu dengan Yogi tidak berjalan lancar" kata Helen.


" jangan sok tau!!!" kataku yg masih sebel.


" ah,, jangan ketus begitu dong, aku gak mengincar Yogi lagi kok" kata Helen.


" dasar seleb, cepat sekali berubah,,!" sindirku.


" plin plan, padahal baru beberapa hari" kataku.


" bilang saja kalau aku keren" kata Helen.


" lagian dia gak tertarik padaku. buat apa aku teruskan? masih banyak cowok lain kok" kata Helen.


" kalau dipikir, nggak ada seorang pun yang tahu kalau kalian punya hubungan. kok disembunyikan? apa kalian beneran suami istri?" kata Helen menyindir.


"NGGAK USAH IKUT CAMPUR,,,,!!!" teriakku.


" boleh kukatakan sesuatu? Yogi itu orangnya cuek dan pasif. kalau ingin hubungan kalian berkembang, kamu harus lebih berusaha untuk mendapatkan hatinya." kata Helen.


" ha,,ha,,ha,, seagresif dirimu?" tanyaku sambil tertawa.


" waktu itu aku ada dibelakang kalian" kataku dalam hati.


" ya,, tapi aku gak bisa pacaran dengannya. yang disukai Yogi bukan aku" kata Helen.


mendengar perkataan Helen aku tercengang dan terdiam.


" aku sibuk nih, duluan ya" kata Helen sambil berjalan dan melambaikan tangannya.


" tunggu,,,!" kataku.


" kenapa mengatakan hal itu padaku?" tanyaku.


Helen menghela nafas dan berkata " karena sekarang ini kita bukan saingan. semoga sukses, Siana" kata Helen sambil berjalan meninggalkan ku.


" Huh,,!! nggak sopan! aku kan seniormu!" kataku.

__ADS_1


setelah berbincang sedikit dengan Helen seakan aku sudah semangat lagi merebut hati Yogi.


__ADS_2