Luka Mental

Luka Mental
15


__ADS_3

Dan akhirnya Clara pun sudah diperbolehkan minum sama dokternya,kini pun Clara tak merasakan tenggorokannya kering lagi,namun sedikit sakit sih karena sudah terlalu lama tidak minum,sakit itu juga disertai oleh bekas jahitan operasi tadi,namun sekarang sudah malam Clara tak tega melihat mamanya yang harus menjaga bahkan mengurangi istirahat mamanya.


Reno yang melihat tatapan Clara terhadap mamanya,dan Reno pun mengetahui isi hati Clara,kok bisa ya dia tau,jelas dong Clara kan sudah seperti pujaan hatinya,.


"Tan sudah makan?"ucap Reno


"belum nak,Tante tidak mungkin meninggalkan Clara disini sendirian,Clara lasak nanti terjadi apa" lagi Tante yang repot dan pusing juga"ucap Rina


"Tan mau makan apa?biar Reno yang belik Tan"ucap Reno


"tidak apa-apa nak,Tante jadi ngerepotin Tante jadi ga enak nak,Tante bisa belik sendiri kok,Ga usah repot" nak"ucap Rina yang merasa merepotkan Reno padahal Reno sudah terlalu banyak menolong dirinya dan keluarganya.


"tidak apa-apa Tan,aku yang belik ya Tan"ucap Reno sembari membujuk Rina agar mengiyakan perkataan Reno,namun nihil Rina tetap menolaknya.


"Tante juga belum mandi,sebenarnya Tante mau pulang sebentar berganti pakaian tapi Clara tidak ada yang jaga,terpaksa Tante disini dulu"ucap Rina


"yaudah Tan,biar Reno saja yang menjaga Clara disini Tan, sebelum Tante datang lagi,Tante juga harus jaga kesehatan, kalau Tante sakit gimana keadaan Clara sama Adek" nanti Tan"ucap Reno


Rina yang mendengar perkataan Reno terharu ternyata masih ada sangat peduli dengan mereka bahkan pemuda yang ada dihadapannya sungguh mulia sekali andai dia jodoh Clara,mungkin Clara akan bahagia dan Clara juga bisa melupakan masa lalu dari bapak nya


"yaudah Tante tinggal bentar ya,Tante tidak merepotkanmu kan nak?Tante takut kalau kamu ada urusan lain dan kerepotan karena Tante"ucap Rina


"tidak kok Tante"ucap Reno


"yaudah Tante pergi dulu ya,Tante titip Clara sama kamu ya,Kini Rina pun menghampiri anaknya, Sayang mama pulang bentar ya,nanti mama kesini lagi mama mau mandi sama makan dulu ya,kamu ga usah takut dia baik kok,dia yang jaga kamu sebentar ya"ucap Rina sembari mencium pipi Clara


"iya ma,mama hati-hati"ucap Clara


"atau saya antar ajah Tante pulang?ucap Reno


"Tante pulang sendiri ajah nak,takutnya nanti Clara ada butuh jadi ga ada yang nolongin disini"ucap Rina


"bentar Tan"ucap Reno


ya kini Reno menelfon asistennya,dia akan menyuruh asistennya untuk mengantarkan Rina karena kalau jalan sendiri di tengah malam seperti ini tidak baik,apalagi buat perempuan takutnya terjadi apa-apa.


"saya sudah menelfon asisten saya Tan,dia akan datang sebentar lagi,dia yang akan mengantarkan Tante pulang,malam" begini tidak baik pulang sendiri,apalagi Tante perempuan dan seorang ibu,nanti terjadi sesuatu kita tidak tau Tan"ucap Reno


Rina yang mendengarkan perkataan Reno sangat salut ternyata anak itu paham artinya keselamatan,dia sangat mengerti itu.


"tapi nak,nanti Tante jadi merepotkan asisten kamu,Tante bisa naik ojek nak"ucap Rina yang ingin menolak permintaan Reno

__ADS_1


"udah tidak apa-apa Tan,"ucap Reno


tak lama datanglah asistennya Reno,


"malam pak,saya harus mengantar pulang siapa pak?ucap asisten Reno


"Ibu ini,Kamu antar pulang,Jangan terjadi apa-apa,jika ada sesuatu kabari langsung,Okeh"ucap Reno yang sangat tegas


"baik pak,mari Bu saya antarkan"ucap asisten itu


Rina pun pergi dan tak lupa mengucapkan terimakasih ke Reno,Setelah Rina dan asisten nya Reno pergi,dan tinggalah mereka berdua sekarang didalam ruangan itu,ya Clara dan Reno,namun sedaritadi Clara tak juga melepas tatapannya dari Reno,Reno merasa bingung,kenapa dia menatapku sepeti itu?.


"kenapa?saya salah apa sampai kamu menatap seperti itu?"ucap Reno yang menatap kembali Clara


"Kenapa kamu baik sama keluarga saya pak?"ucap Clara yang sedang bertanya-tanya


"emang salah ya saya berbuat baik sama orang?ga boleh ya?"ucap Reno


"bukan gitu pak,kan saya bertanya,ya bapak tinggal jawab ajah susah sekali"ucap Clara seakan-akan yang dia tanya belum mendapat jawaban dari Reno


"kan saya sudah jawab,emang salah saya menolong orang?"ucap Reno yang menjawab yang dia katakan tadi


"yaudah deh,bicara sama orang yang tidak nyambung ga bakalan nyambung"ucap Clara sambil memalingkan wajahnya dan tidak menatap Reno lagi


Clara yang merasa haus enggan meminta bantuan sama Reno,Namun Clara tak bisa menahan haus,Dalam hatinya,panggil?ga usah deh,ahk panggil ?ya ga usah deh,setelah bertengkar dengan hatinya Clara sudah tak tahan,dia ingin minum dan terpaksa meminta bantuan sama Reno


"pak,Saya haus mintak tolong ambilin minum itu"ucap Clara yang meminta pertolongan


namun Reno masih belum mendengar yang dikatakan Clara,ya Reno sedang sibuk mengerjakan sebuah proyek dia sangat fokus terhadap proyek tersebut,kalau dia sudah megang proyek pasti deh ga bisa diganggu,namun Clara memanggilnya lagi dengan nada yang lumayan besar,dia sangat haus


"pak,PAK RENO"panggil Clara


"eh iya,maaf saya sedang bekerja jadi saya tidak mendengarkan kamu tadi,saya mintak maaf ya"ucap Reno yang merasa bersalah sudah tidak mengacuhkan perempuan idamannya.


"Saya haus pak, daritadi dipanggil bukannya nyahut,kalau sibuk bilang pak,biar saya ajah yang ambil"ucap Clara yang berusaha mengambil gelas itu,namun nihil karena sudah diambil Reno terlebih dulu


"saya mintak maaf Clara,iya saya salah yaudah ini minum,bentar aku buat pipet nya dulu"ucap Reno yang berusaha agar gadisnya tidak marah


setelah selesai membuat pipet nya,kini Clara pun minum dengan perlahan lahan,yang dibantu dengan Reno setelah selesai minum Clara tak lupa mengucapkan terimakasih ke Reno.


Reno pun kembali mengerjakan proyeknya,25 menit sudah mengerjakan nya dan sekarang sudah jam 10 lewat Reno pun selesai mengerjakan proyeknya dia pun melihat gadisnya sudah tertidur pulas,Reno melihat bahwa Tampungan Air seni Clara sudah penuh,Tak menunggu lama Reno pun membuangnya kekamar mandi dan menaruhnya lagi disamping tempat tidurnya Clara,Reno tak merasa jijik karena dia sudah mengerti dan paham bagian" rumah sakit dia kan tamatan D3 keperawatan,jadi tak usah takut jika terjadi apa-apa terhadap Clara,untuk gadis yang dia sayang apapun pasti dia lakukan.

__ADS_1


Reno duduk dikursi samping tempat tidur Clara,dia pun menatap wajahnya Clara dia tersenyum melihat wajahnya Clara,gadis yang dia cintai sekaligus gadis yang sudah menolong neneknya dulu.


Wajah Reno pun diselimuti dengan ngantuk,bahkan sudah tak tahan Reno pun tidur dikursi dan meletakkan kepalanya di kasur Clara disampingnya,


tepat jam 11 Rina pun sudah sampai diruangan Clara,Rina melihat kalau Reno sudah tertidur dia juga tidak berani menggangu anak itu tidur,Rina berharap bahwa laki-laki yang ada dihadapannya itu bisa membawa kebahagiaan kepada Clara,mungkin dialah yang akan memberikan tawa suatu saat untuk Clara.


Rina pun menutup pintu ruangan kamar itu,dan kini Rina pun tidur di sofa.


Beberapa jam Clara terbangun karena sangat haus,dia melihat sekitarnya dia melihat pemuda itu setia menemani dia bahkan rela tidur dikursi disampingnya,Clara selalu bertanya-tanya dia siapa sebenarnya,kenapa dia mau berkorban demi ku,bahkan sudah banyak menolong keluargaku,Clara juga tidak tega membangunkan mamanya yang sudah tertidur di sofa,Namun dengan pergerakan Clara terdengar dikuping Reno,seketika Reno pun terbangun.


"kenapa?"ucap Reno dengan suara seraknya


"Haus"ucap Clara yang sudah menggangu tidur laki-laki yang dihadapannya itu


Reno pun menyodorkan minuman ke Clara,tak lama Clara menghabiskan nya,Clara sangat haus bahkan haus kali.


"terimakasih pak,maaf sudah merepotkan pak"ucap Clara yang memintak maaf atas terganggunya tidur Reno,namun Reno tak masalah jika dia terganggu tidur karna gadisnya.


"yaudah tidur lagi,saya ngantuk kalau ada apa" tinggal bangunkan saja,jangan ditahan tahan ya"ucap Reno


Clara pun Belum bisa tidur,dia masih gelisah dia sangat takut seperti ada yang menggangu dirinya,Clara melihat kearah pintu,tidak ada namun bayangan nya seperti ada tapi Clara tidak tau itu siapa,dia pun sudah mulai berkeringat,namun kegelisahan Clara terdengar bahkan terganggu sekali ditelinga Reno.


"ada apa lagi?"ucap Reno dengan suara seraknya


"Takut,Clara yang ingin menangis namun ditahan nya,ga bisa tidur,Clara tidak berani menatap Reno dia takut jika Reno marah karna sudah menggangu tidurnya.


Reno yang melihat gadis nya sangat ketakutan,Reno juga tau kalau Clara ingin menangis namun ditahan nya,Reno pun menggengam tangan nya Clara agar Clara bisa tidur.


"berdoa dulu"ucap Reno seakan-akan menuntun Clara


Clara pun mengikuti perkataan Reno,Clara berdoa dan benar saja setelah selesai berdoa Clara merasa ringan dan ingin tidur,namun tak lupa Reno masih menggenggam tangan Clara.


"udah kan?yaudah tidurlah saya disini tidak usah takut"ucap Reno yang menunggu Clara tertidur,setelah Clara tidur kembali Reno tak melepaskan tangan nya,Dia membiarkan itu dan dia tetap menggenggam tangan gadisnya itu,dan kini Reno pun tertidur.


nah,Nah gimana teman-teman?


Jangan Lupa Vote dan komen ya teman-teman❤️❤️


jangan lupa follow IG aku:tirani_hb


kita lanjut part 16 ya teman-teman❤️❤️

__ADS_1


bye bye bye❤️❤️


__ADS_2