
Retakan pada dinding penyegel Madaz semakin membesar dan rantai yang menyegelnya tersisa tiga rantai yang masih mengikatnya.Tekanan aura yang keluar melalui celah pada retakan itu semakin terasa menakutkan dan besar.
Namun para komandan iblis mulai terpojok oleh para dewa dan dewi inti setelah diberikan berkah dewa agung tingkat suci kepada mereka.
Peperangan berhenti sejenak dengan mundurnya komandan iblis dari pertempuran itu.
"Tahan serangan kalian dan fokus untuk memulihkan kekuatan kalian." Perintah Lucifer kepada komandan iblis lainnya.
"Kita tidak boleh sampai kalah oleh mereka sebelum tuan kita bangkit kembali. Kita adalah anak-anak dari sang dewa pembawa kehancuran alam semesta yaitu dewa raja iblis Madaz. Buktikan bahwa kita adalah anak-anak yang berguna dan loyal kepadanya." Lanjut Lucifer sambil memegang dadanya untuk memulihkan dirinya. Begitupun dengan komandan iblis lainnya mengikuti Lucifer untuk memulihkan diri mereka.
"Serang mereka para dewa dan dewi inti, jangan biarkan kekuatan mereka kembali terisi. Cepat serang!" Perintah Luthor melalui telepati tingkat tinggi.
"Baik yang mulia dewa agung Luthor!" Jawab mereka secara serempak.
Para dewa dan dewi inti pun langsung menghampiri para komandan iblis untuk kembali menyerang mereka.
Sementara itu di dasar neraka, rantai yang menyegel Madaz tersisa dua rantai. Madaz mulai membuka matanya dan tekanan auranya semakin besar bahkan tekanannya sampai membuat alam semesta terguncang.
Tekanan itu membuat Luthor terjatuh dan membawanya kembali ke kenangan masa lalunya yang pahit.
...****************...
"Hahaha... Anak-anak ayah sangat cerdas dan lucu." Ayah Luthor tertawa sambil mengelus kepala Luthor dan ketiga adiknya.
"Iya dong, kan itu anaknya ibu. Ibunya juga cerdas dan lucu, benarkan suamiku?" Ibu Luthor sambil tersenyum kepada suaminya.
__ADS_1
"Hahaha... Tentu saja istriku Martha. Kamu adalah mutiara bagi diriku." Puji Ayah Luthor.
"Pokoknya ayah dan ibu adalah orang tua terhebat dan terbaik bagi kami. Kami sangat sayang sama ayah dan ibu." Sela Luthor ditengah-tengah obrolan ayah dan ibunya sambil tersenyum kearah mereka berdua.
"Kalian berlima juga anak-anak ayah dan ibu yang terbaik dan akan selalu menjadi yang terbaik bagi kami Luthor, Adam, George, Joe, dan Bastian." Ibu Luthor memeluk mereka berlima sambil tersenyum bahagia dan meneteskan sedikit air mata.
"Hmm... Ayah nggak ikut dipeluk nih? Ayah jadi sedih deh..." Rajuk ayah sambil berpura-pura mengelap air mata.
"Sini ayah sini." Bastian memegang tangan ayah dan memeluknya bersama-sama.
Keluarga Luthor adalah keluarga bangsawan yang terkenal harmonis, bahagia, dan juga baik hati terhadap rakyat jelata. Bahkan sudah tidak terhitung sumbangan yang mereka keluarkan untuk rakyat yang membutuhkannya.
Hampir keseluruhan rakyat negeri Sato mengenal keluarga Noah dengan segala kebaikan mereka. Dapat dihitung oleh jari bangsawan yang memerhatikan rakyat seperti keluarga Noah, dapat diartikan bahwa kebanyakan bangsawan di negeri Sato hanya mementingkan keluarga mereka dan merasa lebih tinggi dari rakyat biasa.
Sudah sering Noah ayahnya Luthor dan Martha ibunya Luthor diundang ke kerajaan Sato oleh raja Baldik untuk diberikan penghormatan dan dijadikan contoh bagi bangsawan lain yang berada di negeri Sato.
Namun tidak ada yang berhasil, karena kebanyakan pembunuh bayaran yang mereka sewa menolak tawaran dari para bangsawan yang ingin membunuh keluarga Noah. Karena mereka tahu bahwa keluarga Noah sangat dicintai rakyat dan bahkan keluarga para pembunuh bayaran itu ada yang pernah dibantu oleh Noah dan nyonya Noah atau Martha.
Karena hal itu, para bangsawan yang membenci keluarga Noah, menyewa satu pembunuh bayaran dari negeri seberang yaitu negeri Bawry. Dia dikenal berdarah dingin dan tanpa segan membunuh targetnya secara brutal.
Pembunuh bayaran itu bernama Kogo dan diminta untuk menghabiskan nyawa keluarga Noah. Setelah ada kesepakatan diantara bangsawan yang menyewa Kogo, dia pun langsung melaksanakan tugasnya.
Kogo masuk ke keluarga Noah dengan cara bekerja di keluarga itu sebagai supir mereka. Tak terasa Kogo bekerja sebagai supir mereka sudah cukup lama dan mendapatkan hati keluarga Noah. Sehingga tak ada satupun anggota keluarga Noah mengetahui rencana pembunuhannya.
Kogo menggunakan nama samaran Jack selama dia menjadi supir mereka. Hingga suatu malam tiba bagi Kogo melaksanakan rencana pembunuhannya. Dia memasang bom di beberapa tempat di rumah Noah selagi anggota keluarga itu terlelap dalam tidurnya.
__ADS_1
Hingga semua sudah terpasang dia masuk ke dalam kamar tuan dan nyonya Noah untuk mencuri brankas. Disaat nyonya Noah terbangun Kogo mengancamnya agar tidak melawan dan dia membawanya ke dapur di lantai bawah.
Kogo langsung menusuk perut nyonya Noah dengan sebilah pisau yang tajam dan menembus organ vitalnya sehingga mengeluarkan banyak darah. Kogo pun pergi tanpa meninggalkan jejak.
Nyonya Noah dengan sekuat tenaga untuk meraih tombol bel darurat yang berada didekatnya. Bel itu pun berbunyi dan membangunkan satu keluarga Noah. Mereka langsung lari menghampiri sumber suara itu dan melihat istrinya sudah tergeletak tak berdaya bersimbah penuh darah.
Luthor dan keempat adiknya tidak bisa berkata-kata dan hanya terdiam mematung. Setelah tuan Noah sudah tahu bahwa terdapat bom di rumahnya, dengan sigap dia berlari sambil menggendong dan menggenggam anak-anaknya untuk keluar dari rumahnya.
Setelah Luthor dan adik-adiknya berhasil keluar, tuan Noah berlari kembali ke dalam rumah untuk menyelamatkan istrinya. Namun tidak lama setelah tuan Noah masuk ke dalam rumah, bom itu pun meledak dan menghancurkan rumah itu.
"Tidaaakkk....!!!" Teriak Luthor dan keempat adiknya.
...****************...
Luthor pun kembali tersadar setelah sesaat kembali ke kenangan pahitnya. Luthor langsung kembali berdiri dan memperluas kekuatan agung miliknya agar memperkuat para pasukannya dari aura dan tekanan dari Madaz yang sudah bangkit.
Para komandan besar iblis merasakan kebangkitan tuannya yaitu dewa iblis Madaz, mereka langsung menghampiri Madaz di dasar neraka.
Mereka berlutut di hadapan Madaz dan Lucifer berkata, "Selamat atas kebangkitan anda tuan. Kami hamba setia mu akan senantiasa mengabdikan diri kami untuk tuan Madaz dewa dari para iblis."
"Huahahaha... Anak-anakku, terima kasih karena sudah membantu proses pelepasan segel saya. Akan saya terima seluruh jiwa dan raga kalian. Berjuanglah demi saya demi dewa kalian Madaz! Huahahaha...!!!" Suara Madaz menggentarkan alam semesta.
"Cepat kembali ke atas dan hancurkan mereka demi saya demi bangsa kita. Tangani mereka selagi saya memulihkan kekuatan sejati ku." Perintah Madaz.
Para komandan besar iblis dan pasukan iblis lainnya pun langsung kembali ke medan pertempuran dengan semangat dan kekuatan yang kembali terisi. Pertarungan ini adalah pertarungan taruhan dan menjadi penentu dari alam semesta.
__ADS_1
Next Episode
Taruhan