Lika Liku Luka

Lika Liku Luka
Akhir dan Awal baru


__ADS_3

Hari ini hari yang akan mngakhiri segala kisah ku dengan dia..dan awal mula aku dan dia harus memulai langkah awal untuk menjalani kehidupan kami masing masing...ya benar hari ini adalah hari pernikahan syifa dan leo..


aku menatap pantulan diriku dalam cermin..


"kau bisa Al..pasti bisa.."ucapan yang entah untuk apa itu..menyemangati diriku sendiri..


tok tok tok...."Al..apa kau sudah siap..aku tunggu di depan ya..."!teriak bang Ridwan


"oke bang..sebentar lagi aku menyusul"segera kuraih gitarku dan menyusul bang Ridwan untuk berangkat bersama ke pernikahan leo..


"ayo bang..udah siap nih.."


" oke..lets go.."


****


di tempat pesta


memang benar akan terasa berbeda ya pernikahan orang kaya..pikirku..


aku melangkah masuk dan benar benar menyiapkan hatiku malam ini...


"dooor..."


"astaga Ra..kau benar benar menga..get..kan..ku...."jawabku terbata melihat gadis cantik di depanku ini...benar benar seperti peri...pikirku..


bisa bisa nya dia tertawa lepas setelah mengagetkanku..awas saja ya...


j



senyumnya benar benar menenangkan hati...


"Al....kamu baik baik aja...kenapa bengong kayak gitu..?"


"eh..iya gpp..cuma syok aja gara gara kamu kagetin..untung aja gak kena serangan jantung dadakan.."


"hehehee sorry Al..ayuk kesana " tanpa mendengar jawaban ku Ayra dengan cepat telah menarik aku ke salah satu meja..


"beda banget sih malam ini..."celetuknya..


"apanya..?kayaknya sama aja deh.."


"em..tambah ganteng "ucapnya lirih sembari tersenyum..tanpa bisa menyembunyikan pipinya yang tengah merona..


"kamu juga..malam ini cantik banget.."


"benarkah??trimakasih..."ah dasar..tersenyum lagi..kenapa dia begitu manis sih..


"udah ketemu dia belum..?"


"belum..mau menemaniku mengucapakan selamat untuknya"ntah kenapa aku jadi merasa sendu dengan pertanyaan ini..


"oke..ayo..aku akan membantumu melewati ini semua..jangan pernah merasa sendiri lagi..okey??"ucapnya sambil menggandengku ke pelaminan itu..


hufth...aku menarik nafas berat..


tapi entah kenapa sudah tak seberat sebelumnya..apa karna genggaman tangan ini..ada yang hangat berdesir di hatiku..entah perasaan apa ini??


"selamat ya atas pernikahannya aku do'akan yang terbaik untuk kalian ya.."ku jabat tangan leo dan syifa bergantian..


"kalian cepat nyusul ya..jangan lama lama.."


ucap leo..


"apan sih le..."

__ADS_1


"ya kan mereka cocok ya kan sayang..liat deh Al sama Ayra..cocok kan..?"tanya leo pada istrinya


"eh..iy iya...."kenapa wajahnya seperti itu fikirku...


"udah yuk Al jangan dengerin Leo..ngaco aja dia.."kemudian menyeretku kembali ke meja kami tadi..


"jangan di ambil hati ya ucapan leo tadi..dia emang gitu orangnya.."


"emangnya kalo pun aku ajak serius seperti ucapan leo..kamunya mau..?"ucapku menggoda gadis manis di depanku ini..


"eh..beneran..em.."


"ah udah lah Ra..aku tau kok..aku gak mungkin kali berharap bisa bersama seorang sepertimu..."


"seperti apa maksudnya"


"ya kamu tau sendiri lah..aku seorang anak panti yang hidupnya aja gak jelas..sedang kan kamu..?aku sadar diri kok dengan siapa aku.."


"ngomong apa sih Al..gak suka aku..aku bukan mereka yang memandang segalanya hanya dari segi materi.."


"hehee iya iya..udah deh kok jadi serius gitu sih.."


'


"kamu yang mulai..."kesalnya sambil mengerucutkan bibir..lucu dan menggemaskan sekali..


"ngamen yuk dari pada cemberut.."tanpa mendengar jawabannya aku menarik dia ke depan..ku bisikan judul sebuah lagu yang akan kami nyanyikan...dia jawab dengan anggukan..


"lagu ini spesial buat pasangan pengantin kita yang berbahagia di sana..semoga selalu mendapatkan berkah dalam membina rumah tangganya...aamiin..."


"Di ujung..cerita ini...


Di ujung..kegelisahanku..


ku pandang tajam bola matamu...


Aku tak setampan don juan..


tak ada..yang lebih dari cintaku..


tapi saat ini...ku tak ragu..


ku sungguh memintamu...


jadilah pasangan di..hidupku...


jadilah..ibu dari anak anakku..


membuka mata..dan tertidur di sampingku..


aku tak..main main..seperti lelaki yang lain..


satu yang ku tau...ku ingin melamarmu....


...."


tepuk tangan riuh mengakhiri lagu iu dengan meriah saat aku mencium punggung tangan Ayra..membuat pipinya bersemu merah..


****


"bang..pulang yuk...udah malam nie..."ajakku saat ku lihat bang ridwan masih asik ngobrol dengan teman temannya..


"ok..."


lalu kami bergegas pulang ke kost an..


sesampainya di kost bang ridwan tak langsung menuju kamarnya malah asik berbelok ke kamarku dan merebahkan badannya di ranjangku..

__ADS_1


"sepertinya Ayra menyukaimu Al..."


"ah mana mungkin lah bang..aku kan juga sadar diri aku ini siapa.."


"kamu ini..jangan abai terhadap rasa yang dia beri..kamu juga berhak bahagia Al.."


"apa sih bang...gak mungkin kayaknya seorang Ayra menyukaiku..."


"kalo ternyata benar bagaimana??"


"aku gak tau..masih belum siap untuk merasakan luka lagi hatiku...karena dengan membuka hatiku kembali itu artinya aku harus siap terluka...karna pada dasarnya cinta itu selalu berteman dengan luka...juga bahagia...hanya waktu yang akan menjawab akan berteman dengan yang mana cinta itu.."


"cepat atau lambat kamu memang harus membuka kembali hatimu itu..jika tak ingin berteman dengan luka maka berusahalah untuk bahagia.."


"iya bang..kamu benar.."


"ya udah deh..aku ke kamar dulu..ngantuk..cepat tidur besok harus berangkat kuliah kan..jangan sia sia in beasiswa mu hanya karna terlambat..."


"siap bos...."ucapku seraya menempelkan telapak tanganku di pelipis se akan memberi hormat pada dia...


"hahahaa kamu pikir aku bendera negara.."


jawabnya sambil berlalu dari kamarku..


drrrt drttt...hp ku bergetar..sebuah pesan..


hai Al. dah sampai di kost an kah??samat istirahat ya...nice dream...


Ayra


tanpa ku sadari sudut bibirku tertarik ke belakang membentuk se ulas senyum hanya dengan membaca pesan dari nya..


nice dream too...


send..


dua centang biru yang berarti dia membacanya..eh dia mengetik sesuatu..kenapa aku jadi gak sabar menunggu balasan dari dia..hehe


*lohh..be um tidur Al...kirain aku udah tidur...


aku ganggu ya..?


gak kok..ini mau tidur..ya udah selamat malam nona maniis...


send*..


ada yang berbeda dengan hatiku saat mengingatmu Ra..semoga perasaan ini bukan sesuatu yang salah..


dan entah berapa lama aku termenung hingga akhirnya terbuai di alam mimpi...


****


sepulang dari kampus seperti biasa aku langsung menuju ke cafe untuk bekerja...


"kak Al...."panggil seseorang membuatku membalikkan badanku mencari sumber suara itu..


"ya..eh..syifa..ada apa...bukannya harusnya kamu sedang menikmati masa masa baru mu jadi seorang nyonya leo..kenala ada disini...?"hah ternyata aku masih merasa kesal terhadapnya sampai tak bisa mengontrol ucapanku..


"kakak kenapa bicara seperti itu..?"


"aku sudah pernah bilang padamu..beri aku waktu untuk terbiasa dengan semua ini..anggap aku hanya teman atau lura pura lah tak melihatku jika bertemu..itu akan terasa lebih baik..."


"maaf kalau begitu..."ucapnya berkaca kaca...


"memangnya terbiasa dengan keadaan yang seperti ap..?"tanya seseorang yang tak kusadari ada di belakangku mungkin sejak tadi...Leo...


TBC....

__ADS_1


__ADS_2