
Gegap gempita teriakan dari pihak pendukung mantan presiden yang saat ini kembali memenangkan pemilihan presiden untuk periode berikutnya.
Tuan Bruno yang merupakan ayah dari Nathan ini naik ke atas podium untuk berpidato pada rakyat yang masih mendukung dirinya untuk menjadi pemimpin negara ini.
Ditengah pidatonya tiba-tiba ada tayangan di televisi raksasa di atas kepala tuan presiden yang sedang menayangkan pidatonya berubah berita yang sangat mengerikan yang dilakukan oleh sang presiden dan juga putranya pada saingan politik mereka dan orang-orang yang menentang kekuasaan mereka.
Presiden yang sedang berpidato tersentak melihat tayangan itu hingga membuatnya tidak mampu melanjutkan kata-katanya. Tangannya mengepal kuat dan memerintahkan kepada ajudannya untuk mematikan tayangan ini.
Semua anggota kepresidenan bergerak cepat untuk menghentikan tayangan itu namun mereka juga kaget walaupun sudah mematikan sambungan kabel pada layar besar itu tetap saja menayangkan semua kejahatan presiden dengan putranya yang telah memanfaatkan kedudukan mereka yang bertindak sewenang-wenang pada negara mereka terutama aset-aset berharga negara ini.
Dalam sekejap, lautan manusia di kediaman pribadi tuan Bruno berubah anarkis meminta ayah dari tuan Nathan itu segera mundur dari calon presiden yang akan dilantik beberapa hari lagi.
"Turunkan dia....! Penjarakan dia...!"
__ADS_1
Teriak mereka beramai-ramai dengan melempari apa saja yang di genggaman mereka yang rata-rata botol minuman air mineral.
Nathan dan anak buah ayahnya segera mengamankan tuan Bruno yang melindungi wajahnya dari tumpukan botol kemasan bekas itu.
"Bawa pergi tuan Bruno dari sini!" perintah ajudannya sambil mengeluarkan pistolnya untuk melindungi tuan Bruno dari serangan para pendukungnya.
"Cari pelaku yang telah menayangkan video rekaman itu...!" Titah tuan Bruno yang ingin kabur menuju ke bandara dengan helikopter yang sudah di siapkan Tim suksesnya.
"Aneh bagaimana?" Tanya tuan Bruno sambil mengernyitkan dahinya.
"Seharusnya video rekaman itu yang ditayangkan itu harusnya langsung mati saat perangkat terhubung ke colokan listrik di cabut tapi video itu terus berjalan dengan tetap tampil tayangan itu Tuan?" Ucap pengawalnya.
Tuan Bruno memikirkan satu hal yang terkesan tahyatul bagi sebagian orang yang hidup di jaman modern ini.
__ADS_1
"Berarti ada seseorang atau kelompok orang memiliki kekuatan seperti ilmu sihir untuk membuat video itu tetap ditayangkan walaupun sambungan listrik sudah diputuskan oleh pihak kita." Ucap tuan Bruno dengan kesimpulannya.
"Apakah ada ilmu sihir yang masih ada di jaman modern seperti itu tuan?" Tanya pengawalnya setengah tidak percaya.
"Jadi kamu kira aku sedang mengada-ada, hah?" Bentak tuan Bruno dengan wajah kelam.
"Maksud saya tidak begitu Tuan. Saya hanya berpikir secara realistis saja karena rasanya janggal di jaman sekarang ada orang yang memiliki ilmu sihir." Ucap ajudan Felix.
"Kau ingin bertaruh denganku jika apa yang aku katakan ini benar adanya?" Tanya tuan Bruno saat Felix meragukan perkataannya.
"Maaf Tuan. Saya hanya tidak mengerti saja karena kita harus punya bukti jika tayangan rahasia tuan tadi di munculkan di layar lebar hanya melalui kekuatan sihir."
"Tugasmu bukan untuk membuktikan dengan teori bodoh mu itu, yang jelas selidiki orang yang telah menyebabkan kekacauan ini." Titah tuan Bruno sambil menghunus tatapannya pada beberapa pengawalnya.
__ADS_1