Lika Liku Luka

Lika Liku Luka
Al


__ADS_3

"kenapa?kenapa harus surabaya...?kenapa tak disini saja..?


itu kalimat pertama yang di ucapkan ibu saat aku meminta izin untuk merantau ke surabaya.Sebenarnya tidak terlalu jauh,hanya kurang lebih 4jam per jalanan dari kota tempat tinggalku saat ini.


"Aku sudah dewasa bu..."ucapku seraya meraih dan menggenggam tangan ibu ku..


"Aku ingin menapaki hidupku..liat aku..aku bukan anaknkecil lagi yang kau gendong 19 tahun lalu..."kataku sambil menggoda ibu pantiku ini.


ya..dia memang hanya ibu panti ku..orang yang mengaangkat tubuh mungilku yang di letakkan begitu saja di depan pintu panti ini 19 tahun yang lalu..tapi dia lebih dari segalanya bagiku..dia yang menjadi ibu sekaligus ayah dalam waktu bersamaan untuk ku..ah ralat,untuk semua anak-anak nya di panti ini.


"tapi Al...bukankah kamu sendiri yang pernah bilang untuk tak kan meninggalkan ibumu ini..bahkan saat ada yang ingin mengadopsi mu kau selalu saja beryingkah di luar sifat asli mu..kau akan membuat onar agar mereka tak jadi memilihmu untuk anak adopsi..kenapa sekarang justru kau sendiri yang memutuskan meninggalkan ibu...???"


"hufth..."

__ADS_1


aku menghela nafasku.Berat....apalagi melihat ibu yang aku tau dari tadi sudah berusaha menahan butir kristal itu agar tak terjatuh dari kelopak matanya...


"ibu...."aku memeluk nya erat


"aku bukan pergi untuk meninggalkan mu,tapi aku juga ingin menghasilkan uang dengan tanganku sendiri..sudah cukup 19 tahun ini aku jadi bebanmu..sekarang biarkan aku berusaha menjadi anak dan kakak yang berguna untuk mu dan adik-adikku..."


bahu ibu bergetar dan aku mulai mendengarkan isak tangisnya..


"Al..kau tau..kau bukan bebak untukku..bahkan sedari kecil kau sudah membantuku ..Al kecil yang setiap hari membawa kue bikinan ibu ke sekolah untuk di jual kepada teman teman nya.Al kecil yang selalu tak pernah lupa membantuku mengerjakan semua pekerjaan di panti..sampai dewasa pun kau tak pernah malu membawa kotak kotak kue itu untuk selalu kau bawa ke sekolahmu...demi membantu ku mengumpulkan sedikit rupiah...Al kecilku yang...hiks..."


ibu semakin bergetar karna isak nya...


"ibu..itu semua belum cukup untuk membalas apa yang telah kau lakukan untukku selama ini...hal yang tak pernah ku dapatkan dari mereka yang seharusnya merawatku..."aku menghela nafas mencoba meredam gemuruh di hati saat mengingat orang tua yang sama sekali tak menginginkan aku.."tapi...aku bersyukur Alloh masih menyayangiku karna mempertemukan aku dengan malaikat sepertimu.."

__ADS_1


"jangan menangis ibu..ayolah..."aku melepas pelukanku dan menyeka airmatanya yang terjatuh sedari tadi.


"izinkanlah aku pergi..aku ingin membuatmu bangga padaku,aqu ingin berguna untukmu dan panti ini..aku juga ingin menunjukan pada mereka yang membuangku bahwa tanp mereka pun aku masih bisa dan masih akan terus berlari menjalani hidupku..ya meskipun mereka belum tentu tau itu...heheee...ayolah senyum ibu..kau mengizinkanku kan??kan??"


"tapi Al...."


"Aku menyayangimu ibu..aku kn hanya pergi ke surabaya..tak jauh dri sini..aku janji akan sering pulang..ya bu yaaa plisss..."aku menyatukan dua telapak tanganku dan memasang tampang memohon yang di buat buat....


"ish..dasar bocah nakal..."ibu tersenyum sambil menjewer pelan telingaku..


"baiklah ibu izinkan kau pergi..tapi ingat janjimu...sering lah pulang tengok ibumu ini..."


"Siap bu..aku janji..."aku memeluknya erat...

__ADS_1


__ADS_2