LEGENDA JENDERAL PERANG

LEGENDA JENDERAL PERANG
Ch. 5 Pindah Dunia


__ADS_3

"Hah apakah itu bisa disebut pidato?itu lebih seperti lawakan."


"Hahaha tapi kau benar perkataan Sherkhan cukup menghibur."


Sulong menanggapi celotehan Kwanza dengan ceria.Meski wajahnya tetap menyeramkan.


"Seharusnya pidato untuk serangan membakar semangat para pendengar dasar tua bangka!"


Kwanza terus berceloteh membicarakan pidato Sherkhan.Sulong hanya menanggapinya dengan tertawa lantang.


"Eh Kwanza apakah kau memperhatikan,sebagian hampir seluruh bangsa kita beruba..."


"Ya aku tahu kulit mereka berubah dari pink menjadi hijau layaknya Sherkhan."


Kwanza memotong perkataan Sulong sebelum Sulong menyelesaikan perkataannya.Kwanza mendengus kesal setelah kemudian berkata.


"Apa kau tidak terima dengan keputusanku,menolak tawaran Sherkhan!?"


"Hahaha sudah ku bilang aku tidak ingin berwarna hijau seperti lumut."


Sulong menanggapi omongan Kwanza dengan santai.


Kwanza membuang nafas perlahan menghiraukan Sulong yang masih tertawa lantang di sebelahnya.Kemudian ia memandangi lamat lamat gapura di depannya.


"Hah gapura yang mirip dengan gapura dunia aku berasal."


Kwanza bergumam pelan sambil membayangkan kenangan masa lalunya.


Kenangan yang begitu menyedihkan.Ia tak akan lupa kejadian tragis itu.


Hancurnya dunia Orc kejadian itu terus membekas dipikiran Kwanza.Kejadian yang menakutkan sekaligus menyedihkan.


Kenangan itu terlintas dipikirannya,bagaimana perlawanan bangsa Orc yang berjuang mati matian.Dunia mereka yang bernama Mul dunia dengan flora fauna yang unik dan terjaga.Namun dalam hitungan hari dunia mereka hancur lebur.


BUUUG


"Argh apa yang kau lakukan apa kau inging duel"


"Eh aku hanya menyadarkan mu dari lamunanmu sendiri."


"Lihat suku lain sudah berlari menuju portal."


Sulong menunjuk para Orc yang berlari menuju gapura yang membuat debu berterbangan dan tanah berguncang.


"Oh maaf kan aku."


Kwanza tersenyum malu sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Cepat pimpin sukumu Kwanza."


Sulong menepuk bahu Kwanza sambil tersenyum kegarangan di wajah Sulong seolah luntur sejenak.


Kwanza kemudian mengangkat palunya tinggi tinggi dengan tangan kanannya,sambil berteriak teriakan khas Orc.


"ROOAAR!!!"


Suku Serigala Salju meniru teriakan Kwanza.


"Baik mari kita lupakan perkataan konyol si tua bangka Sherkan."


"Kita disini untuk mencari rumah baru bukan untuk bertempur apalagi pembantaian."

__ADS_1


"Meski aku rasa Sherkhan membodohi kita karena dia tetap membunuh bahkan membantai."


"Mari kita lakukan ini untuk rumah baru dunia baru dan generasi berikutnya."


Kwanza menurunkan palunya lantas berteriak dan berlari menuju portal.Diikuti Suku Serigala Salju di belakangnya.Mereka berlari diantara ribuan Orc lainnya.


Para Orc yang berlari di di atas tanah Mars yang tandus membuat debu berterbangan dimana-mana.Sesekali terdengar teriakan penuh semangat.


Ditengah hingar bingar tersebut Sulong memperpendek jarak atara dirinya dan Kwanza.Hingga sampai di samping Kwanza yang sedang berlari.Sulong terus berlari untuk menyamakan kecepatannya dengan kecepatan Kwanza.


"Itu tadi pidato yang bagus Kwanza singkat dan jelas."


Sulong memulai obrolan sambil berlari


"Tentu tidak seperti lawakan tidak bermutu Sherkhan."


Jawab Kwanza sambil mengatur nafasnya


"Kuperhatikan kau begitu membenci Sherkhan,kenapa?"


"Bukankah dia pahlawan tampanya kita mungkin Bangsa Orc hanya tinggal nama."


Sulong melontarkan beberapa pertanyaan pada Kwanza.Tampa berniat menyinggung.


"Hah benci? aku hanya tidak suka bagaimana caranya dia mencari dunia untuk kita"


"Kalau dengan cara seperti ini apa bedanya kita dengan mahkluk yang menghancurkan dunia kita."


"Kita akhiri saja percakakapan kita."


Kwanza bicara sambil menunjuk portal di depan yang tinggal beberapa langkah lagi.


Setelah portal di depan mata Kwanza meloncat ke arah portal dan berteriak.


"ROOAAR!!!"


Setelah tubuhnya melewati portal rasa sakit yang yang hebat menyerang tubuhnya.Ia kemudian seperti melayang di udara menuju cahaya yang semakin lama semakin terang.


"Argh"


Kwanza meringis kesakitan karena rasa sakit yang menyerang tubuhnya.Jika bukan karena fisik Orc yang kuat pasti tulang mereka sudah remuk.


"Rasanya aku masih belum terbiasa dengan perpindahan dunia."


Kwanza bergumam pelan sembari menahan sakit yang menyerang tubuhnya.


Kwanza melihat sekeliling,para Orc yang melewati portal semuanya menahan sakit.Meski dengan fisik yang kuat tapi menahan rasa sakit bukanlah hal yang mudah.


Kwanza mengulurkan tangannya ke depan mencoba menggapai cahaya di depannya yang semakin lama semakin terang.Setelah tangannya menggapai cahaya.


Tubuhnya serasa diputar balikkan dengan cepat.Dan dalam sekejap mata Kwanza sudah dalam posisi berlutut di atas tanah berumput.


Rumput yang berembun menyentuh kulit Kwanza.Kwanza dan Orc lain nya sekejap mata sudah berada di dunia lain.Tepatnya di hutan saat pagi hari.


"Suasana pagi yang indah mirip dengan dunia kita dulu"


Kwanza menamati sekitar dengan cermat.Suasana yang begitu indah embun memantulkan sinar matahari yang baru menampakkan diri.Burung burung berkicau tetambah dengan angin yang sepoi sepoi.


Salah seorang Orc bertanya kepada Sherkhan


"Apa nama dunia ini yng mulia"

__ADS_1


Sherkhan memejamkan mata hijauny sejenak.Tongkat yang dia pegangpun mulai mengeluarkan cahaya hijau.


Setelah ia membuka mata kemudian ia berkata dengan suara serak


"BUMI"


"Menurut penerawangan sihir ku penduduk dunia tidak hanya satu ras ada beberapa."


"Dunia ini juga memiliki banyak sumber sihir."


"Sebagian dari mereka dapat mengubah sumber sihir menjadi kemampuan."


"Tapi ini masih terawanganku."


Sherkhan kemudian menggelengkan kepala pelan.Ia berpikir sejenak kemudian mengumpulkan semua.Sherkhan kemudian memberikan arahan pada semua Orc


"Baiklah saat ini penduduk dunia ini belum mengetahui keberadaan kita."


"Jadi aku akan membagi kalian menjadi 3 tim."


"Tim pertama membangun perkemahan pusat."


"Tim kedua menjaga disekitar sini jikalau ada yang mengetahui keberadaan kita sebelum diinginkan."


"Tim ketiga menjelajahi dunia ini dan mengamati."


Kemudian Sherkhan berteriak sambil mengayunkan tongkatnya


"Segera laksanakan tugas kalian masing masing."


"Untuk pembagian tim kalian atur sendiri."


Sherkan berkata demikian sambil menggerakkan tangannya.


***


Kwanza dan Suku Serigala Salju bergabung dengan tim 3.Tim yang menjelajahi bumi dan membuat laporan.


"Kau memang tau mana tugas yang seru Kwanza."


"Diamlah Sulong jangan menjatuhkan reputasi Suku Serigala Salju,dengan sikap kekanakan mu."


Khala yang menanggapi Sulong meski Sulong mengajak bicara Kwanza bukannya Khala.


"Haha jangan terlalu tegang,santai,rileks,kalem haha."


"Dasar kau!!!"


Khala mengangkat tangannya mengancam Sulong yang masih tertawa


Kwanza tidak menanggapi Khala dan Sulong.Ia hanya menganggapnya angin lalu.


Kwanza lebih tertarik dengan dunia ini.


Karena menurut perkataan Sherkhan dunia ini begitu unik.Apalagi setelah melihat bangunan yang menjulang tinggi ke langit.Setelah melihat hal itu Kwanza tidak meremehkan lawannya.


Kwanza bergumam


"Hm musuh kali ini tidaklah mudah,pasti akan ada kehebohan di sini"


Kwanza kemudian menghela nafas pelan.

__ADS_1


__ADS_2