
Langit yang sudah gelap seakan ikut bersedih
Sinar bulan yang redup mewakili suasana di daerah kawasan sungai Yangtze
Rembulan pun nampak enggan bersinar terang, melihat tumpukan mayat terbaring , terbujur kaku di tanah
Air mata dan darah tertumpah di atas tumpukan tanah
Ada yang meninggal karena berperang mempertahankan dan membela daerah yang dicintainya , Ada yang meninggal tanpa tahu apa-apa
Seorang pria yang tanpa lelah mengurus semua masalah di sana
Terlihat lelah , Tapi dia tidak menyerah...Demi tugas dan demi rasa persahabatan kepada rekan yang sudah meninggal dengan damai
Dia adalah Neo ...Asisten Freddy yang tidak diragukan kesetiaannya
" Bangunkan sebuah kuil , Untuk pemakaman mereka , Setiap tahun di hari ini , Rayakan hari kematian mereka" Perintah Neo pada rekannya yang lain dengan wajah datar tetapi menyiratkan kesedihan yang mendalam
" KRRRRIIIIINNNGGGG"
Ponsel Neo berdering, Dengan perasaan kalut Neo mengambil ponsel dari dalam saku celananya
" BOS CALLING"
" Iya , Bos, Apa anda sudah sampai?" Tanya Neo saat mendapat telepon dari Freddy
" Kami sudah sampai , Sekarang kami sedang menuju ke sana , Tolong siapkan hotel yang bagus untuk kami" Jawab Freddy singkat
" KAMI?" Tanya Neo bingung
Pasalnya Freddy tidak menjelaskan jika Cherry dan Phillip juga ikut berkunjung ke sungai Yangtze
" Iya , Istri dan anak saya juga ikut!" Jelas Freddy singkat dengan tersenyum manis mendengar reaksi Neo yang terkejut
" Baik Bos" Kata Neo lalu mengakhiri panggilan dan bersiap-siap menunggu kedatangan Freddy
Sebelum beranjak , Neo mengirim pesan kepada rekannya untuk mempersiapkan hotel khusus VVIP untuk Freddy dan keluarga kecilnya
Neo berjalan sambil mengawasi sekeliling dengan memandang mayat-mayat yang berserakan di tanah
Darah dari mayat yang berserakan belum kering , Tapi air mata dari keluarga jenazah sudah menetes
Kejadian tragis ini akan selalu di ingat oleh Neo , Penyesalan karena terlambat menyelamatkan sesama rekannya menjadi cambuk balas dendam untuk dirinya
Apalagi melihat banyak sekali mayat yang tidak berdosa menjadi korban keganasan para pengkhianat bangsa
Neo terus berjalan keluar agar bisa menyambut kehadiran Freddy walau masih diliputi kesedihan
Tak lama sebuah mobil mewah berwarna merah berjalan perlahan mendekat ke arahnya
Neo memasang wajah bahagia melihat Bos kesayangannya sudah tiba
__ADS_1
Dengan langkah cepat , Neo mendekati pintu belakang mobil dan membuka pintu mobil untuk Freddy
" Selamat malam , Bos" Sapa Neo saat melihat Freddy keluar dari mobil
Dengan senyuman tetapi ada rasa sedih di wajah Freddy , Freddy langsung memeluk Neo
" Maaf atas keterlambatan saya menyelamatkan mereka , Bos" Kata Neo dengan membalas pelukan Freddy sambil menutup matanya , Tanpa sadar butiran air mata membasahi kedua pipinya
Kesedihan yang terpendam sedari tadi ditahannya , di tumpahkan saat membalas pelukan Bos kesayangannya
" Aku mengerti , Ini sudah takdir... Iklaskan" Kata Freddy sambil mengelus punggung Neo
Setelah mendengar penuturan Freddy , Neo merasa lega dan melepas pelukan pada Freddy
" Hotel sudah saya siapkan, Apa bos akan ke hotel?" Tanya Neo sopan
" Baik...Tolong antar kan kami ke sana " Kata Freddy lalu masuk kembali kedalam mobil
Neo menggantikan supir yang tadi mengantar Freddy datang
" Gantikan saya disini, Saya akan kembali" Ucap Neo pada supir
" Tenang lah...Semua akan baik-baik saja" Kata supir tersebut dengan lembut sambil menepuk lembut bahu Neo
" Terima kasih" kata Neo sambil menunduk sedikit kepala
Neo pun masuk ke dalam mobil , Di belakang kemudi mobil dan membawa Freddy dan keluarga kecilnya ke hotel
Bukan hanya Freddy, Phillip pun hanya diam , Namun dalam diamnya... Phillip menutup mata dan menerawang melalui mata batinnya
Dalam terawangan nya , Phillip melihat kejadian yang menyeramkan yang terjadi di sungai Yangtze
Phillip melihat semuanya dari awal hingga akhir , Dan dia pun mengerti
" Kita sudah sampai" Kata Neo memecahkan konsentrasi Phillip
Freddy, Phillip dan Cherry membuka mata mereka secara bersamaan
" Tunggu sebentar, Saya akan mengantar mereka masuk terlebih dahulu" Pesan Freddy pada Neo
" Baik ,Tuan" Jawab Neo
Freddy mengantar Cherry dan Phillip masuk ke dalam hotel
" TING"
Lift yang ada di dalam hotel berbunyi dan pintu lift pun terbuka
Freddy membawa Cherry dan Phillip masuk ke dalam lift
" Sayang , kamu dan Phillip istirahatlah terlebih dahulu , Saya dan Neo akan keluar untuk mengurus pekerjaan" Jelas Freddy pada Cherry sambil mengelus lembut rambut Cherry
__ADS_1
Cherry tersenyum lalu menyandarkan kepalanya di bahu Freddy dan berkata
" Iya , Kak ...Saya mengerti"
" Terima kasih , Sayang" kata Freddy dengan membalas pelukan Cherry dan mengecup lembut pucuk kepala istrinya
Freddy melirik ke arah Phillip dan memberi kode seraya memberi pesan pada Phillip jika dia harus menjaga Cherry
Phillip mengedipkan sebelah matanya yang mengartikan bahwa " SAYA MENGERTI, Daddy... Tenanglah"
Tentu saja Freddy percaya pada Phillip , Karena Phillip sendiri memiliki kekuatan lebih yang bisa menjaga dirinya dan juga ibunya
" TING "
Pintu lift hotel terbuka, Freddy membawa Cherry dan Phillip keluar dari lift dan berjalan menuju kamar mereka
Segala hal yang Freddy butuhkan , Sudah disiapkan Dengan baik
Freddy hanya menggunakan sidik jarinya untuk membuka pintu hotel
" Phillip , Scan sidik jari mu di sini agar bisa membuka pintu, Di saat Daddy tidak ada" Kata Freddy memberi tahu Phillip bagaimana membuka dan mengganti kode sandi hotel agar tidak ada yang bisa masuk
" Baik Daddy...Saya mengerti" Kata Phillip lalu melakukan apa yang di perintahkan oleh Freddy
Dengan cepat , Phillip merubah sandi yang ada di hotel dengan nomor sandi rahasia mereka agar tidak ada yang masuk ke dalam kamarnya selain mereka bertiga
Pintu kamar hotel kini terbuka, Freddy pun membawa Cherry dan Phillip masuk ke dalam
" TING TONG "
Pintu kamar hotel berbunyi
Mereka bertiga saling menatap
" Siapa?" Tanya Cherry dengan binggung karena mereka baru saja masuk ke dalam kamar
" Sebentar...Saya akan lihat " Kata Freddy lalu berjalan melangkah ke pintu kamar
Freddy mengintip dari lubang kecil yang ada di kamar hotel , Terlihat olehnya seorang wanita memakai seragam hotel yang bertuliskan nama hotel yang sekarang Freddy dan keluarganya menginap
" Ada apa?" Tanya Freddy dari dalam kamarnya tanpa membuka pintu
" Selamat malam ,Bapak...Saya ingin mengantarkan hidangan makan malam untuk anda" Jawab wanita tersebut
" Kami sudah makan malam, Hidangan itu , Saya persembahkan untuk anda" kata Freddy sambil memperhatikan gerak gerik wanita tersebut
" Tapi ini bonus untuk anda " wanita tersebut memaksa
" Pergilah sebelum anda saya laporkan kepada manager hotel" Kata Freddy tegas
Tak ingin mengambil resiko, Wanita tersebut berlalu dari kamar hotel
__ADS_1