
Pagi hari pun tiba namun Reno dan Clara masih belum bangun dari tidurnya,Nada dering Hp Reno pun berbunyi,dan Reno segera mengambil hp nya yang ia letakkan semalam di meja,Reno pun mengangkat telfon tersebut dan ia lupa bahwa hari ini ada rapat proyek yang ia kerjakan semalam.
"Hallo Pak,Ini saya Mariska,bapak tidak lupa kan bahwa hari ini bapak ada meeting sama klien yang kita ambil proyeknya pak"ucap Mariska sekretaris Reno
"oh iya,saya hampir kelupaan saya sedang dirumah sakit tolong Mariska persiapkan dokumen yang saya kerjakan kemarin,ini saya akan datang kekantor,Jangan lupa Mariska"ucap Reno yang sangat tegas
"baik pak Reno"ucap Mariska
Reno yang masih melihat Clara tidur tak tega meninggalkan nya namun pekerjaannya juga sangat penting saat ini,jika proyek itu gagal Reno akan mengalami kerugian yang sangat besar,Reno melihat sekeliling Memastikan apakah Rina sudah datang namun nihil Reno tak melihat Rina,sebelum Reno terbangun Rina sudah terbangun deluan ia pergi Membelik makanan buat Reno dan buat dirinya,Reno menelpon asistennya dia takut meninggalkan gadisnya sendirian disini,kalau dia bangun tidak ada yang menolongnya mengambilkan minum,belum sempat mengatakan ke asistennya Rina pun muncul dengan makanan yang ditentengnya.
"eh nak Reno sudah bangun"ucap Rina
"udah Tan,maaf Tan saya harus pergi karena saya ada meeting bersama klien pagi ini,jika tidak saya akan rugi besar membatalkan proyek nya Tan"ucap Reno yang meminta izin ke Rina untuk segera pergi ke kantornya.
"tidak apa-apa nak Reno,pekerjaan kamu sangat penting pergilah,Tante yang akan menjaga Clara disini,sebelum kamu pergi kamu makan dulu nak"ucap Rina yang sudah membuka bungkusan makanan itu di meja.
Reno enggan untuk menolak dia pun memakan nasi yang dibelik Rina barusan,lagian dikantor juga dia akan lupa makan karena sibuk,dia tak sempat pulang dia akan berganti pakaian diruangan nya saja nanti.
"Tan saya pamit dulu ya, nanti saya kesini lagi Tan jika pekerjaan saya selesai,mama dan papa juga kesini Tan"ucap Reno sambil menyalim tangan Rina
"iya nak,Kamu hati-hati dijalan ya,jangan ngebut" Bawak mobilnya"ucap Rina
"iya tan,saya pergi dulu ya Tan"ucap Reno yang sudah membawa barang" pekerjaannya,dan Reno pun sudah sampai diparkiran,dia pergi sendiri kekantor bersama mobil tercintanya.
setelah Reno berangkat kerja kini Clara pun terbangun,Clara melihat sekelilingnya tidak ada orang,ya Rina pergi sebentar karena seorang perawat tadi memanggil Rina agar segera keruangan dokter untuk memberitahu tentang kesehatan Clara,Dia melihat di sofa juga tidak ada orang.
"kemana mama sama pak Reno,kenapa ruangan ini kosong seakan-akan tidak ada yang peduli sama aku,Pak Reno juga ga ada pas lagi aku butuh,kenapa ya disaat pak Reno ada di sampingku aku merasa lebih tenang,disaat pergi aku gelisah sebenarnya siapa sih dia"ucap Clara didalam hatinya yang selalu bertanya-tanya ke hatinya.
Rina pun masuk keruangan itu,dan Rina melihat Clara sudah terbangun,Rina Menghampiri Clara.
"nak,kamu sudah bangun?maaf mama barusan dari ruangan dokter,kata dokter 2 hari lagi kamu boleh pulang jika keadaanmu sudah Lumanyan membaik,tapi kamu belum bisa melakukan aktivitas apapun nak karena bekas jahitan mu belum sepenuhnya kering"ucap Rina
"iya ma,ma Clara haus"ucap Clara
__ADS_1
"bentar mama ambilkan minum dulu ya"ucap Rina yang langsung mengambil minum,dan ia segera memberikan ke Clara,namun Clara seakan-akan masih mencari keberadaan pak Reno.
"ma,pak Reno mana?bukannya semalam masih disini ma?"ucap Clara
"Reno pergi kerja dia ada meeting,kenapa kamu cari dia?"ucap Rina yang tersenyum sekaligus bahagia
"kan pak Reno sudah menolong kita ma,iya kali Clara ga cari,entar kalau Clara sembuh Clara mau kerja sambil sekolah biar bisa bayar utang kita sama pak Reno"ucap Clara
namun Rina seperti tidak perduli apa yang dikatakan Clara,suatu saat Clara akan mengetahuinya kalau Reno berniat baik buat kita,bahkan dia balas Budi atas kebaikan Clara terhadap neneknya,semoga Clara bisa mendapatkan hatinya nak Reno,bukan karena Reno adalah anak orang kaya,namun hatinya Reno sangat tulus dan sangat mulia sekali.
"iya sayang,Makanya cepat sembuh dong"ucap Rina
Rina izin sama Clara,dia mau pergi sebentar soalnya Rina ada urusan,karena sebelum masuk keruangan tadi Rina melihat sipelakor itu ada diruangan sebelah.
"Clara,mama keluar sebentar ya,mama tinggal sebentar saja tidak apa-apa kan sayang"ucap Rina
"tidak apa-apa ma,Clara juga mau tidur lagi ma"ucap Clara ya setelah minum dan melihat-lihat seisi ruangan dia sekarang sudah sangat merasa ngantuk.
"Hallo,kamu masih hidup?kenapa ya Adek aku ga bunuh kamu langsung"ucap Rina yang senyum smirk dihadapan sipelakor itu
"hati-hati kalau bicara ya,kamu pikir siapa kamu?tunggu saja PEMBALASAN ku jika aku sembuh"ucap sipelakor yang sedang mengancam Rina
"oh silahkan,saya tidak takut,kamu belum lihat lagi kan gimana Vina menghabisimu hanya sekejap mata saja?belum pernah lihat kan?jadi hati-hati saja ya ******"ucap Rina yang mengancam kembali sipelakor tersebut
sipelakor itu semakin panas bahkan terkadang takut juga jika mendengar nama Vina,tentu saja takut Vina tidak main-main kalau ngomong dia langsung mengambil tindakan yang bisa menghilangkan nyawa seseorang dalam sekejap mata saja.
"aku tidak takut,hahahaha kamu datang kesini mau melihat Bimo,suami kamu?yaelah Rin,Rin suami mu kan sudah tidak sayang lagi sama mu,bahkan suamimu sudah menganggap mu tidak ada Didunia ini,hahhaha"ucap sipelakor yang meledek Rina
"Hahahha,dengan bangganya si ****** ini ngomong seperti itu,mau kamu ambil harta bahkan dirinya sekalipun saya tidak perduli,INGAT SAYA TIDAK PERDULI,bahkan saya tidak akan pernah mengenal nya lagi"ucap Rina yang tak tinggal diam karena sipelakor mengira bahwa Rina seakan-akan ingin kembali ke Bimo,Hahah ,bulshittttt
"lah ngapain kamu kesini kalau bukan melihat Bimo suami kamu ahahah"ucap sipelakor yang memancing kemarahan Rina
"sebenarnya saya kesini mau menghabisi hidupmu namun saya tidak mau mengotori tangan saya dengan noda dirimu"ucap Rina yang sangat panas kini memancing emosi sipelakor itu.
__ADS_1
sipelakor itu merasa panas bahkan dia ingin menjambak Rina saat ini,ya gimana mau menjambak sedangkan dia masih terbaring ditempat tidurnya
"kenapa,mau menjambak aku,sini silahkan aku kasih kok"ucap Rina yang memancing emosi si pelakor itu,Rina mau dilawan hahahaha:v
Rina yang mendengar langkah kaki,Itu pasti Bimo Rina pun segera pergi dari kamar itu,namun terhalang dengan tangan sipelakor itu.
"kamu pikir kamu bisa pergi,oh tidak Bimo datang kan,hahahah"ucap sipelakor yang merasa bahagia melihat ketakutan diwajah Rina
namun Rina tak memperdulikan itu,kenapa juga dia harus takut,dia takut kalau Bimo mengetahui ruangan anaknya Clara,nanti dia bisa melakukan yang jahat sama Rina.
"****** kamu pikir saya tidak bisa mematahkan tanganmu,bisa dong dulu saya mantan anak karate, kamu mau lihat tangan kamu patah disini?"ucap Rina mengelabui sipelakor dan juga memancing Amarah sipelakor
sipelakor yang mendengar itu sangat takut bahkan dahinya sudah berkeringat,namun berbeda dengan Rina yang tertawa dalam hatinya melihat musuhnya sangat ketakutan sekali,hahahaha,
"Saya hitung sampai tiga,jika tidak lepas yaudah saya patahkan tulang" tangan mu saja disini"ucap Rina sambil tersenyum
"Satu(1)"ucap Rina yang sedang menghitung,namun jejak langkah Bimo sudah semakin cepat,Rina pun mempercepat hitungannya agar sipelakor itu mau melepaskan tangannya.
"Dua(2) jangan salahkan aku ya"ucap Rina
"Ti,belum selesai Rina mengatakan angka tiga sipelakor itu langsung melepaskannya,dia takut jika Rina benar"melakukan itu,karena dia sudah melihat adekknya Vina tidak main"jika melakukan sesuatu,sipelakor itu pun ketakutan,namun Rina tertawa puas.
"Bye,bye ******"ucap Rina yang sambil melambaikan tangannya,dan dia pun segera keluar dari ruangan itu.
"Aku akan balas dendam Rina,ingat itu"ucap sipelakor dengan nada yang sangat kuat,walaupun Rina sudah keluar dari ruangan itu,namun Rina masih mendengar suara itu,dan Rina pun tersenyum sambil mengatakan dalam hatinya,Ya silahkan saja ******.
Nah nah Gimana Nih ceritanya teman-teman
Jangan Lupa Vote dan komen ya teman-teman❤️❤️
jangan lupa follow IG aku:tirani_hb
Bye bye lanjut part 17 ya teman-teman❤️❤️😍
__ADS_1