
" Baik , Serahkan nyawa mu untuk menebusnya" Kata Phillip
" Tuan .. Ijinkan saya mengabdi pada anda" Kata Rajawali
" Kamu yakin?" Tanya Phillip dengan senyum mengejek
" Saya yakin Tuan" Kata Rajawali dengan kepala tertunduk
" Jika kamu tidak bisa mengembalikan kelinci saya dalam keadaan hidup , Maka hilangkan sendiri nyawamu" Pinta Phillip
Rajawali hanya tertunduk tanpa mengeluarkan suara , Entah bagaimana harus mengembalikan nyawa kelinci yang sudah menjadi bangkai dalam perutnya
" Beri hamba kesempatan untuk menebus kekhilafan hamba" Ujar rajawali tersebut
Dengan sangat kesal bercampur emosi , Phillip mendongakkan kepalanya ke atas lalu mengambil nafas panjang
Tak berapa lama dia mengarahkan kepalanya tepat ke arah rajawali tersebut lalu....
" HHHHUUUUUUFFFFTTTT"
Angin topan keluar dari mulut Phillip dengan sangat kuat hingga rajawali terpental hingga beberapa kilometer dari tempatnya berdiri tadi
" Aku bisa membinasakan diri mu hanya dengan sepertiga dari kekuatan yang saya miliki , Akan tetapi.. Hukuman ini sangat menyenangkan bagi mu karena tidak merasakan sakit yang di rasakan oleh kelinci tadi" Kata Phillip dengan sangat kesal bercampur marah
Rajawali hanya bisa tertunduk tanpa mengeluarkan satu patah kata pun
Phillip melihat rajawali hanya diam pun kemudian Phillip memutar badannya dan mencari kursi untuk menyandarkan tubuhnya yang lelah
" Pangeran...Jangan persulit dirimu, Jadikan rajawali sebagai kaki tangan mu " Kata Sang Dewa saat menghampiri Phillip dengan duduk di sebelahnya
Phillip berpikir sejenak sambil memandang dengan iba rajawali tersebut
" Mungkin benar kata dewa, Saya harus menjadikan rajawali sebagai kaki tangan saya, Saya juga tidak ingin menjadi manusia kejam yang haus akan darah dan nyawa" Kata Phillip dalam hati
Dengan mengambil nafas panjang lalu menghembus nafas dari mulut , Phillip berdiri dari duduknya
Phillip melangkah mendekati Rajawali lalu berdiri tegap di hadapannya
Rajawali melihat perlahan ke arah Phillip yang berjalan ke arahnya lalu menunduk kembali
Rajawali siap jika Phillip memberinya hukuman, Karena inilah konsekuensi yang harus dia terima
Rajawali menerima jika tubuhnya cacat atau kehilangan nyawa, Dia siap menerima asalkan Phillip tidak marah padanya
" Baiklah...Aku menerima kamu sebagai anak buah saya, Mulai sekarang kamu mengabdi pada saya , Dan jika suatu saat saya mengetahui jika kamu berkhianat, Maka aku tidak sungkan untuk menyiksa mu, Bahkan lebih menyakitkan daripada penderitaan yang di rasakan oleh kelinci saya" Kata Phillip dengan tegas
Mendengar penuturan Phillip, Rajawali yang awalnya hanya menunduk pasrah , Kini dia berani mengangkat kepalanya dengan senyuman bahagia memandang wajah Phillip yang melihatnya dengan tatapan datar
Rajawali dengan perasaan bahagia bahagia lalu berkata
__ADS_1
" Baik ,Tuan...Saya akan mengabdi setia pada anda, Saya berjanji tidak akan mengecewakan anda" Ucapa rajawali tersebut dengan tulus
" Baik...Saya pegang janji mu" Kata Phillip
Bahagia dan lega dirasakan oleh rajawali lalu rajawali berdiri dan melangkahkan kakinya dihadapan Phillip
Saat tiba di hadapan Phillip, Rajawali membungkukkan badannya dan menempelkan wajahnya di kaki Phillip
" Terima kasih, Tuan" Ucap rajawali tersebut
Phillip hanya diam melihat sikap rajawali padanya
Dibalik tampannya yang kejam , Rajawali ini ternyata memiliki hati yang sangat lembut
Namun tiba-tiba......
" DDDDOOOOORRRRR"
Suara tembakan dari arah belakang Phillip begitu dahsyat membuat semua yang ada di sana menjadi terkejut
Rajawali yang sedang bersimpuh di kaki Phillip langsung berdiri dan melihat ke arah suara tembakan tersebut
Sekilas ada bayangan seseorang yang keluar dari balik tembok lalu menghilang begitu saja
" Siapa itu?'' Tanya Phillip pada sang Dewa yang sedang berjalan melewati Phillip
Terlihat oleh Phillip dan Sang Dewa bahwa Rajawali sedang mengejar penyusup tersebut
Tak berapa lama kemudian , Sang Dewa dan Rajawali kembali dengan wajah datar
Phillip yang melihat bertanya pada Sang Dewa
" Dewa, Apa penyusup itu lolos?" Tanya Philip
" Iya , kita kehilangan jejaknya" Kata Sang Dewa dengan penuh kekecewaan
Dengan senyuman manis, Phillip menepuk bahu sang Dewa dan berkata
" Tak apa....Kita serahkan tugas ini kepada Rajawali" Kata Phillip dengan mengedipkan sebelah matanya kepada Sang Dewa
Phillip memutar kepalanya melihat ke arah Rajawali
" Saya berikan kamu tugas untuk mencari tahu dan menangkap penyusup itu, Jika kamu berhasil ,Maka kamu boleh menjadi bagian dari kami!" Kata Philip kepada Rajawali
" Baik, Tuan . Aku akan berusaha menangkap dan membawanya di hadapan anda" Janji Rajawali kepada Phillip
Phillip menganggukkan kepalanya sambil tersenyum lalu berkata
" Saya tunggu kabar baik dari mu... Pergilah" Kata Phillip dengan melepas kepergian Rajawali dengan tugasnya
__ADS_1
Phillip dan sang dewa pun kembali ke tempat profesor Takimaru
" Philip, Kau sudah kembali?"
" Kakek guru....Kelinci ku..." Dengan perasaan yang teramat sedih
" Saya mengerti perasaan mu , namun jika kelinci itu masih hidup , Dia tidak akan bertahan lama , pangeran!" Kata Profesor Takimaru
Mendengar penuturan profesor , Tentu saja membuat emosi Phillip naik , Teringat bagaimana mereka menyuntikkan obat ke dalam tubuh kelinci sebagai bahan percobaan
" Tidak akan ku lepaskan mereka!" Kata Phillip dengan tangan mencengkram kuat
Profesor Takimaru hanya menunduk dan menghembus nafas pelan
Tak berselang lama , Suara ketukan pintu terdengar , profesor Takimaru yang sedang melakukan penelitian , Mengentikan aktifitas nya lalu melangkahkan kakinya menuju pintu
" Rajawali" Kata profesor Takimaru saat melihat rajawali berdiri di depan pintu
Mendengar profesor Takimaru menyebut rajawali , Phillip dengan gesit bangkit dari tempat duduknya dan berlari ke arah pintu
Profesor Takimaru melihat Phillip berlari ke arahnya , Lalu melangkah mundur lalu tersenyum
Profesor Takimaru mengerti pasti banyak hal yang akan Phillip dan rajawali bicarakan
Profesor Takimaru kembali ke mejanya dan melanjutkan penyelidikannya
". Bagaimana? " Serang Phillip kepada rajawali saat sudah berada di hadapan rajawali
" Tuan...Saya mengejarnya sampai...." Kata rajawali terputus lalu menundukkan kepalanya
" Sampai apa?" Tanya Phillip dengan rasa penasaran
Rajawali mengangkat kepalanya dan melihat binar mata Philip yang penuh semangat
Semangat membalas dendam dan semangat menghancurkan musuh-musuh KING DRAGON
" Tuan ...saya tidak dapat mengejarnya , karena dalam perjalanan dia menghilang karena tertutup kabut yang tebal" Jelas rajawali tersebut
Aura kemarahan terlihat dari wajah Phillip , Sambil memutar badannya berjalan ke arah jendela
Terlintas dalam benaknya , Mayat-mayat tak bernyawa terbujur kaku di tanah yang paling di cintainya
Orang-orang terpilih , Rakyat tercinta dan keluarga besar dari anggota KING DRAGON harus menghembuskan nafas terakhir dengan begitu tragis
Semakin teringat kejadian tragis tersebut , Amarah Phillip semakin memuncak dan hanya satu nama yang selalu tertanam dalam benaknya untuk dendam itu semua
" David" Nama yang keluar dari mulut Phillip dengan mata meman
Profesor Takimaru dan rajawali saling memandang saat mendengar Phillip menyebutkan nama David
__ADS_1