
Keesokkan paginya Luthor sudah bersiap dan sangat bersemangat untuk berlatih bersama kakek Gi Sang Yu lagi. Luthor pun pergi kerumah kakek Gi Sang Yu dan setibanya di sana Luthor langsung mengetuk pintu rumah itu. Luthor mengetuk pintu itu beberapa kali, tetapi kakek Gi Sang Yu tak kunjung keluar.
Karena khawatir akan kakek Gi Sang Yu, Luthor pun langsung masuk dengan cara mendobrak pintu itu hingga terbuka dengan sekali dorongan. Luthor sudah mencari kakek Gi Sang Yu dimana-mana tetapi dia tidak menemukan keberadaan kakek Gi Sang Yu.
Luthor baru ingat bahwa dia belum memeriksa taman bagian belakang. Ketika Luthor tiba di taman bagian belakang itu, dia pun terkejut. Dia melihat kakek Gi Sang Yu tergeletak di tanah berlumuran darah. Luthor pun langsung menghampiri kakek Gi Sang Yu dan dia langsung memegang tangan kakek Gi Sang Yu dan berusaha untuk membuat kakek Gi Sang Yu tetap sadar.
"Kek, kek, kek, sadar kek, sadar. Lihat saya kek, lihat saya."
Kakek Gi Sang Yu pun melihat kearah Luthor.
"Kek, kek, ada apa? Apa yang terjadi? Kek, kek, kek."
"Be.. ber... ber.... bersiaplah. Di.. di... dia telah ti.. ti.. ti... tiba."
"Apa kek? Siapa yang tiba?"
"K.. k.. k... ksatria i.. i... ibb...." kakek Gi Sang Yu kehilangan kesadarannya akibat kehabisan darah.
"Kek, kek, kek bangun, ayo bangun, saya tidak bisa kehilangan kakek, saya mohon bangunlah." Luthor berusaha untuk membuat kakek Gi Sang Yu terbangun, tetapi kakek Gi Sang Yu tetap tidak terbangun.
"Kek, kek, bangun!"
"Tidaaakk.....!!" Luthor berteriak dengan sangat kencang sambil menangis.
"Tunggu saya Iblis!!" sambil berteriak.
Para warga sekitar pun mulai berdatangan ke rumah kakek Gi Sang Yu karena mendengar teriakkan Luthor.
"Ada apa ini tuan?" tanya salah seorang warga.
"Kakek Gi Sang Yu kenapa?"
"Dia telah dibunuh."
__ADS_1
"Oleh siapa tuan?"
"Kalian akan tahu sendiri."
"Apa? Maksudnya?"
"Tunggu saja, pelakunya akan muncul dalam waktu dekat."
"Lebih baik kita urus terlebih dahulu mayat kakek Gi Sang Yu ini."
"Ayo semuanya tolong dibantu."
"Iya, iya."
"Siap."
Mereka pun langsung mengurus mayat kakek Gi Sang Yu dan memasukkannya kedalam peti mayat.
"Mayatnya mau kita apakan tuan?"
"Kalian tinggalkan saja saya bersama mayat ini. Kalian semua dipersilahkan untuk keluar dan terimakasih atas bantuannya."
"Tapi tuan."
"Kalau kata saya keluar, berarti keluar paman."
"Yasudah, ayo semuanya kita keluar."
"Terimakasih untuk semua."
Luthor dan mayat kakek Gi Sang Yu pun ditinggal. Luthor langsung memanggil utusannya dan Luthor pun meminta utusan itu untuk membawa mayat kakek Gi Sang Yu itu ke kerajaan dewa.
Setibanya di istana dewa, Luthor langsung menempatkan mayat kakek Gi Sang Yu diruangan yang paling suci. Setelah itu Luthor langsung meminta seluruh makhluk tersuci dan para dewa berkumpul di tempat pertemuan.
__ADS_1
Setelah mereka semua terkumpul Luthor langsung membahas tentang kematian kakek Gi Sang Yu.
"Terimakasih untuk para dewa, para utusan, para pasukan, dan malaikat sudah mau berkumpul di tempat ini."
"Saya akan langsung membahas masalah utamanya dari permasalahan ini."
"Kakek Gi Sang Yu telah wafat akibat dibunuh oleh pasukan setan, dia ditusuk tepat di dada kanannya dan mengenai paru-paru kakek Gi Sang Yu."
"Saya berpendapat bahwa para iblis sudah memberikan tanda untuk bertempur. Buktinya pasukan mereka sudah berani membunuh kakek Gi Sang Yu yang pernah menjadi utusan dewa Agung."
"Dan kakek Gi Sang Yu berbicara kepada saya sebelum wafat bahwa kita harus berwaspada terhadap ksatria iblis."
"Saya juga berpendapat bahwa makhluk yang membunuh kakek Gi Sang Yu itu sudah memberi tahu rencana mereka kepada kakek Gi Sang Yu dan langsung membunuh beliau. Sehingga beliau meminta kita untuk berwaspada."
"Jadi untuk semua yang berkumpul di sini saya meminta kepada kalian semua termasuk para dewa untuk berwaspada dan bersiaplah untuk berperang."
"Kalian semua harus berlatih dengan sangat keras untuk bersiap menghadapi perang ini, entah berapa lama perang ini akan berlangsung."
"Saya berharap penuh kepada kalian untuk tidak takut dan tidak mundur apapun yang terjadi."
"Dan saya harap kalian semua dapat mengerti apa yang saya bicarakan."
"Untuk seluruhnya bersiaplah, berdirilah, berlatihlah, berkorban lah, jangan mundur, jangan takut, jangan goyah, yakinlah, waspadalah, dan pertahankan lah seluruh dunia ini jangan sampai dunia ini jatuh kedalam kesengsaraan para iblis."
"Atas perintah dewa Agung kalian Luthor laksanakan lah apa yang saya bicarakan, dan bubarkan diri kalian masing-masing. Terimakasih."
Mereka semua yang berkumpul di tempat itu tiba-tiba menjadi semangat setelah mendengar perkataan Luthor. Luthor pergi dari tempat itu. Dia berjalan kearah tempat dia bertapa. Setibanya di tempat bertapa dia langsung duduk sila sambil memejamkan matanya dan berusaha untuk memfokuskan hati serta pikirannya.
Semua pasukan suci, utusan, malaikat, dan para dewa mulai berlatih dengan sangat keras. Mereka sangat berwaspada seperti yang dikatakan oleh Luthor.
Luthor pun berhasil untuk memfokuskan hati dan pikirannya, dia pun terbawa ke suatu tempat yang yang sangat suci atau sakral.
Next Episode
__ADS_1
Alam Suci