
Keesokan Harinya
Luthor terbangun dari tidurnya yang pulas. Luthor duduk di ranjangnya sambil mengumpulkan nyawanya. Setelah dia sudah terbangun sepenuhnya dia berdiri dan berjalan kearah dapur untuk mengambil air minum. Setelah dia minum Luthor berjalan keluar untuk mengambil handuk.
Luthor pun langsung masuk ke kamar mandi. Tapi dia merasa malas untuk mandi karena menurutnya kalau dia mandi sekarang, pasti dia udah bau dan kotor lagi. Jadi dia hanya mencuci mukanya dan menyikat giginya.
Setelah Luthor siap, dia langsung berjalan kearah luar. Setelah dia sudah di luar Luthor menutup kembali pintu rumahnya dan dia pun pergi ke rumah kakek Gi Sang Yu. Dia tidak mau menggunakan ilmu teleportasi nya karena dia lagi mau berjalan kaki sambil berolahraga.
Setelah Luthor tiba di rumahnya kakek Gi Sang Yu dan langsung mengetuk pintu rumahnya. Pintu itupun terbuka dan kakek Gi Sang Yu menyuruh Luthor untuk masuk kedalam.
Kakek Gi Sang Yu menyuguhkan Luthor secangkir teh hangat dan roti.
"Tidak usah repot-repot kek. Saya datang ke sini bukan untuk numpang sarapan tapi mau berlatih."
"Iya saya tahu. Setidaknya tuan minum teh hangatnya." sambil tersenyum lebar.
"Baiklah, saya memang sudah lama tidak minum teh."
Teh hangatnya Luthor dan kakek Gi Sang Yu sudah tinggal sedikit. Luthor pun mengajak kakek Gi Sang Yu untuk berlatih.
"Ayo. Tapi tuan dewa mau saya ajak berlatih di mana?"
"Hhmmm....."
"Gimana kalau latihannya di istana dewa saja kek."
"Hhmmm..., menarik. Kalau begitu ayo."
"Ok."
"Kek pegang tangan saya kek."
Kakek Gi Sang Yu pun langsung memegang tangan Luthor dan mereka dengan sekejap menghilang dan langsung tiba di istana dewa.
"Kek kita latihannya diruangan yang mana?"
"Gimana kl diruang latihan para dewa, mau?"
__ADS_1
"Yosh, apalagi yang kita tunggu."
Mereka berdua berjalan kearah ruangan latihan para dewa. Setibanya di sana Kakek Gi Sang Yu langsung meluncurkan tinjuannya kearah muka Luthor dan Luthor langsung terjatuh.
"Pelajaran pertama tidak boleh lengah."
Kakek Gi Sang Yu meluncurkan lagi tinjunya kearah muka Luthor lagi dengan sangat cepat.
"Pelajaran kedua cepat tapi tepat."
Luthor membalas serangan yang diterima dengan cara yang sama yaitu memukul kakek Gi Sang Yu, tapi kakek Gi Sang Yu menghindarinya dengan sangat cepat.
Kakek Gi Sang Yu loncat sambil mengarahkan serangan kearah Luthor. Luthor pun langsung menahan serangan itu. Tiba-tiba kakek Gi Sang Yu muncul dibelakangnya dan menyerang Luthor dengan cara mengeluarkan tenaga dalam.
"Pelajaran ketiga tidak boleh tertipu."
Karena terkena serangan dari kakek Gi Sang Yu Luthor pun langsung terpental.
"Pelajaran keempat harus kuat dan bisa menahan serangan lawan."
"Ingat fokus dan tambah kekuatan."
"Jangan lengah, jangan lemah, jangan mudah terpengaruh, cepat tapi tepat."
"Kakek Gi Sang Yu hebat seolah dapat membacanya pergerakan saya." sambil tersenyum lemah karena kesakitan.
"Tuan bisa aja. Tapi pasti tuan bisa lebih hebat dari saya dan siapapun, apalagi tuan adalah seorang dewa. Tinggal dilatih saja pasti bisa." sambil tersenyum.
"I..i...i.... iya k... kek." Luthor kehilangan kesadaran (pingsan)
Setelah Luthor sadar dia langsung berdiri. Dia melihat kakek Gi Sang Yu sedang duduk menunggu Luthor sadar.
"Kek, kita ada dimana?"
"Ini adalah tempat tidur dewa Agung sekaligus tempat tidur tuan."
"Besar sekali kek."
__ADS_1
Kakek Gi Sang Yu hanya tersenyum tidak menjawab pertanyaan Luthor.
"Kek kalau begitu ayo kita latihan lagi."
"Yakin? Memangnya sudah tidak sakit?"
"Iya kek."
"Baiklah ayo tuan."
Mereka berdua berjalan kearah tempat mereka berlatih tadi.
"Kek, walaupun kakek sudah tua dan peot tapi kakek lebih hebat dan lebih cepat."
"...................."
"Pe..pe... peot?"
"Eh, maaf kek."
"Emang benar sih kata tuan. Saya sudah tua dan peot, saya tidak bisa menyangkalnya"
Mereka berdua pun tiba.
"Tuan sekarang duduk sila dan berkonsentrasi penuh."
"Hapus dan hilangkan pikiran dan ingatan yang membuat tuan berat."
"Ini memang cukup sulit butuh waktu berjam-jam, tapi saya yakin tuan pasti bisa."
Luthor pun langsung duduk dan memejamkan matanya. Dia berkonsentrasi penuh dan membuang segala pikiran dan ingatan yang membuatnya berat. Luthor sangat berkonsentrasi hampir tidak mendengar segala suara disekitarnya.
Kakek Gi Sang Yu pun keluar dari tempat itu agar Luthor bisa berkonsentrasi penuh.
Next Episode
Kekuatan Sebenarnya
__ADS_1