
Clara pun memasuki kamarnya ketika sudah dibujuk oleh mamanya agar tak menangis lagi atas hinaan orang-orang yang ada di restauran tersebut
"Tuhan,Apakah pundakku sekuat ini untuk menahan rasa sakit atas hinaan mereka,katakan pada ku Pleasseee"ucap Clara yang sedang menangis sambil duduk dilantai menutup wajahnya dengan kedua kakinya,sambil bertanya tanya kenapa hidupnya terlalu rumit untuk dijalani,apa salahnya hingga semua membencinya lantas bisakah dia tahan dengan semua hinaan itu.
Clara tak habis pikir jika orang yang selama ini dia anggap sebagai pahlawan nya ternyata bisa melukai hatinya,bukan melukai lagi bahkan menghancurkan mentalnya seketika hilang harapan untuk hidup
Clara pun masih bertanya tanya R0ahasia apa yang selama ini disembunyikan kedua orang tuanya,Yang membuat bapaknya sampe" seperti tak menganggap dia anaknya
Kini Clara hanya bisa meratapi semuanya,Clara hanya bisa diam.Kini Mamanya Clara Masuk kedalam kamarnya Clara
"Nak,apakah mama boleh masuk kedalam"ucap Rina yang sedang mengetuk pintu kamar Clara
"boleh ma,masuk ajah ma kamar nya ga dikunci ma" ucap Clara yang berusaha mengusap air matanya yang berada di pipi imut nya"
"Nak,Mama mau mengatakan sesuatu sama kamu"ucap Rina Yang ingin mengatakan semuanya kenapa bapaknya membencinya"
"apa itu ma,katakan ma"ucap Clara yang penasaran apa yg ingin dikatakan mamanya"
"mama mau kasih tau rahasia yang selama ini mama dan bapak kamu sembunyikan,mungkin ini saatnya mama takut kamu marah"ucap Rina yang sedang menahan air matanya
"ma,Clara ga bakalan marah sama mama kalau mama jujur sama Clara,Clara capek ma, dihina bahkan dibully orang-orang disekitar Clara ma,cukup sudah mental bahkan hati Clara hancur ma"ucap Clara yang menangis ,sedaritadi dia menahan untuk tak menangis dihadapan mamanya,namun kini jatuh begitu saja karna hati nya sudah sangat sakit
Anak perempuan mana yang sanggup menahan semua itu,Dengan bully-an orang bahkan dihina dihadapan umum,mungkin tak ada yang sekuat mental Clara, Hidup emang selalu di Uji tapi berbeda dengan Clara yang selalu dapat masalah terus,seakan akan hidupnya penuh dengan ujian hidup semua
"waktu sebelum kamu lahir ada seorang anak perempuan d-dari,"ucap Rina yang terpotong karena mendengar ribut"dibawah,dan kini Rina dan Clara pun berlari kebawah untuk melihat apa itu yg ribut"
Clara dan Rina pun terkejut melihat orang yang ada dibawah ya,benar saja itu sosok seseorang yang sudah melukai bahkan menyakiti keluarganya,ya tentu saja Bimo,Bapak dari anak-anaknya Rina,Namun yang sangat membuat paling terkejut Bimo membawa seorang Perempuan dan tak tau siapa perempuan itu,kini Clara dan Rina pun turun kebawah menghampiri mereka.
"Ngapain kamu kesini?!!ucap Rina seakan-akan membentak Suaminya
"Ya suka" aku lah ini kan rumah ku,kenapa?Seharusnya Aku yang Bertanya Kenapa kalian masih ada dirumah ini?!!ucap Bimo yang tak terima dibentak istrinya,kini membentak kembali
"Siapa perempuan ini Pa?"Ucap Clara Hatinya memang benar" hancur saat ini"
"Kenapa?Ini Calon Istriku,Sekarang Aku mau kalian keluar semuanya Dari rumah ini,Dan kamu Rina,Bawak semua anak" mu ini yang tak tau diri ini'
"Pa,Clara tau bapak membenci Clara,Namun lihatlah putri mu ini Pa,Sangat hancur bahkan hatiku sangat rapuh saat ini,Mereka semua menghina bahkan Membully pa,Apakah aku terlalu hina Didunia ini sampai Bapak memperlakukan kami seperni ini?"ucap Clara yang sedang menghapus air matanya karena dari tadi dia menangis melihat tingkah bapaknya"
"Aku tidak perduli,Mau kalian hancur,mau kalian rapuh atau kayak mana pun tetap aku ga perduli yang terpenting sekarang kalian keluar dari rumah ini,karena ini bukanlah rumah kalian,Ini rumahku Hasil kerjaku sendiri Sekarang beres"-kan barang" kalian,CEPAT!!!ucap Bimo yang menunjuk Clara bahkan suara lantangnya menghadap ke Clara
"Pa,Seperti itu kah kamu memperlakukan anak kita?Salah ku apa pa,sampai" kamu menduakan aku,Bahkan Melukai anak" kita?Ucap Rina yang tak tahan atas perlakuan suaminy
"Kamu ga salah apa" Rina,hanya kamu dah Ga menarik lagi dimataku,Tambah lagi Putri yang kamu bangga banggakan selama ini ada dirumah ini,Yaudah aku malas ada dirumah ini,dan sekarang aku udah ada calon istri lagi dan sekarang kalian Keluar dari rumah ini"
Kini Rina Pasrah dengan apa yang dikatakan Suaminya itu,Memang Benar lebih baik Rina Dan anak-anaknya pergi dari rumah itu,jika Mereka tetap bertahan yang ada Mereka akan tersakiti atas perilaku orang yang tak punya hati seperti suaminya itu,Dan mungkin Clara juga bebas Dari siksaan itu.
__ADS_1
"Ayok Clara berekan barang" kamu,Mama akan membereskan barang" adek-adek mu,"ucap Rina yang menarik tangannya Clara agar masuk kekamar membereskan semua Barang-barangnya
namun Clara pun hanya bisa terdiam,menangis dan mengikuti langkah mamanya,
Sesudah sampai dikamar Clara,Rina membujuk Clara Agar menerima ini semua,Karena Jika Clara Tetap bertahan sama saja Dia akan terluka dan mentalnya Semakin Hancur
"Nak,Lihat Mama sekarang,Kita harus pergi dari sini Clara kalau kita tetap tinggal disini yang ada kita semakin sengsara,apalagi bapak kamu Bawak perempuan lain yang katanya jadi calon istrinya,turutin apa kata mama ya sayang"ucap Rina yang semakin menyakinkan Clara agar pergi dari rumah kesengsaraan bagi mereka
Namun Clara pun hanya mengangguk,Dan mengiyakan apa yang dikatakan mamanya,kini Clara pun membereskan semua Pakaian nya,30 menit sudah mereka berdua membereskan pakaian nya,Kini Rina Dan Clara Turun Kebawah sambil membawa Barang-barang mereka,Rina melihat sekilas suaminya Namun Tak ada Respon Dan Bahkan Matanya seakan Akan Ingin menerkam Clara.
"Cepat Turun Lama Sekali"ucap Bimo yang berteriak dan membentak mereka berdua,seakan-akan Bimo memperlakukan selayaknya mengusir Pembantu yang berbuat salah dirumah itu
kini pun Clara Dan Rina Keluar dari pintu rumah itu,Namun Terhenti karena Calon Istrinya Bimo,Ya Calon Istri Bapaknya Clara
"Stop,Tunggu sebentar"ucap perempuan itu
"kenapa sayang?kenapa mereka berdua cegah?ujar Bimo yang kesal
Namun Rina Yang merasa jijik atas perlakuan suaminya ke perempuan itu,Pantas ga sih dia dipanggil pelakor,Tentu pantaslah emang pelakor seperti itu
"bentar sayang,Gimana kalau istri kamu tinggal bersama kita,tapi anak-anak kamu usir ajah"ucap pelakor itu yang sedang tersenyum bahkan serasa bahagia menghancurkan rumah tangga orang,Jihhh,jijay
"Kenapa dia tinggal bersama kita,ga usah,biarkan mereka semua pergi dari sini"ucap Bimo
Clara yang mendengar perkataan Si pelakor itu,terlonjak sangat emosi,Mamanya Dikatakan Seorang Pembantu bahkan Bapaknya Tersenyum Ketika Mendengar perkataan pelakor itu,yang sudah menghina Mamanya Clara tak tinggal diam
"Apa-apaan kamu??Udah pelakor memperlakukan mama ku sebagai pembantu dirumah ini?HA,MENDING Kamu yang jadi pembantu dasar pelakor",Clara menunjuk si pelakor itu dan membentaknya,Kini Clara tak puas dengan kata- kata si pelakor tadi Clara pun menjambak rambut sipelakor itu
"Ah,Ah Sayang Tolongin aku"ucap sipelakor itu
Bimo yang melihat itu sangat murka Emosinya tak tertahan lagi,Dia pun Langsung Mendorong Clara Hingga Clara Terdorong ketembok,kepala Clara pun terbentur karena dorongan bapaknya sangatlah Kuat,Rina Yang melihat itu langsung berlari menghampiri Clara
"Nak,Bangun mama mohon bangun,Nak"ucap Clara sambil menepuk nepuk pipinya Clara,Kini Rina beranjak dan Menampar kuat Suaminya itu
"plak'',Kurang ajar kamu memang benar" kurang ajar,seseorang yang selama ini Clara bangga-banggakan bisa menghancurkan hati seorang anak,bahkan Melukainya,lihat lah sekarang Clara,Lihat BIMO ucap Rina Yang sudah terlanjur emosi karena perlakuan suaminya
"Tamparan kedua,Plak''' demi perempuan ini kamu rela mendorong anakmu sendiri,demi si ****** itu kamu rela menghancurkan keluargamu sendiri BIMO"ucap Rina
Kini Bimo terdiam,Dan sipelakor itu tak terima dibilang ******,kini lawan nya Rina bukanlah suaminya melainkan Sipelakor itu.
"apa kamu bilang?Aku lajang?Mulutmu memang brengsek ya,Ingin menampar Rina,namun Rina Menghalang Tangan Itu.
"Singkirkan Tangan Jorokmu itu,Iya kenapa?Memang Kau Seorang Pelakor,******,Bahkan Menghancurkan Rumah Tangga orang,Emangnya Kamu Bahagia Seperti ini,Hahha Gak,Dengan senyum smirk nya Rina pun mengatakan sudah berapa rumah tangga yang kau hancurkan ******??!!ucap Rina yang sangat,sangat emosi.
Namun si pelakor itu tak terima atas perkataan Rina yang sudah Membilang dia ******,Emang benar sih dia ****** lantas kenapa dia marah?Betul kan!!!
__ADS_1
"Kurang ajar,Berani" nya kau,Si pelakor pun mendorong Rina,Namun dengan Sigap Rafa menangkap Mamanya.
"Ma,ini ada apa?"Siapa Perempuan Itu?dan Mana Kak Clara ma?"Ucap Rafa Yang Kebingungan
"Kalian Berdua Harus Tau nak,Rafa Bertanya Siapa Perempuan ini?Ya ini Calon istri bapak kamu,Dia Pelakor,Dia Penghancur Rumah tanga mama, Bahkan Sipelakor ini menyuruh mama Agar jadi pembantu dirumah ini,Karena Clara Tak terima Atas Perkataan sipelakor ini,Clara Pun menjambak nya,Tapi lihat Reaksi bapak Kamu nak,Lihat,dia Dengan teganya Mendorong Clara Ketembok Sampai Clara seperti itu Lihat Rafa,Risky,Itu kakakk kamu tergeletak,Mama Tak Terima Makanya Mama Marah,Namun sipelakor ini Ingin Melukai Mama,Ucap Rina Yang Menangis Tersedu-sedu namun masih kuat Menceritakan Semuanya Ke anak" nya Rafa dan Risky
kini Rafa dan Risky Menghampiri kakaknya,
"Kak bangun,kak Bangun"Ucap Risky
Rafa dan Risky yang tak terima Semuanya ini Kini Melawan Bapaknya.
"Apa ini bapak?"ucap Rafa yang sudah Mengepalkan tangannya
"Apa,Kamu mau ikut² an melawan bapak,,?dengan senggakan dari bapaknya
namun Rina yang melihat itu sangat takut kalau bapaknya memperlakukan anaknya lagi seperti Clara,Kini Rina menarik tangan Rafa dan Risky
"Sudah nak,sekarang kita pergi dari rumah ini,dan pergi membawa kakak kamu Kerumah sakit,Karena sekarang dia butuh pertolongan"
Rafa dan Risky Pun mengiyakan perkataan mamanya,ya bukan karena mamanya bisa saja si Bimo dihaja habis-habis sama mereka berdua,dan juga kakaknya sekarang lebih penting dari itu semua.
mereka pun beranjak, Rina dan Rafa membawak semua barang-barang mereka,sedangkan Risky menggendong Clara,Namun Terhenti lagi,sipelakor tetap memaksa Bimo agar Rina tinggal bersama mereka sebagai pembantu.
"Tunggu dulu,Kamu ga boleh pergi biarkan anak-anak kamu yang pergi,kamu tinggal disini kata calon istriku sebagai pembantu"ucap Bimo
namun Rafa tak terima,Rafa pun menumbuk si pelakor itu bahkan mendorongnya,Bimo yang melihat itu langsung kaget atas perlakuan Rafa,Kini Si pelakor itu pingsan dan tak berdaya
"Apa pa?mau melukai aku?Silahkan,Pukul pa,Pukul,Sudah cukup ya bapak memperlakukan Clara dan mama seperti ini,Bahkan Tega mengatakan mama sebagai pembantu dirumah ini.
Bimo pun mengangkat tangan nya seakan mau menampar Rafa,namun terhenti oleh Rina,
"Coba saja kamu Menampar anakku,akan kulaporkan kamu ke pihak yang berwajib,Silahkan,Sekarang Aku Mintak Cerai!!aku tak mau diperbudak oleh mu,mending aku memperjuangkan anak anakku daripada tinggal bersama mahluk halus seperti kamu,Akan segera kuurus perceraian ini,tak usah takut kalau aku ga bisa menyekolahkan mereka bertiga,aku masih punya tabungan,jadi tunggu saja PEMBALASAN KU BIMO!!Ucap Rina yang sudah panas hatinya
"ayok Rafa,risky kita pergi dari sini,tak usah hiraukan mahluk halus dirumah ini,
Mereka pun pergi dari rumah itu,dan terlebih Dahulu Mengantarkan Clara Kerumah sakit,Risky dan Rina Kerumah sakit,sedangkan Rafa Kerumah Tante nya dulu mengantar semua barang-barang mereka.
Nah,Nah Pasti Kalian Mewek kan Baca Cerita Aku,Iya Aku Ajah Mewek Nulisnya,Sakit sekali ternyata,Semoga Mental Kita Semua kuat" ya mengahadapi Pahitnya Hidup💔
Jangan lupa VOTE AND KOMEN YA TEMAN-TEMAN❤️😍KITA AKAN LANJUT KE PART 10,PART 10 LEBIH KECE DEH,UHHH BISA BISA AIR MATA KALIAN JATUH TERUS HEHHEH😁😁
JANGAN LUPA FOLLOW IG AKU YA:tirani_hb
TETAP SEMANGAT TEMAN-TEMAN❤️😍
__ADS_1