
Saat ini Clara dan Reno sudah sampai ditaman rumah sakit,Reno pun duduk dikursi Taman tersebut,dan Clara duduk dikursi rodanya.
Clara melihat langit yang begitu cerah,yang begitu indah bahkan sangat indah dipandang orang-orang yang melihatnya,Clara pun bertanya pada dirinya sendiri.
"Kenapa ya,hidup ku tidak seindah langit ini,Kenapa hidup ku selalu seperti diapi neraka,Apa yang aku lakukan sampe hidup ku berubah seperti ini"ucap Clara yang menahan Pilu dan rasa sakit hatinya saat ini.
Namun Reno yang melihat gadisnya itu sedang memandang langit dan melihat juga bahwa dia sepertinya sedang terluka,Namun Reno masih bisa mendengar suara Clara yang bertanya sama dirinya itu,Reno pun menghampiri Clara.
"Clara,Saya boleh tau apa yang sebenarnya terjadi sama kamu"ucap Reno yang memandang Clara seakan-akan ingin tau yang sebenarnya dan semoga Clara mau mejawab pertanyaan Reno itu.
"pak Reno,Sebenarnya saya juga belum mengetahui kenapa saya ada diposisi ini,Saya hanya tau bahwa setiap hari saya disiksa oleh bapak saya sendiri,bahkan disekolah saya dibully habis-habisan sama teman-teman saya,namun untung nya sahabat saya selalu menolong saya,Bahkan sampai saat ini saya belum menemukan jawaban nya dari mama kenapa saya diperlakukan seperti ini"ucap Clara yang saat ini menunduk dia merasa malu terhadap Reno,karena Reno adalah orang yang memang betul dikatakan mendapatkan kasih sayang orang tua yang seutuhnya.
"kenapa kamu menunduk Clara?saya tidak akan menertawakan kamu"ucap Reno yang menaikkan dagu Clara.
"Saya malu pak Reno,Karena pak Reno memiliki keluarga yang harmonis bahkan kasih sayang orang tua nya pak Reno seutuhnya untuk pak Reno,Lihatlah saya pak yang dari lahir diperlakukan seperti tidak seorang anak ataupun sang putri yang dimanjakan bapaknya."ucap Clara yang mengingat setiap kejadian yang terjadi sama dirinya,Dia saat ini pun tidak dapat menahan air matanya,dan air mata itupun turun begitu saja dipipinya yang imut itu.
Reno yang melihat itu sangat terpukul bahkan hatinya Reno sangat sakit melihat gadisnya itu menangis,ternyata hidupnya tidak sebaik yang aku pikirkan,dia dari kecil tidak mendapatkan kasih sayang,bagaimana suatu saat jika saya mengatakan perasaan ini samanya apakah dia akan menerimanya.
"Clara kalau saya boleh tau apa saja yang diperbuat sama keluarga kamu sampai kamu seperti ini?"ucap Reno yang menghapus air matanya Clara,ia sangat terharu melihat Clara
"Sebenarnya saya tidak ingin membencinya,namun hati saya masih sakit jika melihatnya,Dia tega menduakan mama saya,bahkan tega mendorong saya ketembok hingga kepala saya seperti ini,Walaupun saya kurang kasih sayang dari seorang ayah tetapi saya masih punya mama yang sungguh amat menyanyangi saya"ucap Clara yang menahan tangan Reno,Memberi tanda agar Reno menggengam tangannya karena sebenarnya Clara tidak sanggup untuk mengatakan itu semua.
Reno yang sangat peka,saat ini menggengam tangan nya Clara,namun Clara masih menunduk dan tak berani menatap wajahnya Reno,Dia menangis Bahkan dia masih bertanya sampai kapan hidup aku seperti ini?.
"Clara jangan menunduk,Lihat saya"ucap Reno dia ingin memeluk Clara namun dia takut jika Clara risih bahakan nantinya Clara tidak menyukai itu.
"Saya malu pak Reno,Bahkan jika saya Pulih dan saya kembali Kesekolah apa yang harus saya perbuat untuk menguatkan hati ini,mungkin Teman-teman saya menunggu disana untuk Membully saya lagi"ucap Clara yang saat ini menggengam tangannya Reno sangat kuat bahkan seperti ingin mencakar.
Reno yang melihat itu merasa Hatinya tersayat,Semenderita inikah gadisnya hingga sangat trauma,Saya harus mencari tau yang sebenarnya terjadi sama dia.
__ADS_1
"Clara tenang,Saya ada disini kamu tidak usah takut,Saya yang selalu ada di sampingmu,Percayalah"ucap Reno yang menyakinkan Clara bahwa Reno bisa membuat dia bahagia suatu saat nanti,Reno pun mengangkat dagunya Clara lagi,dan mengusap air matanya Clara,namun Clara yang melihat itu sangat menyentuh,kenapa Dia baik sama aku,Sebenarnya aku sangat membutuhkan rangkulan saat ini,tapi jika aku meminta sama pak Reno mungkin yang ada di pikiran pak reno jadi lain-lain,Tapi ahk yasudalah.
"Pak Reno,Boleh kah saya memeluk pak Reno,Saya ingin merasakan rangkulan seorang bapak,Mungkin jika saya mendapatkan itu dari pak Reno,Saya bisa merasakan bahwa bapak saya sudah tidak marah lagi sama saya"ucap Clara yang memperlihatkan wajah sedih serta wajah memohon ke Reno,Namun Reno Yang mendengar itu langsung mengiyakan,Tentu saja dia mengiyakan karena sedaritadi juga Reno ingin memeluk Clara,namun dia sangat segan.
"Boleh Clara,Silahkan"ucap Reno sambil merentangkan kedua tangannya,seakan-akan memberikan kode dan posisi yang aman agar Clara memeluknya,dan tersenyum.
Saat ini Clara pun memeluk Reno,Namun berbeda kenapa jadi pak reno yang begitu erat memeluk aku?seharusnya aku yang butuh itu,kenapa jadi pak Reno yang seakan-akan yang membutuhkan itu,yaudah tidak apa-apa Lah,Clara pun menghapus air matanya,.
Pada saat Clara melihat kearah depan,Dia melihat bapaknya sedang berjalan sama sipelakor itu,Clara Pun Mulai menangis lagi Melihat Perilaku bapaknya,Saat Bimo Menoleh kearah Clara,Clara pun menyembunyikan Wajahnya di dada bidangnya Reno,Dia takut kalau Bimo akan melukainya Lagi.
"kenapa Clara?"ucap Reno yang heran kenapa dia tiba-tiba seperti orang yang sedang bersembunyi.
"Pak Reno jika seorang pria datang kesini dan ingin melihat wajahku katakan bahwa aku sedang sedih dan tidak ingin melihat wajahnya,plieesee pak Reno bantu aku"ucap Clara yang meminta pertolongan Karena disaat dia mau menyembunyikan wajahnya didada bidang Reno,Bimopun merasa curiga kenapa wanita itu bersembunyi ketika melihat wajahnya,Apa jangan-jangan dia,
Belum sempat Reno bertanya kenapa,Saat ini Bimo sudah ada dihadapan mereka,Dan dari jarak jauh Rafa dan Rina melihat itu,Rina sudah jantungan jika Bimo melihat Clara apa yang akan terjadi,Rina harus mencari cara ini,Tapi sipelakor itu pas dihadapan Jalan menuju bagian pelayanan,Bagaimana ini.
"Maaf pak,Emang ada apa pak?dan kenapa bapak ingin melihat wajah istri saya"ucap Reno yang saat ini berpura-pura mengelus rambutnya Clara.
Reno Sudah diberitahukan Clara,jika ada seorang pria datang kesini bilang bahwa dia tidak ingin menunjukkan wajahnya.
"Saya sangat penasaran melihat wajah istri kamu,Karena pada saat saya menoleh melihat nya,dia seperti ketakutan melihat saya dan bersembunyi"ucap Bimo
"Maaf pak,istri saya sedang menangis,dia tidak ingin dilihat,mungkin tadi dia refleks pada saat melihat bapak,Karena dia saat ini sedang tertekan pak"ucap Reno Yang masih mengusap rambutnya Clara
"Okelah kalau begitu,saya permisi dulu"ucap Bimo yang ingin pergi,namun pada saat Reno memutar badannya,dia melihat gelang yang persis sangat mirip dengan gelangnya Clara,Namun dari jarak jauh bahwa Rafa dan Rina sudah sangat khawatir benar saja mereka berdua melihat arah mata Bimo kearah tangannya Clara.
"tunggu sebentar,sepertinya saya mengenal gelang ini"ucap Bimo yang saat ini sangat penasaran dan memastikan bahwa itu adalah Clara.
Clara yang mendengar itu dari sela dada bidang Reno,Saat ini sudah jantungan Bagaimana jika Bimo mengetahui bahwa itu dia,dan apa yang akan dilakukan Bimo terhadapnya.
__ADS_1
namun Reno yang merasakan kegelisahan Clara seakan-akan mengetahui artinya itu.
"Maaf pak sekali lagi,Disini kan banyak yang menjual gelang seperti itu,Dan bukan bapak saja yang punya gelang seperti itu"ucap Reno Yang mengelus tangan Clara,Karena dia merasakan saat ini Clara sudah keringat dingin,siapa sebenarnya dia,kenapa Clara sangat takut melihatnya.
"tidak mungkin,Saya sangat tau gelang itu satu-satunya yang anak saya pakai,Gelang itu dibelikan mamanya Waktu dia masih kecil dan gelang itu tidak ada dijual dimana pun,Dia pasti Clara kan?"ucap Bimo yang kini sudah emosi
Rafa dan Rina yang mendengar itu terkejut,sekarang Bimo tau,Apa yang harus kita lakukan Rafa.
Rafa pun punya jalan keluarnya,Bagaimana kita bunyikan alarm kebakaran ma?mungkin dengan cara itu,Tetapi kita diam"Kita matikan lampu,Dan mama Jaga"bagian sana Biar Rafa yang mengerjakan itu semua.
"sini kamu Clara,Berani beraninya kamu sembunyi"Ucap Bimo yang saat ini menarik lengan Clara sangat kuat,Clara pun yang Merasakan sakit itu langsung merintih dan menangis.
Reno yang melihat itu langsung emosi,tega teganya dia melakukan itu sama gadisnya.
"Lepaskan tangan Clara atau saya akan melalukan sesuatu yang bisa membuat anda Hilang Dari bumi ini"Ucap Reno yang mengancam Bimo,bahkan menunjuk wajah Bimo dengan tidak sopan
Sipelakor yang melihat Rafa dan Rina Langsung sigap Menghentikan itu.
"Oh,Sekarang kalian mau apa?Mau menolong Clara?Tidak bakalan bisa Rina,Hahhaha"ucap Sipelakor dengan tertawa Sangat puas karena saat ini mereka akan habis dibuat Bimo.
Nah nah Gimana nih teman-teman,Ceritanya menarik kan?Ya sangat menarik dong
Jangan Lupa Vote dan komen ya teman-teman❤️❤️
jangan lupa mampir ke IG aku:tirani_hb
Kita lanjut ke part 22 ya teman-teman❤️❤️🥳
Bye bye,Next part 22🥀🥀✨✨🥳🥳🥳💮
__ADS_1