
dan disinilah lintang saat ini.
bekerja sebagai kuli bangunan di sebuah area kontruksi yang akan di jadikan gedung bisnis oleh sebuah perusahaan ternama.
kembali ke waktu awal...
lintang dengan senang hati menerima uang dari pak dewok.ia dengan perasaan senang berjalan pulang.
pintu bernomer 24 terbuka,sesosok lelaki berambut hitam keriting dengan mata hijau zambrud yang menawan berjalan masuk ke dalam kamarnya.
lintang segera mandi,sesesudahnya ia beranjak tidur di lantai.
lintang berbaring di lantai,membayangkan pekerjaan yang akan di berikan bapak doyok.
lintang menutup matanya,tertidur dalam senyum.
di luar apartemennya.
sekelompok manusia berpakaian hitam sedang mematai seorang target.
"target telah tertidur,saatnya untuk menjalankan rencana kita"ujar pemimpin mereka.
merapun sekejap menghilang seakan tidak pernah ada di sana.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
pintu kamar lintang yang mengarah ke luar terbuka.tiga orang berpakaian hitam masuk melalui jendela itu juga.
"dasar bodoh,harusnya kau lebiu berhati-hati jika ada penyusup!"ujar seseorang yang terdengar seperti wanita.
"yah,setidaknya ini jauh lebih dari yang di harapkan"ujar salah satu pria yang terdengar santai.
"aneh?,nona bilang bahwa mungkin ia adalah seorang hunter.tapi..."ujar sang pemimpin.ia memantau tubuh targetnya.
ia terkesan santai,bahkan sepertinya ia tak tahu bahwa ada penyusup di kamarnya.
"buat apa kita menunggu lagi ketua,kita bunuh saja dia!"ujar pemuda di sampingnya.ia mencabut sebuah pedang kecil dari sarungnya.
__ADS_1
menggengam tinggi-tinggi bersiap untuk membunuh targetnya.
"selamat tinggal.."ujarnya seperti mengucapkan sama perpisahan.
sreshh-
.
.
.
.
.
.
.
.
salah satu rekannya telah tumbang ke lantai,sementara sang target terlihat menggeser kepalanya karena tikaman pedang yang menancap.
entah apa yang di lakukan si target sehingga rekannya bisa tumbang.tapi yang pasti ia segera menyingkir dari posisinya.
ia berguling dan melompat berdiri.
"yang benar saja giller sampai kapan kau terus membunuhku,aku itu sudah remaja bukan anak kecil lagi!!"teriak target.
sang ketua melihat dari wajahnya,"dia....mengingau sembari tertidur"
sang perempuan yang memakai pakaian hitam sempat tertawa cantik.sepanjang kariernya baru pertama kalinya melihat targetnya bertarung sambil tidur.
perempuan itu menghentikan tawanya,bukan waktunya untuk bercanda.
ia segera mengeluarkan kedua kunainya.mereka berdua pun menerjang ke arah sang target.sang ketua melancarkan tinjunya ke target,tapi dengan mudahnya menghindar.hingga saat moment yang di rasa pas.
__ADS_1
sang target menggunci tangan kiri pria berpakaian hitam itu.sang target melompat ke kepala sang ketua.menggunci kepalanya dengan kedua kakinya.
brakk!!
suara bantingan terdengar keras hingga terdenga sampai bawah.
untung saja sang ketua sempat mendarat dengan kedua kakinya sebelum ia sempat benar-benar menghantam tanah.pijakan kedua kakinya bahkan retak.
"dia!!!...bisa karate!!!"batin sang ketua.ia terkejut dengan teknik yang target gunakan barusan.
tidak hanya itu,karena suara keras itu membuat ibu kost berteriak kesal dari bawah.
"woy!!! jangan berisik,gw lagi nonton drakor!!"teriak ibu kost sembari mengetok-ngetok atap.ketokan keras di tambah omelan ibu kos membuat sang target terbangun.
ia membuka matanya perlahan,neyadari tentang apa yang ia perbuat.
dengab sigap ia melepas kunciannya."maafkan aku!!" kukira kau giller,jadi aku berusaha menghentikanmu!"ujar nya.
sang ketua hanya terdiam mematung,sang wanita berpakaian hitam yang tak mau menyiakan kesempatan emas ini.
melempar selusin kunai kepada target.
mata hijau zambrud bergerak cepat,menyadari kunai melesat cepat ke padanya.
tangan kanannya dengan cepat menangkap gagang kunai tersebut.
setelah melihat apa yang di lempar lintang baru menyadari sesuatu.
"ini.. kunai!!"
menyadari bahwa identitas nya telah ketahuan.sang ketua itu memperintahkan jntuk mundur.
ia mengeluarkan bola kecil dari tangannya.sembari berujar"bom asap!!"
ia melempar bola kecil hitam itu ke lantai.
__ADS_1
dalam sekejap tiga orang berpakaian serba hitam itu menghilang.
"uhuk!..uhuk!...uhuk!..kenapa baunya seperti bau kentut!"