
" Pergilah sebelum anda saya laporkan kepada manager hotel" Kata Freddy tegas
Tak ingin mengambil resiko, Wanita tersebut berlalu dari kamar hotel
" Nathania'' Kata Freddy membaca pin nama yang tersemat di baju seragam wanita tersebut sebelum wanita tersebut pergi
Freddy memperhatikan di atas langit-langit dikamar hotelnya
Di antara sekat di dinding tersebut terdapat benda kecil pipih yang berwarna putih
Freddy menyunggingkan senyuman sinis melihat benda tersebut
" Phillip" Panggil Freddy tapi dengan tatapan mata tetap memandang benda kecil tersebut
" Iya Dad ..." Jawab Phillip dengan berjalan santai ke arah Freddy
Phillip melihat Freddy memandang ke arah tembok bagian atas , Dan dia pun mengikuti arah pandang Freddy
Jelas terlihat oleh Phillip benda kecil tersebut , dan juga tersenyum sinis sama seperti Freddy saat pertama kali melihat benda putih tersebut
Phillip memutar kepalanya ke arah Freddy , dan Freddy membalas tatapan mata Phillip
Mereka berdua saling tersenyum dan menaik turunkan alis mereka
Hanya mereka yang tahu kejahilan apa yang akan mereka lakukan , Jika kedamaian mereka di usik
Dengan menemukan alat tersebut , Artinya kedamaian mereka telah di usik
" Kenapa kalian berdiri di sana?" Tanya Cherry yang membuat Freddy dan Phillip terkejut dan menoleh ke arah Cherry
" Tidak apa-apa Mommy, Daddy berangkatlah..Aku akan menjaga Mommy" Kata Phillip lalu berjalan ke arah Cherry lalu mengedipkan matanya pada Freddy
" Terima kasih, Sayang...Saya pergi dulu , Istirahatlah" Kata Freddy lalu membuka pintu dan bergegas keluar
" Kenapa kakak tiba-tiba pergi tanpa mencium ku?, Tidak seperti biasanya" Tanya Cherry dalam hati
Phillip yang melihat gelagat Freddy yang tidak biasanya pun mengerti karena jika Freddy mencium Cherry ,Maka alat tersebut terekam dan terlacak oleh musuh
Freddy dan Phillip tidak ingin Cherry menjadi korban , Apalagi dengan kondisi Cherry yang sedang hamil besar
" Mommy...Daddy harus segera menyelesaikan pekerjaannya , Lagi pula jika Daddy tidak mencium Mommy, cinta Daddy hanya untuk Mommy seorang" Kata Phillip dengan menghibur Cherry dengan tersenyum
__ADS_1
" Kamu ini.. Ayo kita masuk" Kata cherry membalas senyuman Phillip yang selalu bisa membuatnya tersenyum
Setelah keluar dari kamar hotel , Freddy mengeluarkan topi berwarna hitam dan memakainya lalu menurunkannya sedikit , kemudian memakai kacamata berwarna Gold
Freddy mengeluarkan sapu tangan dan mengelap bekas sidik jarinya dan sidik jari Phillip saat membuka pintu kamar hotel
Freddy memperhatikan setiap sudut ruangan hotel tersebut hingga menuju lift
Banyak sekali alat yang sama persis seperti yang ada di dalam kamar hotel yang di tempati oleh Cherry
Freddy mengeluarkan sarung tangan dan masker berwarna metalik gold , Khas dirinya yang seorang KING DRAGON ( RAJA NAGA)
Freddy memakai sarung tangannya lalu menekan tombol agar pintu lift terbuka
" TING"
Pintu lift pun terbuka , Freddy masuk ke dalam dan lagi-lagi Freddy memperhatikan seluruh ruangan lift
Di dalam ruangan lift , Terdapat tiga alat yang tertempel di sana , Dua diantaranya berada di langit-langit ruangan lift dan satu lagi terletak di dekat tombol lift
Freddy mendekati alat yang tertempel di dekat tombol tersebut dan dengan perlahan Freddy mendekatkan wajahnya ke alat tersebut
Kacamata Freddy adalah kacamata yang bisa mendeteksi apapun
Detection glasses PH-ONG adalah nama kacamata hasil ciptaan Philip
Dari kacamata nya , Freddy melihat ada beberapa chip terdapat di dalam alat tersebut
Tiba-tiba alat tersebut berwarna merah dan berbunyi
" TIT...TIT..TIT..."
Pintu lift pun terbuka , Freddy dengan cepat , Mencabut alat tersebut lalu memasukkannya dalam saku celananya
Freddy keluar dari lift dengan langkah seribu , Dari kejauhan ada dua orang petugas yang memakai rompi berwarna biru , berlari menuju lift dengan membawa senjata panjang
Freddy memperhatikan mereka dan mendeteksi dari kacamatanya
Rompi, Topi dan sepatu yang mereka pakai adalah rompi anti peluru dan anti bahan peledak
"Jangan biarkan tamu di hotel ini keluar, Jika ada tamu yang bertanya katakan jika ini adalah kesalahan teknis" Teriak salah satu dari mereka saat melewati Freddy
__ADS_1
Freddy berhenti sebentar , Freddy teringat akan Cherry dan Phillip yang ada di dalam hotel
Namun Freddy merasa tenang karena dia yakin jika Cherry dalam keadaan aman
" Tempat teraman adalah tempat yang paling berbahaya, Dan tempat yang paling berbahaya adalah tempat yang paling aman yaitu berada di dalam lingkungan musuh" Kata Freddy dalam hati lalu menyunggingkan senyuman manis
Freddy memutar badannya dan menurunkan topinya lalu berjalan keluar dari hotel menuju lobby lounge hotel
Di lounge hotel yang sangat luas , Ada beberapa pria berkemeja dan berjas duduk di sofa berwarna merah
" Kapan kita akan merayakan kemenangan kita?" kata salah satu dari pria tersebut
" Hahahaha....Mari sekarang kita rayakan" Kata pria satu lagi dengan mengambil gelas di meja yang ada di dekatnya lalu mengangkat gelas berisi minuman keras
Freddy melihat hal itu di balik kacamata yang dia pakai
" Mr. Tanaka , Mr. Willy , Mr. Jordan dan Mr. Ronald" Freddy menyebut nama mereka satu persatu yang dilihatnya
Seorang ketua mafia seperti Freddy tentu saja mengenal mereka dengan sangat baik , Bahkan kasus dan prestasi mereka selalu dipantau oleh Freddy
Freddy terus melangkah keluar dari hotel sambil menundukkan kepalanya dengan kedua tangannya masuk ke dalam jas panjangnya, Dan saat di luar hotel, Freddy mendekati seorang satpam
Satpam yang di dekati oleh Freddy sungguh sangat terpana , Pasalnya penampilan Freddy begitu Kharismatik
" Selamat malam ,Pak..." Sapa Freddy sambil tersenyum dan membuka topi, kacamata juga maskernya
Satpam tersebut sungguh kagum melihat ketampanan Freddy dengan rambut hitam ,hidung mancung dan Bola mata berwarna hazel dengan kulit putih dan tinggi badan yang sesuai dengan ukuran badannya
" Selamat malam juga ,Pak..., Nampaknya anda bukan berasal dari kota ini?" Tanya satpam itu dengan sopan
" Anda benar sekali, Bolehkah saya bertanya, Siapa nama manager di hotel ini?" Tanya Freddy dengan sopan
" Manager kami namanya Mr. Daniel, Kalau pemilik hotel ini , Namanya Mr. Tanaka" Jelas satpam hotel tersebut
" Oow begitu....Baiklah , Terima kasih atas informasi anda" Kata Freddy dengan tersenyum
Freddy memakaikan lagi topi dan kacamata nya sembari melangkah hingga ke lobby parkir , dengan tangan di masukkan ke dalam saku celananya yang terdapat alat yang di ambilnya dari lift
Neo sudah menunggu Freddy sedari tadi , dan saat melihat Freddy berjalan ke arahnya , Neo dengan cepat keluar dari mobil lalu memutari mobilnya kemudian membuka pintu bagian depan untuk Freddy
Freddy melihat hal tersebut dengan tersenyum dan melepas kacamatanya kemudian masuk dan duduk di sebelah kemudi mobil
__ADS_1