Last Einherjar

Last Einherjar
ragnarok v


__ADS_3

mereka berdua,lin dan ragnar segera menghampiri tyr yang tumbang.


di sekujur tubuhnya terdapat banyak sekali luka cakar dan gigitan.


"tyr....jangan mati!!!"ujar lin


seperti dewa thor,tyr mati dengan bekas senyuman di wajahnya.


lin hanya terdiam mematung,dewa yang ia anggap kakak sendiri telah mati di depan matanya.


tubuhnya bergetar,sudah berapa banyak nyawa yang harus dikorbarkan hanya untuk memenagkan perang sialan ini.


beparap banyak rekan-rekannya yang mati hanya untuk bisa hidup tenang.


berapa banyak pengorbanan yang di butuhkan agar alam semesta kembali sedamai dulu.


"aku benci perang!"kata hati lin.


ia pun berdiri,mengambil semua peralatan tyr untuk di jadikan barang kenangan.


"pengorbananmu tak akan sia-sia kakak!"


setelah mengucapkan kata perpisahan pada tyr.ia bersama dengan ragnar melanjutkan membantu rekan-rekannya yang 'mungkin' masih selamat.


lin dan ragnar berlari di medan tempur,mereka berusaha membantu korban yang masih bisa di selamatkan.


sembari membunuh para jotun dan monster yang menghalangi jalannya.


hingga....


lin dan ragnar menemukan tenpat pertarungan antara odin dan fenrir.

__ADS_1


ia menemukan vigar sang dewa pembalasan dendam telah membunuh fenrir dengan cara merobek rahang atas dan bawahnya.


tubuhnya di penuhi oleh darah-darah fenrir.


saat ia melihat ke arah lin dan ragnar,ia tersenyum."kerja bagus,kalian berhasil bertahan hidup di peperangan yang kejam ini"


di sekujur tubuhnya hampir rubuh sebelum di tangkap ragnar.


"dewa vigar,kau tidak apa?"tanya ragnar.


"yeah,aku tak apa....hanya efek samping dari kekuatanku"ujar nya sembari tersenyum menandakan semua akan baik-baik saja.


vigar mencoba kembali berdiri,walaupun kedua kakinya masih bergetar.


lin dan ragnar khawatir dengan kondisi dewa vigar.


vigar yang sadar tatapan khawatir mereka berkata"sudah,janganlah khawatirkan aku....ayo pergi"


vigor pun berlari ke depan,walaupun tubuhnga sedikit loyo yang terpenting ia bisa menggerakkan kembali.


"kenapa perasaanku tidak enak?"batin lin tang.


semakin jauh mereka bertiga berlari,hawa di sekitar mulai terasa panas.bahkan jauh lebih panas.


"hawa ini,suhu ini,jangan-jangan!"vigor terkejut seakan menyadari sesuatu.


ragnar yang tahu maksud dari vigor pun berjjar pada lin"lin...kau pergilah!"tanpa memqlingkan wajahnya sama sekali.


"kenapa?"


"musuh yang kita hadapi adalah lawan yang kuat,kau sebagai einherjar termuda tak akan mengerti seberapa kuat nya musuh kita!"peringat ragnar.

__ADS_1


"ragnar ayo!"ujar vigor kepada ragnar.


ragnar pun bersiap mengikuti vigor.sebelum ia pergi.


"cukup kau tidak mengikuti kami terlalu jauh!"


mereka berdua pun berlari lebih jauh ke dalam kobaran api.


"apa itu artinya aku terlalu lemah untuk ikut bertarung bersama kalian?"batin lin mempertanyakan maksud ragnar tidak memperbolehkan dirinya ikut.


"apakah karena aku einherjar termuda di antara para einherjar lainnya,oleh karena itu kau takut jika aku mati muda?"


"aku...bukanlah anak kecil lagi!!"


lin berlari menyusul mereka berdua.


di tempat lain...


pedang hofund dan tongkat loki saling berdenting.


loki yang selalu menggunakan metode licik kewalahan.karena heimdall mempunyai mata yang tajam dan pendengaran yang peka.


membuatnya sulit untuk di kelabui.


di sekujur tubuh mereka terdapat luka tusukan dan goresan dari senjata masing-masing.


saat mereka berada di ujung stamina.mereka berdua melancarkan serangan terakhir.


srakk!!srukk!!!


tongkat loki berhasil menusuk dada heimdall sementara heimdal,pedangnya tersangkut di pundak kiri loki.

__ADS_1


pedan hofund membelah cukup dalam di badan loki.


mereka berdua pun tergeletak di tanah.


__ADS_2