Luka Mental

Luka Mental
14


__ADS_3

Setelah beberapa jam Reno menunggu kedatangan Rina dan kini pun sudah sampai,Rina tidak datang sendirian tetapi Rina datang bersama kedua putranya dan adeknya yaitu Rafa,risky dan Vina,ya setelah Rina memberikan laporan untuk sementara ini Vina dibebaskan dan belum seutuhnya bebas karena pihak satu lagi tidak setuju dikarenakan korban masih ada dirumah sakit,setelah diminta keterangan maka akan dibawa ke pengadilan.


"Eh,kamu sudah sadar nak,mama menunggumu maaf sayang mama ga ada disini disaat kamu sadar"ucap Rina yang menatap penuh haru terhadap Clara


"Clara bagaimana keadaan kamu sekarang nak?"ucap Vina yang memastikan kondisi Clara,Vina belum tau kalau Clara dioperasi dan Vina juga tidak tau kalau pemuda yang ada diruangan itu lah yang sudah membantu pengobatan Clara,Bukan hanya Vina sih yang tidak tau mereka semua tidak tau kecuali Rina.


"kak,kondisi kakak sekarang kayakmna?"ucap Rafa dan Risky yang sedang memegang tangan Clara.


"Udah membaik ma,tapi Clara haus ma,Clara pengen minum dari tadi tapi kata bapak itu Clara dilarang dokter minum ma"ucap Clara yang masih terpatah patah karena Clara belum seutuhnya pulih,bekas jahitan operasi tadi masih belum sembuh dan kalau pun menunggu sembuh ya harus menunggu beberapa bulan bahkan tahun.


"kenapa ga boleh minum,boleh kok bentar Tante ambil minum ya"ucap Vina yang pergi mengambil minum,Vina belum tau kalau dia dioperasi.


Rina yang mendengar itupun langsung menghentikan adeknya.


"tunggu Vin,Clara tidak boleh minum kata dokter untuk sementara,dia puasa dulu beberapa jam"ucap Rina


"kak,tapi Clara haus lagian orang yang puasa itu kan habis selesai operasi,Clara kan bukan operasi?terus apa bahayanya kak?"ucap Vina


"Vin,bahaya Clara baru selesai operasi"ucap Rina


"Apa?Rafa,risky,dan Vina terkejut mendengar kalau Clara operasi,jelas saja terkejut Rina tidak memberitahu mereka bertiga,Rina ga mau menambah beban Vina apalagi kedua putranya,lagian juga Vina ada dikantor polisi jadi Rina tangani sendiri saja.


"iya,Clara habis operasi usus buntu"ucap Rina


"usus buntu kak?kapan operasinya?kenapa kakak ga kasih tau kalau Clara mau operasi tadi?terus tunggu dulu kakak dapat biaya operasinya darimana kak?jangan bilang kakak minjam dari Bimo,jaminan nya kakak jadi pembantu?gitu kak" ucap Vina yang menggengam tangannya Rina,memastikan bahwa biaya itu bukan dari Bimo,si biadab itu


Clara yang mendengar itu sontak langsung kaget,karena Clara sangat takut jika bapaknya memperbudak mamanya,demi apapun Clara tak akan membiarkan itu.


"ma,mama pinjam uang bapak?"ucap Clara yang mau menangis,namun dia menahan air matanya.


"dengar dulu,Sebenarnya Aku ingin meminjam ke Bimo,tapi aku juga harus memikirkan anak-anak ku,terus aku meminjam ke tetangga,bahkan keluarga Bimo aku jumpai dan aku pinjam duit untuk pengobatan dan biaya operasi Clara namun Nihil, mereka ga ada yang mau ngasih pinjam,bahkan pada saat aku kerumahnya Laras adeknya Bimo aku malah didorong tapi ya sudalah,aku pergi dari situ,dan aku duduk dihalte disitu aku sudah habis pikir aku harus bagaimana?dengan cara apa aku harus membayar semua pengobatan Clara,namun keajaiban datang Ada anak muda yang mau menolong kita namanya Reno,Dialah yang membayar semua pengobatan bahkan biaya operasinya Clara,dia yang udah nolongin kita"ucap Rina yang menjelaskan semua yang terjadi.


"ma,bapak ini yang sudah menolong kak Clara?"ucap Risky


"dia bukan bapak-bapak nak,dia masih anak lajang masih muda,Namanya Reno Wijanggara,dia yang udah nolongin kita"ucap Rina


Vina pun langsung menghampiri Reno dan berterimakasih banyak sama Reno

__ADS_1


"kamu yang udah nolong keponakan Tante nak?Tante harus berterimakasih bagaimana sama kamu,Kamu sangat berjasa jarang anak muda seperti kamu mau menolong kami yang orang tidak punya ini,Tante sangat berterimakasih sama kamu nak,apa kamu tidak merasa rugi nak?"ucap Vina sambil menyodorkan tangan nya untuk berterimakasih ke Reno.


"tidak Tante,saya tidak merasa rugi,jika seseorang pernah menolong saya dan keluarga saya,kenapa saya tidak bisa menolong orang?itu sudah tugas kita sebagai manusia untuk saling menolong Tan"ucap Reno


"mulia sekali hati mu nak,"ucap Vina


"tidak apa-apa Tan,yang terpenting sekarang Clara sudah siuman dan bisa mendapatkan pengobatan yang maksimal"ucap Reno yang akan pamit pergi,karena ada urusan dikantor,sebenarnya dia tidak ingin meninggalkan perempuan yang dia cari selama ini,tetapi pekerjaan yang harus menyuruhnya pergi.


"Tan,saya harus permisi dulu,karena saya ada meeting nanti saya kesini lagi kalau pekerjaan dikantor sudah selesai,mohon maaf ya Tan"ucap Reno yang melirik sekilas Clara,dia melihat Clara yang sibuk ingin minum namun dokter kan belum mengizinkan,Reno pun senyum" melihat tingkahnya Clara.


"Kamu ada meeting dikantor nak,Yaudah kamu hati-hati ya nak,terimakasih banyak atas pertolonganmu nak"ucap mereka semua sambil menyalim Reno,seharusnya terbalik Reno yang harus menyalim orang tua dulu,namun karena dia Clara bisa tertolong


tak lupa Reno pun izin pamit sebentar ke Clara


"dek,Abang pergi dulu ya"ucap Reno sambil tersenyum


Clara yang bingung,kenapa dia harus pamit sama ku?yaudah deh ga apa-apa dia kan sudah menolong aku,jika tidak mungkin nyawaku melayang, setidaknya aku mengucapkan terimakasih sama dia deh;)


"Iyah pak Reno,Makasih banyak atas bantuan pak Reno"ucap Clara yang masih terpata patah dan menyodorkan tangan nya,seakan-akan ingin disalim sama pria idaman nya:v dan ga menunggu lama Reno juga menyodorkan tangannya,dia menggenggam tangan yang ada gelang bewarna biru itu,seakan-akan dia ingin selalu menggengam tangan itu dan tidak mau melepaskannya,namun ya kini kan dia baru mengenal perempuan itu,jadi nanti agak risih jika berlama -lama.


"Saya permisi Tan"ucap Reno yang kini berlalu pergi.


Bahkan sudah menunggu beberapa jam,dan Clara pun sedaritadi tertidur karena haus,namun kini Clara gelisah ingin minum dia sudah tidak tahan lagi karena haus


"ma,Tan,Clara mohon Clara haus pengen minum Clara mintak tolong ma"ucap Clara yang sedang memohon


"sabar sayang,dokternya belum kasih izin"ucap Rina yang menenangkan Clara


"ma,Tante mana?aku pikir Tante masih disini Adek Rafa sama risky juga ga ada,mereka kemana ma?ucap Clara yang terpatah-patah berbicara,dan mencari keberadaan Tante dan Adek"nya itu


Clara tidak tau kalau Tante dan adek-adeknya pulang deluan,Rafa dan Risky juga harus membereskan pakaian dan barang" mereka,kan ga mungkin dikoper selalu,mereka pulang kerumahnya Tante Vina,mereka sementara menginap disitu dulu.


"Tante sama Adek kamu pulang deluan,mereka mau membereskan barang" kita sayang, untuk sementara ini kita tinggal dirumah Tante Vina dulu ya sayang,lagian Tante Vina juga sendirian dirumahnya kan Abang kamu anak Tante Vina sudah pergi pelantikan dan pendidikan di TNI-AL"ucap Rina yang memberitahu Clara


"ma,Clara haus,plissseee ma dikit saja ma,Clara sudah tahan dari tadi tapi sekarang ga tertahan lagi ma"ucap Clara yang sudah merengek minta minum bahkan menangis karena sudah tidak tahan ingin minum,Clara selalu melihat"pintu ruangan,siapa tau dokternya datang,tak beberapa menit muncullah Reno,Clara mengira bahwa itu dokter dan ternyata eh pak Reno.


"eh nak Reno datang,nak udah makan?"ucap Rina

__ADS_1


"udah Tan,tadi selesai meeting di kantor Reno pulang dulu Kerumah karena mama nelfon kalau mama masak dirumah,jadi Reno pulang dulu sekalian mandi deh Tan,Eh Tan besok mama mau kesini katanya mau melihat Clara Tan,boleh kan Tan?ucap Reno yang meminta izin ke Rina agar kedua orangtua Reno bisa menjenguk Clara.


"sangat boleh nak,kenapa tidak boleh?kan mama kamu mau bertemu Clara masa Tante larang,lagian kamu sudah menolong sekali buat Tante,sangat boleh ya,besok kenalkan ke Tante ya mama kamu"ucap Rina


"iya tan,pasti Tan"ucap Reno yang sedang tersenyum


Clara sudah tidak peduli yang dibicarakan mereka berdua,yang terpenting sekarang Clara bisa minum,karena sudah sangat haus,bahkan tenggorokan ku kering,ya ampun:)


"Ma, panggil dokternya dulu ma,Clara haus"ucap Clara yang merengek lagi dan dialiri dengan air matanya,dia sudah tidak peduli siapa yg dihadapannya itu,dia juga tidak malu.


"bentar lagi ya sayang,sabar dulu"ucap Rina


tak menunggu lama dokter dan susternya pun muncul juga,dan Clara pun menghentikan tangisannya namun dibalik itu Reno sangat kagum melihat Clara,bahkan sedari tadi senyum-senyum terus melihat tingkah Clara.


"selamat malam Bu,"ucap dokter


"selamat malam juga dok"ucap Rina


"selamat malam Clara,bagaimana perasaan dan keadaanmu sekarang?ucap sang dokter


"haus dok,Haus,tenggorokan ku sedaritadi ingin minum,bolehkan dok,plissssseeee dok"ucap Clara yang memohon,namun dokter serta perawat tersenyum melihat permohonan Clara.


"yaudah boleh,tapi cepat sembuh ya Clara"ucap dokter sembari memeriksa keadaannya Clara.


"iya dok"ucap Clara yang merasa bahagia kalau dia bisa minum juga.


Nah,Nah teman-teman gimana nih ceritanya?keren tidak,ya keren dong🤣🤣


Jangan Lupa Vote dan komen ya teman-teman❤️❤️


jangan Lupa follow IG aku:tirani_hb


Yeo,kita lanjut ke Part 15 ya❤️❤️


Bye Bye bye❤️❤️


SARANGHEO,SARANGHEO❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2