
Tanah kembali retak, bahkan kali ini retakannya lebih besar dari sebelumnya. Dewa Bumi, dewa Api, dewi Keberkahan dan para malaikat kewalahan untuk menutup kembali retakan itu.
Secara tiba-tiba suara auman yang menyeramkan keluar dari dalam retakan tanah. Hewan iblis pun keluar dari neraka melalui retakan tanah itu. Hewan iblis memiliki berbagai macam jenis, bentuk, dan kekuatan yang berbeda. Kekuatan hewan iblis ditentukan oleh tingkatan tempat mereka di neraka. Semakin dalam hewan iblis berasal maka semakin besar pula kekuatannya.
Di inti neraka terdapat hewan iblis berbentuk naga berkepala 9 dan diselimuti oleh api berwarna hitam keemasan. Hewan iblis itu bernama Dragu, kekuatannya setara dengan 2 makhluk agung.
"Kalahkan mereka dengan segenap kekuatan kalian hingga bantuan datang dan dinding pelindung saya sempurna." Luthor berbicara melalui telepati kepada dewa Api, dewi Keberkahan dan dewa Bumi.
"Siap Yang Mulia Luthor." Mereka menjawab serentak.
Atas perintah Luthor mereka pun melawan hewan iblis itu bersama para malaikat. Hewan iblis muncul dibeberapa titik yang diwaspadai oleh Luthor, sehingga para malaikat telah bersiap di setiap titik yang berpotensi menjadi gerbang ke neraka.
"Mereka sudah memulai dengan permulaan yang lumayan merepotkan." Luthor tersenyum.
Sementara itu di dasar neraka rantai yang menyegel Madaz satu per satu terlepas. Tersisa 7 rantai lagi dari 12 rantai yang mengikatnya dan kotak besar yang mengurung Madaz perlahan muncul retakan di setiap sisinya.
"Wahai para iblis kali ini kita harus memenangkan peperangan melawan kerajaan langit. Demi membalaskan dendam Yang Mulia dewa Iblis Madaz terhadap dewa Agung dan manusia." Kapten pasukan iblis Spardio menyemangati para iblis.
"Jangan pernah kembali ke tempatmu sebelum kalian berhasil! Jadikan peperangan ini menjadi kejayaan bagi bangsa iblis dan keturunan kita! Dewa Iblis Madaz kami selalu setia kepadamu!" Lanjut Spardio dengan nada semangat.
"Roaarrr...!!" Jawab para iblis dengan auman semangat mereka.
__ADS_1
"Lemah!" Spardio terus menyemangati para iblis.
"Roaarrr...!!" Para iblis kembali mengeluarkan auman mereka.
"Sekali lagi keluarkan auman kalian! Keluarkan! Keluarkan! Keluarkan! Keluarkan auman kalian wahai para hamba dewa Iblis Madaz!"
"Rooaarrrr...!!!" Para iblis mengeluarkan auman mereka dengan semangat dan tekanan membunuh yang sangat kuat.
"Bagus! Sekarang naik!" Perintah Spardio.
"Roaarrr...!!" Para iblis berlarian naik ke bumi.
"Benar sekali komandan Diablo." Spardio tersenyum sambil memegang dada kirinya dengan tangan kanannya.
"Yo Diablo, sudah siap?" Tanya Levy sebagai komandan besar iblis ke-6.
"Huahahaha... Kita bertemu kembali wahai para saudaraku." Jester sebagai komandan besar iblis ke-7.
"Hmmm... Hai Diablo." Sapa Jofanca sebagai komandan besar iblis ke-5.
"Jangan berani menggoda Diablo, Jofanca!" Bentak Hika sebagai komandan besar iblis ke-4.
__ADS_1
"Hahahaha... Permainan akan dimulai." Fonso sebagai komandan besar iblis ke-3.
"Sudah lama sekali kita tidak berkumpul secara lengkap wahai para saudara iblis ku sekalian." Lucifer sebagai komandan besar iblis ke-1.
Lucifer komandan besar iblis pertama, Diablo komandan besar iblis kedua, Fonso komandan besar iblis ketiga, Hika komandan besar iblis keempat, Jofanca komandan besar iblis kelima, Levy komandan besar iblis keenam, Jester komandan besar iblis ketujuh. Dengan ini para komandan besar iblis telah berkumpul.
Komandan besar iblis dibentuk oleh dewa Iblis Madaz secara rahasia yang tidak diketahui oleh kerajaan langit. Saat peperangan 1 juta tahun yang lalu para komandan besar iblis tidak turut serta dalam peperangan itu. Sekaranglah waktu bagi mereka untuk menunjukkan kesetiaan mereka kepada dewa Iblis Madaz.
"Aura ini, tekanan ini. Mengerikan sekali." Para dewa dan dewi merasakan aura para komandan besar iblis sampai ke kerajaan langit.
"Bersiap siaga lah wahai para dewa dan para malaikat ku sekalian. Pertaruhkan segalanya demi alam semesta ini. Jangan menyerang sebelum saya perintahkan." Luthor berbicara menggunakan telepati tingkat tingginya sehingga seluruh makhluk suci mendengarnya.
"Baik Yang Mulia." Jawab serentak mereka.
"Para makhluk agung, siapkan kekuatan terbesar kalian. Karena musuh kita tidak hanya dewa Iblis Madaz, tetapi ada makhluk mengerikan lainnya. Jadi persiapkanlah semuanya para makhluk agung." Luthor berbicara secara pribadi kepada makhluk agung.
"Laksanakan Yang Mulia dewa Agung Luthor." Jawab para makhluk agung.
Episode Selanjutnya
Perang Pertama
__ADS_1