Luka Mental

Luka Mental
13


__ADS_3

Rina yang mendengar perkataan Reno kini sangat sedih,Rina pun memberi tahu bahwa gadis yang selama ini dia cari yaitu anaknya sendiri,Clara.


"nak,anak gadis yang kamu cari selama ini itu adalah anak saya,namanya Clara karena hanya dia yang memiliki gelang bewarna biru bermotif dan diawali dengan huruf namanya yaitu C,dari kecil Tante kasih itu karena keluarga bapaknya terkadang ingin mengakhiri hidup anak saya,keluarga suami Tante mau membuangnya makanya Tante kasih tanda itu sampe sekarang"ucap Rina


Reno yang mendengar itu langsung berhadapan wajah dengan Rina,Reno terkejut ternyata benar gelang yang dia lihat tadi,dan ternyata benar gadis yang selama ini dia cari ada dihadapannya.


"Betul Bu,Kalau gadis yang selama ini aku cari anaknya ibu"ucap Reno yang bahagia sudah menemukan gadis itu


"iya betul nak,kamu jangan panggil ibu,panggil Tante ajah,Dan sekarang kamu bisa menepati janji kamu sama nenek kamu ya,kita berdoa semoga Operasinya Clara lancar biar dia bisa pergi ke makam nenek kamu ya"ucap Rina yang menenangkan Reno


"Iya tan, terimakasih banyak Tante, kini akhirnya aku bisa menemukannya,selama bertahun tahun mencarinya akhir nya dapat,aku akan menunggunya Tan hingga dia sembuh"ucap Reno


2 jam kemudia operasi pun telah selesai dan kini lampu operasinya berganti,bahwa operasi telah selesai dan keluarlah dokter beserta suster.


"dokter bagaimana anak saya?"ucap Rina yang sangat takut


"Wah,mujizat telah datang,operasinya lancar Bu,namun pasien pada saat operasi tadi dia selalu memanggil manggil nama Nenek,Mungkin nenek nya barangkali Bu yang sudah ada disisinya"ucap sang dokter


Rina heran dan terkejut,nenek apakah itu neneknya Reno?yasudalah yang terpenting sekarang Clara bisa sembuh dan kembali seperti dulu lagi.


"baik kami akan memindahkan pasien keruangan UGD,Nanti sepertinya dia akan sadar Bu,namun ketika dia sadar nanti jangan minum,dan jangan makan dulu ya Bu,Karena kalau pasien sadar pasti minta minum karena efek operasinya,kita tunggu beberapa jam ya Bu,dan nanti akan diinformasikan sama perawatnya kalau pasien boleh minum dan makan ya Bu,kini pasien sudah kami pasang kateter agar pasien buang air kecil lebih gampang ya Bu,kalau begitu kami permisi dulu ya Bu"ucap sang dokter


"terimakasih banyak dokter"ucap Rina yang sangat berterimakasih.


"sama-sama Bu"ucap sang dokter


Clara pun sudah ada diruangan nya,tetapi masih belum sadar,mungkin sebentar lagi,namun beberapa menit Rafa Menelepon Rina,Memberitahukan bahwa Tante nya untuk sementara ditahan dulu,namun Rina tak setuju Rina pun berpesan ke Rafa kalau Rina akan segera datang kekantor polisi karena sekarang Clara sudah Baik-baik saja,tinggal pemulihan saja.


"nak,Apakah kamu sibuk hari ini?atau kamu mau pergi?"ucap Rina yang sepertinya meminta pertolongan pemuda itu untuk menjaga Clara sebentar saja,karena dia harus segera kekantor polisi untuk menangani kasus yang terjadi pada Vina tadi,karena sipelakor itu.


"tidak Tante,saya tidak sibuk,ada apa tan?ucap Reno


"nak, bolehkah kamu menjaga Clara sebentar,jika dia siuman nanti kamu jangan bilang kalau Tante pergi sebentar kekantor polisi,Bilang ajah Tante pergi belik makanan bentar,Tante izin sebentar pergi dulu nak,soalnya adeknya Tante mau ditahan dikantor polisi Tante tidak terima,karena Sebetulnya dan sepenuhnya bukan salah Adek Tante,Tante minta tolong kali ini nak"ucap Rina yang memohon ke Reno


"Tidak apa-apa kok Tante,saya akan menjaganya sampe Tante datang kesini lagi,Tante tidak usah Khawatir percaya sama saya Tante"ucap Reno


"tapi nak, Tante sudah banyak berutang Budi sama kamu bahkan sudah menyusahi kamu nak,Tante tidak tau harus berterimakasih bagaimana lagi atas kebaikan kamu, Tante sangat bersykur berjumpa dengan kamu nak"ucap Rina yang sangat berterimakasih ke Reno


namun Reno tak memikirkan itu,yang terpenting gadis yang selama ini dia cari bisa segera pulih,jika pun sebenarnya dia bukan gadis itu,Reno juga akan menolong nya,tidak harus melihat siapa dia,

__ADS_1


"Tidak apa-apa Tan,sekarang Tante pergilah mereka mungkin sudah mungkin sudah menunggu dari tadi tan"ucap Reno


"Tante pergi dulu ya nak,Mulia sekali hati kamu nak,Tante titip sebentar anak Tante ya"ucap Rina yang berlalu dari ruangan itu


Reno menunggu Clara sadar,dan Reno pun duduk di sofa yang ada diruangan itu,Reno membentangkan badannya agar bisa beristirahat sebentar,karena sedaritadi dia sangat capek.


25 menit menunggu kini Clara pun sadar,Reno yang melihat pergerakan dari Clara langsung menghampiri Clara


"dek,kamu sudah sadar"ucap Reno


Clara yang bingung siapa dia,dan Clara pun melihat seisi ruangan.


"aku dimana?kamu siapa?ibu aku mana?adek-adek aku mana?Ibu aku ga disakiti kan sama bapak aku?ucap Clara yang penuh dengan pertanyaan


Reno yang bingung atas pertanyaan itu,dia tidak tau harus menjawab apa,ya tentu dia kan tidak tau kejadian yang sebenarnya bahkan Reno juga baru berjumpa dengannya.


"Tante Rina lagi pergi belik makanan dek,"ucap Reno


"Rina mengulurkan tangannya yang memakai gelang biru itu,Kamu siapa? seperti aku pernah melihat kamu,tapi aku lupa mungkin Banyangan aku,bahkan aku melihat mu juga didalam mimpiku"ucap Clara yang penuh dengan pertanyaan


Reno yang melihat gelang itu terdiam sejenak,benar dialah orang yang aku cari selama ini,dia bilang jumpa dimimpi?mungkin itu nenek,ya karena nenek kan mirip dengan aku,bahkan seperti saudara kembar,seperti penerus wajah nenek.


"aku mau minum, boleh aku mintak tolong ambilkan minum"ucap Clara yang masih lemas bahkan sangat lemas dan dia pun ngomong masih terpatah-patah


"dek,kata dokter kamu belum bisa minum tunggu beberapa jam lagi,soalnya kamu baru selesai operasi"ucap Reno


"aku sakit apa?kenapa aku operasi?dan kamu belum menjawab kamu siapa?ucap Clara


"kamu punya penyakit usus buntu,dan harus dioperasi,yaudah kenalkan nama saya Reno Wijanggara "ucap Reno


"aku haus Reno,"ucap Clara yang menatap Reno sangat dalam


Reno yang melihat tatapan mata itu sangat terpesona,Gadis itu bisa saja membuatnya mabuk kepayang,Tentu saja Reno ternyata menyukai gadis itu juga,makanya dari dulu Reno jomblo terus karena dia mau gadis yang menolong nenek nya.


"tapi kamu belum diperbolehkan minum,Kamu harus menunggu beberapa jam lagi ya,Reno pun memegang tangan nya Clara.


"Kepala aku juga sakit,Kenapa dia harus memperlakukan ku seperti ini,apa salahku"ucap Clara yang berbicara sangat pelan namun masih terdengar Reno,kini Clara meneteskan air matanya


Reno yang melihat itu sangat tidak tega,bayangkan wanita yang dia Sayangi menangis,Hatinya seperti hancur.

__ADS_1


Reno hanya bisa mengelus tangannya Clara


"Reno,kamu temannya mama aku?Mama kenapa lama ya belik makanan nya"ucap Clara


namun Reno tidak menjawab,dia hanya bisa menatap wajah nya Clara,dia tidak tau apa yang sedang terjadi kepadanya sampe-sampe dia harus masuk rumah sakit seperti ini.


Clara pun hanya diam,dan melihat-lihat seisi ruangan,Beberapa menit ada telfon berdering di Hp nya Reno,Reno pun mengangkat nya


"hallo,Ada apa Kevin?"ucap Reno


"pak,hari ini kita harus meeting,kenapa bapak lupa hal itu?klien sebentar lagi datang pak"ucap Kevin


kevin adalah asistennya Reno,segala urusan Reno akan diurus oleh asisten nya itu,namun kadang Reno selalu dibuat emosi sama asistennya itu,tapi yang buat luluh hatinya Reno adalah kebaikannya Kevin.


"Kevin,kamu cancel ajah saya sedang dirumah sakit,sebelum datang klien nya beritahu segera"ucap Reno dan mematikan telfonnya langsung,jelas sudah kebiasaan Reno seperti itu sama asistennya


Clara yang mendengar itu,langsung menyuruh Reno untuk pergi.


"Kamu Seorang Bos?apakah kamu Bos restaurant mama aku dulu?atau kamu bos barunya mama aku?berarti aku tidak sopan dengan memanggil nama kamu begitu saja,maaf pak Reno"ucap Clara yang sedang meminta maaf.


Reno yang mendengar itu langsung kaget,mamanya ternyata pernah bekerja di restauran,restauran mana itu?yaudah nanti saja dia tanyakan sama mamanya,kalau ditanya sama Clara ntar jadi agak ribet dia kan sekarang sedang sakit


"Iyah gak apa-apa"ucap Reno yang sangat simpel


"pak Reno pergilah,aku sekarang tidak apa-apa mungkin sebentar lagi mama datang,nanti pekerjaan bapak jadi tertunda karna aku ataupun urusan mama aku"ucap Clara


Reno yang mendengar itu,Bahkan Clara memanggil bapak samanya,w'uahhh


"Ga apa-apa sekarang istirahat saja"ucap Reno yang sangat simpel,jika dia terus-terus menjawab maka pertanyaan itu tak habis" biarkan dia akan berbicara puas kalau dia sudah sembuh nanti


Nah,nah Gimana-gimana ceritanya teman-teman?


kita akan lanjut part 14 ya teman-teman


Jangan Lupa Vote dan komen ya teman-teman❤️😍


Jangan lupa mampir ke IG aku:tirani_hb


Semangat,Lanjut part 14,Bye bye❤️😍

__ADS_1


__ADS_2