Last Einherjar

Last Einherjar
lunas kan!


__ADS_3

Lintang melangkah mendekati vera.


Ia berlutut dan mengecek seluruh tubuhnya.


"Phew.tidak ada tanda kekerasan fisik"syukur lintang.


Untungnya ia datang tepat waktu sebelum mereka sempat 'bermain' dengan vera.


Jika ia telat se jam.mungkin masalahnya akan jauh lebih besar.


Lintang pun sempat melihat belahan dada vera yang indah.


"Harus ku tutup!"


Saat akan mengkancing  belahan dada vera.


[Terdeteksi niat pembunuh dari seorang manusia]


[Host! Bersiaplah akan serangan!]


Dengan adanya peringatan dari system.sesosok bayangan dengan cepat muncul di belakang lintang.


Ia mengeluarkan pedang bilah panjang yang mirip seperti katana.


Dengan pedang itulah ia mengayunkannya ke arah lintang.


Hembusan angin yang kuat menyebar ke segala arah.


3 pria yang awalnya bersujud ampun pun terdiam membatu dengan apa yang mereka lihat.


Seorang wanita cantik dengan rambut hitam panjang menyerang lintang dengan pedang katananya.


Wanita itu berkerut dahi,serangannya dapat di tahan dengan cincin emas yang terpasang di jari tengah tangan kanannya.


ia pun melompat mundur.


menyadari bahwa laki-laki yang di depannya bukan lelaki biasa.


ia bertanya dengan nada dingin."siapa kau?"


lintang berdiri,ia memalingkan wajahnya.


dengan senyum ramah.


"maaf neng.saya itu cuma gojek doang"jelas lintang.ia menunjuk logo gojeknya yang berada di punggungnya.


"cuma gojek? jangan bercanda!"batinnya.ia memandangi orang yangmengaku gojek dari atas sampai bawah.


walaupun penampilannya bisa di sebut gojek pada umumnya.tapi ada sesuatu yang menonjol darinya.


terlebih lagi cincin emas yang ada di tangan kanannya.ia juga sempat menggunakan cincin itu untuk menahan serangannya.


yang pasti."cincin itu bukan cincin biasa"pikir nya.


ia pun melesat maju,mengayunkan pedangnya dengan semua kekuatannya.


berharap bahwa perkiraannya benar.


trak!!!!


cincin emas berbenturan dengan pedang panjang hitam.


seperti sebelumnya.lintang menahan pedang wanita itu dengan cincin emasnya.


"mbak ini salah paham! saya cuma..."sebelum lintang menyelesaikan kata-katanya.


ia segera di sambut oleh serangan lain dari wanita itu.

__ADS_1


trank!!


trank!!


trank!!!


cincin dan pedang terus berbenturan.menyebabkan angin kencang bertiup di sekeliling mereka.


ketiga pria itu hanya diam,mereka tak percaya gojek itu bisa menandingi wanita itu.


dalam rentetan ayunan pedang wanita itu.lintang mendengar suara wanita bertanya dalam pikirannya.


[kenapa host tidak menggunakan senjata,sehingga akan jauh lebih efektif jika host mengalahkannya dengan menggunakan mjolnir]


"tidak perlu,jika aku memanggil mjolnir.itu akan sangat menarik perhatiannya.terlebih lagi ia adalah seorang hunter dari sebuah guild"


lintang bisa mengetahui tentang wanita yang menyerangnya dengan menggunakan skillnya.


'eye of wisdom'


eye of wisdom adalah skill yang didapatkannya setelah meminum air sumur murmurn secara tidak sengaja.


yah,tidak lain adalah system tersendiri.


selain system,eye of wisdom bisa di gunakan untuk melihat status orang lain.


contohnya saat ia melihat status wanita yang menyerangnya ini.


name:alexandra mona


LVL:80


HP:60


MP:50


DEF:48


skill:one hundred sword,one slash.


pasif:none


job:samurai


title:none


data:seorang bodyguard vira verchild,sekaligus orang yang di anggap kakak bagi vira


"eh?"


lintang bingung dengan apa yang ia lihat saat ini.layar transparan muncul di deoannya yang menampilkan status orang yang ia lawan.


tapi untuk saat ini.ia mengerti kenapa alexandra menyerangnya langsung.


"dengar nona alexandra.aku hanyalah gojek biasa.aku tak punya niat untuk menyakiti vera"


tebasan alexandra berhenti.


"dari mana kau tahu namaku!"


lintang hanya bisa menepuk kepalanya sendiri.harusnya ia tak mengucapkan namanya lebih dahulu.


"sudah ku duga kau adalah penculik vera!!"


alexandra melesat maju.berbeda dengan sebelumnya serangan alexandra jauh lebih cepat dan kuat.


tapi tetap tidak ada apa-apanya bagi lintang.

__ADS_1


hinga sebuah suara yang terdengar menggelegar terdengar.


"cukup alexa!"


mendegar suara itu alexa melompat mundur.ia menyarungkan kembali pedangnya.


sembari berlutut seperti samurai.


"ya tuan!"


lintang hanya bisa menghela napas lega.akhirnya ia bisa lepas dari serangan nya.


lintang melihat ke arah sosok yang menghentikan pertarungannya.


ia adalah seorang pria paruh baya dengan jengot tipis yang lumayan tebal.


memiliki keriput tapi ia masih terlihat tampan.sisa ketampanan masa lalunya.


ia mengenakan kemeja putih sembari menggaitkan jas hitam nya di bahunya.


"nak? aku akan bertanya satu hal kepadamu?"tanyanya dengan nada dingin.


sebelum pria paruh baya itu melanjutkan.lintang berjalan dengan cepat ke arah dia.


tentu saja pria paruh baya itu terkejut beserta samurainya.


alecandra segera bersiap mencabut katananya.


sementara pria paruh baya berkeringat dingin.


plak!!


lintang pun dengan cepat meraih tangan kanan pria paruh baya tersebut.


"eh?"


alexandra dan pria paruh baya tersebut bingung dengan apa yang terjadi.


"bilang pada putrimu aku sudah melunasi utangku.jadi..."


untuk mempertegas ucapannya bahwa ia serius.lintang mengeluarkan auranya.


[einherjar aura telah aktif]


lintang mengatur auranya hanya untuk tersebar di ruangan.


membuat kedua orang tersebut terdiam.


"jangan ganggu aku lagi mengerti.."ujarnya dengan nada dingin.


pria paruh baya tersebut hanya diam.


"baiklah aku anggap itu iya!"jjar lintang tersenyum.


ia pun pergi meninggalkan mereka berdua di ruangan itu.


"aura apa itu?!"ujar alexandra.ia baru bisa mengeluarkan kata-katanya setelah lintang pergi menjauh.


"entahlah...yang pasti.."


sembari tersenyum pria paruh baya itu melihat tumpukan uang.


"dia adalah lelaki yang bertanggung jawab"


melihat 3 orang tersebut yang berusaha menyelinap kabur.


alexandra segera menebas kepala mereka sehingga tak tertempel di tubuh mereka lagi.

__ADS_1


tak ingin menyiasiakan pria paruh bayanitu mengangkat putrinya dan pergj ke arah pintu keluar


__ADS_2