
1 juta tahun yang lalu saat zaman pembangkit makhluk agung oleh dewa Agung Don Yin saat perang besar melawan dewa Iblis Madaz di daratan benua Afrika hingga negara Arab timur.
Saat itu seorang iblis dari kalangan bawah memiliki kekuatan luar biasa yang tersembunyi hingga suatu saat dia berlatih mengendalikan kekuatan nya itu dan membuat dirinya setara dengan para dewa.
Madaz menemui dewa Agung Don Yin dan meminta kepadanya agar iblis dapat hidup berdampingan dengan manusia, tetapi dewa Agung Don Yin mengabaikan permintaannya itu dikarenakan hal tersebut mustahil meskipun dewa Don Yin dapat melakukan hal itu.
Iblis dan manusia memiliki dunia masing-masing, bila mereka hidup berdampingan akan terjadi peristiwa Pujio Kon yaitu suatu energi berbeda yang saling bertabrakan sehingga menghasilkan ledakan dimensi dan dapat menjadikan retakan waktu, dengan kata lain akan terjadi kiamat besar.
Setelah mendengar jawaban dari dewa Agung Don Yin, Madaz kembali ke neraka dengan rasa kecewa.
Beberapa hari setelah itu, Iblis jahat Bardocx yang sangat membenci manusia mendatangi Madaz dan menghasutnya agar dia melawan kerajaan langit.
Madaz sempat menolak hasutan dari Bardocx, dikarenakan hasutan dari Bardocx sangat kuat sehingga pada akhirnya Madaz pun terpancing oleh Bardocx dan dia sekarang dipenuhi oleh kemarahan yang sangat besar.
Hingga suatu saat Madaz membuat pasukan dari kalangannya untuk berperang melawan kerajaan langit dan menghancurkan umat manusia di muka bumi. Di saat semua telah siap, Madaz naik ke bumi bersama para pasukannya dan memulai menghancurkan bumi. Setelah mengetahui hal itu dewa Agung Don Yin pun memerintahkan para malaikat untuk berperang melawan para iblis yang dipimpin oleh Madaz.
Para malaikat itu sempat terpojok akibat melawan Madaz yang kekuatannya hampir setara dengan dewa Agung Don Yin. Mengetahui hal itu dewa Don Yin langsung memerintahkan para dewa dan dewi untuk melawan Madaz secara langsung. Banyak dewa dan dewi yang terbunuh saat melawan Madaz. Sekelas para dewa pun tidak dapat menyeimbangkan kekuatan Madaz yang luar biasa.
Dewa Agung Don Yin mengambil keputusan untuk membangkitkan makhluk agung yang dimana dalam inti dari makhluk agung terdapat setengah dari energi Kami no Kagaku. Pembangkitan makhluk agung berlangsung sangat cepat setelah dewa Agung Don Yin memasukkan Kami no Kagaku kedalam bola kristal yang menjadi inti dari makhluk agung, mereka pun hidup dengan kekuatan yang luar biasa.
__ADS_1
Setelah para makhluk agung hidup, dewa Don Yin memerintahkan mereka untuk melawan Madaz. Pertempuran antara makhluk agung dengan raja iblis Madaz merupakan perang terbesar dan terlama yang memakan waktu hingga 1 tahun.
Benua Afrika hingga negara Timur Dekat hampir hancur secara keseluruhan. Perang dahsyat itu mengguncang alam semesta.
Pada akhirnya Madaz terpojok berkat makhluk agung. Madaz sudah mulai kewalahan melawan makhluk agung itu yang berjumlah 100 pasukan yang masing-masing dari mereka memiliki setengah energi Kami no Kagaku.
Madaz berencana menggunakan jurus terakhirnya yang sangat dahsyat. Saat sedang mengumpulkan energi alam, tiba-tiba dewa Agung Don Yin turun di hadapan Madaz dan menghentikannya. Energi yang sudah terkumpul setengah hilang begitu saja. Madaz menyerang dewa Agung Don Yin, tapi serangannya ditangkis dengan sangat mudah.
"Berakhir sudah Madaz, saatnya bagimu untuk kembali ke dasar neraka." Tegas dewa Agung Don Yin.
"Tidak! Masih belum, huahahaha..." Madaz dengan nada sedikit ragu.
"Kau lemah! Kau egois!" Madaz sambil menunjuk ke arah dewa Agung Don Yin.
"Saya sudah menjelaskannya kepadamu, tetapi kau termakan oleh hasutan."
"Aarrgghh!" Sambil menembakan bola energi ke arah dewa Don Yin.
"Cukup Madaz." Dewa Don Yin memantulkan serangan itu. Dia mengeluarkan jurus penyegel suci tingkat tinggi yang dimana secara tiba-tiba rantai bercahaya emas mengikat seluruh badan Madaz dan ditutupi oleh kotak besar berkilau.
__ADS_1
Madaz merasa tersiksa akibat rantai itu yang terasa sangat panas, bahkan panasnya melebihi panas neraka. Api hitam yang menyelimuti tubuh Madaz hilang begitu saja seolah api hitam itu diserap oleh rantai emas yang mengikatnya.
"Brengsek! Kurang ajar! Lepaskan saya!" Madaz meronta-ronta.
"Kalau berani lepaskan saya! Kita bertarung satu lawan satu!" Lanjutnya.
"Aku tidak dapat mengalahkan mu secara langsung. Tetapi keturunanku yang akan mengalahkan mu. Dia adalah penerus dewa Agung. Tunggu saja pada saat itu tiba." Dewa Don Yin tersenyum.
"Kau akan tersegel di dalam inti neraka hingga waktu itu tiba." Lanjut dewa Don Yin.
Rantai emas dan kotak besar itu masuk ke dalam tanah dengan cepat dan turun hingga ke dasar neraka.
"Aaaaaa...." Teriak Madaz.
"Saya mengakui bahwa kau adalah dewa Iblis Madaz." Sambil mengirim keberkahan dewa Don Yin kepada dewa Iblis Madaz.
Perang besar itupun berakhir dengan menyegel Madaz dalam dasar neraka. Setelah peperangan itu, dewa Agung Don Yin beserta para dewa dan dewi memulihkan kembali bumi dan memulai peradaban yang baru.
Next Episode
__ADS_1
Permulaan