
Katanya Tuhan selalu mendengarkan Doa setiap hamba-Nya. Tapi, kenapa Dia mengabaikan Doa ku? Kurangkah aku dalam berdoa, bukankah setiap saat, setiap waktu aku selalu berdoa kepada-Nya Hana menangis. Dia marah kepada Rabb-nya.
Han, jangan menyalahkan takdir Allah Swt. yang kau anggap baik itu belum tentu terbaik untuk dirimu Umi mendekati Ustadzah Hana yang sedang menangis itu.
Tapi Umi, mas Abdul itu sosok laki laki yang baik, soleh . Hana rasa, Hana pantas untuk bersanding dengan Mas Abdul. Memang kurangnya Hana Apa Umi? Banyak yang bilang Hana cantik, pintar, solehah, tapi kenapa Mas Abdul menolak lamaran Abah Ucap Hana dengan amarah.
Hana, sabar tidak baik mengagung-agungkan diri nak, dosa Istigfar inget pesan Allah SWT dalam surat Al-luqman.
Dan janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri. (QS, Al- luqman :18).
Hati, Hana sakit Umi. Kenapa jatuh cinta sesakit ini. Kalo tau kaya gini, Hana gak mau mengenal cinta atau masih mending mati rasa aja, biar gak bisa ngerasain sakit lagi Sang Ibu memeluk anak gadisnya itu, diusapnya kepala sang anak. Dia bisa merasakan sakit yang dialami anaknya.
"Kamu yang sabar yah, mungkin nak Abdul bukan jodoh kamu. Kamu harus yakin Allah swt telah menyiapkan seseorang yang lebih baik untuk anak Umi ini. Jadi, kamu gak usah sedih lagi" Umi menasehati Hana dengan lembut.
"Aku belum ikhlas Umi, kalo Mas Abdul menikah dengan wanita lain"
'Hust udah gak usah mikirin itu, ikhlas itu butuh proses, lambat laun kamu juga pasti bisa melupakan dia"
Kisah percintaan Hana miris banget yah Umi, gak dulu gak sekarang sama-sama tragis Umi mengernyitkan dahinya mendengar ucapan Ustadzah Hana.
Beberapa tahun silam tanpa ada yang tahu Hana remaja, menjalin Komitmen secara diam-diam dengan salah seorang Putra Kyai di tempatnya menuntut ilmu. Sebut saja Gus Adam nama nya. Memang, tak ada jalinan kasih atau istilah kata berpacaran dalam hubungan mereka berdua. Hanya saling berjanji untuk hidup bersama suatu saat nanti. Mereka berdua beranggapan Komitmen berbeda dengan pacaran .
__ADS_1
Dalam Islam sendiri berpacaran sangat dilarang karena bisa mendekatkan seseorang pada perbuatan zina, yang dilarang oleh Allah SWT. Dalam Q.S. Al-Isra : 32 Allah SWT menjelaskan yang artinya
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk
Tanpa disadari, Hana sendiri sudah berada di jalan yang tidak disukai oleh Rabb-nya. Istilah komitmen sendiri sebenarnya hanya sebuah kata lain dari istilah pacaran yang di buat oleh orang-orang yang kurang memahami Agama. Membayangkan lawan jenis yang bukan makhromnya yang dapat menimbulkan zina pikiran. Belum lagi sapaan kalimat sayang yang, membuat hati berbunga-bunga yang juga menimbulakn zina hati. Bagi orang yang awam terhadap Agama, mereka tidak tau akan hal itu, yang mereka tau tentang zina adalah melakukan hubungan suami istri sebelum adanya ikatan tali pernikahan. Padahal itu semua termasuk kedalam golongan zina.Berapacaran itu memang terasa nikmat karena itu maksiat tipu daya setan yang sengaja untuk menjerumuskan kita kejalan ke sesatan.
Wahai anak cucu Adam! Janganlah sampai kamu tertipu oleh setan sebagaimana halnya dia (setan) telah mengeluarkan Ibu Bapakmu dari surga, dengan menanggalkan pakaian keduanya untuk memperlihatkan aurat keduanya. Sesungguhnya dia dan pengikutnya dapat melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman. (QS. Al-A'raf: 27).
Gus Adam nama lelaki itu, dia mengenal Hana karena gadis itu pintar, sering mendapatkan penghargaan dari pihak pondok yang di kelola sang Abi. Rasa kekaguman timbul dihatinya yan lama-kelamaan tumbuh menjadi rasa cinta. Tiada hari tanpa memembayangkan wajah Hana di pikiran nya. Hana sudah seperti bayang-bayangnya, yang selalu mengiukti kemanapun dia berada. Karena sudah tak bisa membendung perasaanya Gus Adam akhirnya memutuskan untuk menulis sebuah surat.
Wahai gadis yang elok rupanya, dapat kah aku mengenalmu, jika kau sekiranya berkenan datanglah esok sore aku menunggumu di perbatasan dapur ndalem santri putri”. Tertanda gus Adam.
Buku bersampul Doraemon yang berisi surat dari Gus Adam itu telah sampai di tangan Hana. Jantung Hana berdebar-debar. Oh benarkah ini dari Gus Adam’ Siapa yang tidak senang mendapatkan surat dari seseorang yang banyak di idolakan Santriwati.
"Entahlah Yun, aku pun tidak tahu mungkin ini hanya orang iseng. Mana mungkin Gus Adam mengirimiku surat ucap Hana tidak yakin".
"Tapi disurat itu tertera nam Gus Adam bukan. siapa tau aja benar, bagaimana kalo besok kita datangi saja tempat yang di janjikan" usul Yuna.
" Enggak lah Yun, takut ketahuan pihak keamanan nanti kita dipanggil ke kantor lagi" tolak nya.
"Enggak, kamu tenang aja"
__ADS_1
'Ya sudah lihat besok saja" Ucap Hana
Keesokan harinya, mereka berdua pergi untuk menemui si pengirim surat di saat jam makan siang. Mereka berdua sengaja datang terakhir, agar tidak ada yang melihat mereka berdua ketemuan. Ternyata benar disana sudah ada Gus Adam dengan seorang teman nya.
Hana di berikan waktu berdua untuk mengobrol dengan Gus Adam. Ayuna dengan teman nya Gus Adam tau diri, sedikit menyingkir dari sana, memberikan ruang untuk mereka. Dari sanalah Hubungan haram komitmen brkedok pacaran itu terjadi. Setelah pertemuan singkat ini mereka tidak pernah saling ketemuan ataupun berkirim surat, hanya saja jika tidak sengaja bertemu mereka akan saling tersenyum dan memberikan ucapan semangat melalui gerak bibir tanpa ada suara.
Hari-hari berjalan seperti biasanya tak ada yang berubah meskipun hubungan komitmen itu sudah ada, hanya saja rasa bahagia itu melingkupi masuk kedalam rongga dada saat saling berpapasan.
Sayang saat di tahun akhir Hana di pesantren, Gus Adam harus pergi ke Negeri paman Syam untuk melanjutkan menuntut ilmu, disana tempat kelahiran sang Abi. Gus Adam menuruti keinginan kedua orang tuanya tanpa bisa menolak karena ini sudah seperti kwajiban untuk keluarga pesantren sang Abi, karena sebelum nya kakak-kakak nya pun melanjutkan menimba ilmu di Negeri Paman Syam itu.
Ustadzah Hana mengabdikan diri di pesamtren Al-huwannisa itu sembari menunggu kepulangan Gus Adam. Tiga tahun belajar ditambah mengabdikan diri dua tahun jika di hitung sudah tahun ketiga dia menantikan kepulangan Gus Adam.
Hari yang dinantikan pun tiba, dimana sang Gus pulang ke tanah kelahiran nya. Tabuhan rebana diiringi Solawat Thala Al badru menggema.
Kepulangan Gus Adam itu, membuat heboh para kalangan santriwati juga Ustadzah seperti apa rupa dari putra kyai itu pasti semakin tampan dan berwibawa piker mereka.
Baru saja kemarin mereka membicarakan ingin menarik perhatian sang Gus, siapa tau bisa menjadi pendamping nya. Harapan mereka pupus, saat tersebar bahwa gus Adam telah di jodohkan dengan putri sahabat Kyai. Patah hati nasional sudah untuk para santriwati. Mereka mundur alon-alon jika saingan nya merupan seorang Ning ( gelar untuk Putri Kyai) mereka langsung sadar diri. Dibalik patah hati mereka semua ada yang lebih merasa tersakiti Hana gadis itu menangis pilu orang yang dinanti-nantikanya ternyata sudah di jodohkan. Hana yang endengar pujaan hatinya telah dijodohkan menangis dalam diam penantian nya hancur dalam sekejap mata.
Umi yang mendengarkan cerita putrinya itu sedih. Dia baru tau tentang kisah cinta anak nya itu begitu sedih dipeluknya putri nya itu
Yang sabar yah, putri Umi, pasti kuat jadi kan ini sebuah pelajaran untuk tidak lagi menggantungkan harapan pada manusia ingat apa yang di katakana sahabat nabi Ali bin Abi thalib:
__ADS_1
Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup dan yang paling pahit adalah berharap kepada manusia( Ali bin Abi thalib).
Kamu boleh kecewa, Tapi kecewalah pada dirimu sendiri jangan kepada Allah. Hana sendiri yang terlalu mengharapkan mereka untuk menjadi pendamping mu, Hingga lupa dengan Qodo dan qodar nya Allah. Kamu harus sabar enggak usah menangis, hapus air matanya. Tugas Hana sekarang memperbaiki diri dekatkan diri kepada Allah labuhkan cinta Hana kepada Nya sampan anti Allah kirimkan seseorang untuk menjadi pendamping Hana.