
terdengar dari salah satu gang sempit.
terdengar dentingan antara pedang dan gada saling beradu.
"hah...hah..hah.."
terdengar dari hela napas yang terburu-buru.gadis itu mulai berkeringat.
"ayolah!!.kau tadi bersemangat sekali menyerangku!.kenapa sekarang tidak?"bingung lintang.sebenarnya tadi ia bersemangat sekali dengan pertarungannya.tapi sekarang...
lintang melihat ke arah gadis itu.keringan bercucuran di sekujur tubuhhya.memperlihatkan lekukan tubuh yang mampu membuat para pria mimisan.
"apa kau sudah lelah?"tanya lintang.
"membosankan,padahal aku baru saja menikmatinya sebentar..."batin nya.
entah karena apa ia merindukan sensasi pertempuran di valhalla.
gada yang ia genggam berubah menjadi cahaya dan mengecil.perlahan-lahan mnghilang.
ia memasukan gadanya kembali ke cincin draupnirnya.
"kita lanjutkan besok saja ya..."ujar lintang dengan raut wajah datar.kemudian ia berbalik dan berjalan menjauhi gadis itu.
"tidak ini masih belum berakhir!!!"
kunoichi itu menerjang maju ke depan.ia menggemgam sebuah gulungan kecil china.
ia membuka penutup wajahnya memperlihatkan wajah yang cantik.dengan gulungan kecil itu ia gigit di mulut.menghadap lurus ke depan.
__ADS_1
dengan cepat ia mengayunkan ninjakennya yang berada di tangan kanannya.
lintang memegang tangan kanannya.membuat ninjaken kunoichi tersebut terhenti di samping lehernya.
tak menyerah sampai di situ.ia menggunakan kunainya di tangan kirinya secara vertical lurus ke arah pinggang lintang.
dengan cara yang sama,lintang menghentikan gerakannya dengan memegang tangan kirinya.
sekarang kunoichi itu tak bisa melakukan apa-apa karena kedua tangan nya telah terkunci.
"apa kau puas sekarang?"tanya lintang.
seakan masih belum berakhir.sudut bibir linoichi itu terangkat
"selamat tinggal.."
warna merah menyebar dari ujung gulungan mulut kunoichi itu.
dengan cepat lintang menggigit ujung lain gulungan itu.membuat wajahnya dan wajah kunoichi tersebut berdekatan.
bahkan posisi mereka saat ini sepasang kekasih yang mau melakukan kiss food.
lintang dengan cepat melempar gululungan itu ke langit.
duar!!!!
gulungan itu meledak di langit malam.suara ledakan itu dapat terdengar di penjuru kota.
lintang segera menodorong jatuh kunoichi tersebut.memeluknya di dadanya.
__ADS_1
membuat posisi kunoichi itu berada di bawah sementara ia di atas.
para warga yang berada di jalan segera berlari menjauh,mengira bahwa ******* menyerang.
"kau gila atau apa!!"teriak lintang
ia tak percaya bahwa kunoichi itu akan melakukan bom bunuh diri di depannya.
sementara kunoichi itu terdiam mematung.ia baru menyadari bahwa wajah lintang terbilang cukul tampan.hanya saja warna kulitnya saja yang menutup ketampanannya itu.
seandainya lintang tahu apa itu 'dada' pasti ia akan mimisan saat menyadari bahwa benjolan surgawi menempel di dadanya.
"me-menyingkirlah dariku dasar mesum!!!"teriak nya mencoba mendorong lintang menjauh.
"tidak sebelum kau beritahu aku kenapa kau melakukan itu!!?"tegas lintang tak mau berpindah posisinya.
kunoichi itu menelan ludah,tubuhnya bersentuhan dengan lelaki yang tak lain adalah targetnya.
dan..."kenapa tubuhnya sangat menggoda?!"batin nya.melihat otot dada dan lengan lintang.
"ba-ba-baiklah tapi bisa kau lepas dulu"ujarnya pelan tapi terdengar imut.wajahnya merona merah muda.
"ok"dengan polosnya lintang menyingkir dari posisinya sebelumnya.berpindah posisi menjadi duduk silang.
kunoichi itu pun merubah posisi yang awalnya tergeletak menjadi duduk dengan mata kaki ke belakang.
"jadi...bisa kau ceritakan sekarang?"
kunoichi itu menghela napas.ia memalingkan wajahnya ke bawah.
__ADS_1
"INI SEMUA SALAHMU!!!"TERIAK kerasnya.
"eh?"