
~Happy Reading~
.
.
.
Sesampainya Ai di kampus diapun menghubungi Reina sahabatnya untuk menanyakan keberadaannya. "Assalamualaikum halo Rein kamu dimana aku sudah di kampus nih" tanya Ai pada Reina di telepon.
"Waalaikumsalam Ai iya ini aku masih di parkiran tunggu sebentar" jawab Reina.
"Ya sudah aku tunggu kamu di taman depan perpustakaan" ucap Ai.
"Baiklah Ai sayang" jawab Reina santai.
Tak lama kemudian Reina pun datang menghampiri Ai yang sedang duduk menunggunya di taman. "Assalamualaikum Ai cantik" sapa Reina sambil tersenyum.
"Waalaikumsalam Reina jelek" jawab Ai dengan nada menggoda.
"Ai!" ucap Reina memanggil Ai dengan kesal.
"Hehe... Bercanda Reinaku sayang yang cantik. Udah ah ayo buruan kita masuk cari refernsi" ajak Ai pada Reina untuk segera masuk ke perpustakaan.
"Iya iya ayo" jawab Reina malas.
Kemudian mereka berdua masuk ke perpustakaan dan mulai mencari bahan referensi untuk skripsi mereka. Setelah mendapatkannya merekapun memilih duduk di salah satu kursi yang berada di pojok perpustakaan itu. Sembari membaca buku referensi tersebut Ai tiba-tiba mengajak Reina untuk membicarakan tentang Haris yang belum sempat ia ceritakan.
"Shht Rein" panggil Ai lirih.
"Ada apa Ai?" tanya Reina pelan.
"Nanti setelah dari perpustakaan ini kita ke cafe tempat biasa ya ada yang ingin aku ceritakan padamu" ucap Ai pada Reina.
"Cerita apa Ai?" tanya Reina penasaran.
"Nanti akan aku ceritakan Rein" putus Ai pelan.
__ADS_1
"Baiklah" jawab Reina.
......................
Menjelang zuhur mereka berdua sudah keluar dari perpustakaan dan sebelum menuju ke cafe mereka memutuskan untuk ke masjid terlebih dahulu untuk menunggu waktu zuhur yang akan tiba sebentar lagi.
"Ai sebaiknya kita ke masjid terlebih dulu karena sebentar lagi azan zuhur jadi lebih baik kita sholat zuhur dulu biar nanti bisa santai dan puas ngobrolnya" ungkap Reina pada Ai.
"Iya kamu benar Rein ayo sebaiknya kita segera ke masjid" ucap Ai.
~
Setelah selai melaksanakan kewajiban mereka bergegas untuk menuju cafe karena mereka sudah sangat lapar. Sesampainya di cafe masing-masing mereka memesan makanan dan minuman sembari menunggu pesanan datang Reina pun mulai menagih cerita pada Ai.
"Ai sebenarnya apa yang ingin kamu ceritakan padaku?" tanya Reina dengan penasaran.
"Mm sebenarnya beberapa bulan yang lalu aku sempat iseng mendownload aplikasi pertemanan online dan dari aplikasi itu ada satu teman laki-laki yang sering berkomunikasi denganku" ungkap Ai
"Aplikasi pertemanan online dan siapa laki-laki ituul Ai?" tanya Reina pada Ai.
"Kamu serius Ai?" tanya Reina
"Iya dan dia juga bilang ingin minta izin kedua orang tuaku untuk itu" ungkap Ai lagi
"Benarkah dan kenapa kamu baru menceritakannya padaku Ai?" tanya Reina lagi dengan perasaan sedikit kesal pada Ai.
"Maaf Rein aku tidak bermaksud menyembunyikannya darimu hanya saja sebelumnya aku tidap pernah berpikir akan sampai sejauh ini" ucap Ai jujur.
"Baiklah aku mengerti, lalu apa kamu sudah mengatakannya pada ayah dan bundamu?" tanya Reina lagi
"Sudah dan tadi pagi ayah memintaku untuk memberitahunya bahwa ayah ingin berbicara dengannya" ucap Ai.
"Apa kamu belum memberitahukannya pada Haris?" tanya Reina pelan.
"Belum aku masih sedikit ragu Rein" ungkap Ai
"Ragu? Apa yang kamu ragukan Ai bukankah dia baru ingin mengenalmu saja jadi katakan saja padanya kalau ayahmu ingin berbicara dengannya terlebih dulu" ucap Reina meyakinkan Ai.
__ADS_1
"Baiklah aku akan memberitahunya" putus Ai pelan.
"Ya beritahukan padanya sekarang Ai cepat" pinta Reina tidak sabaran.
"Iya sebentar Rein ini makanan kita udah datang lebih baik kita makan dulu" ucap Ai pada Reina.
"Baiklah, mari makan" ucap Reina.
Tak lama kemudian pesanan merakapun datang dan mereka mulai menyantapnya sambil berbincang ringan.
......................
Setelah makanan mereka habis Reina pun mulai meminta Ai untuk segera memberitahukan pada Haris tentang keinginan ayah Ai. Ai memutuskan untuk mengirimkan pesan pada Haris
(Assalamualaikum Haris maaf mengganggu waktumu aku hanya ingin menyampaikan pesan ayahku bahwa dia ingin berbicara denganmu. Apakah kamu bisa?) -send- pesan pun terkirim. *maaf ya disini percakapan antara Ai dan Haris author tulis dalam bahasa Indonesia biar lebih mudah.
drrt..pesan masuk
(Waalaikumsalam Ai, tidak kamu tidak menggangguku. Baiklah Ai aku bisa dan kapan aku bisa berbicara dengN ayahmu?) balas Haris.
(Kapan kamu bisa dan punya waktu kamu bisa memberitahukannya padaku) -send-
(Baiklah besok InshaAllah aku punya waktu di malam hari setelah pekerjaanku selesai dan aku akan menghubungimu Ai ) balas Haris.
(Baik aku akan mengatakannya pada ayahku)-send-
"Sudah?" tanya Reina pada Ai.
"Iya dia bilang besok akan menghubungiku lagi" ungkap Ai
"Cepat sekali responnya sepertinya dia benar-benar tertarik denganmu Ai" ucap Reina pada Ai dengan senyum menggoda.
"Sudahlah aku tidak ingin membahasnya, ayo kita pulang ini sudah sore" ucap Ai mengalihkan pembicaraan.
"Iya iya baiklah, ayo pulang" ajak Reina.
...----------------...
__ADS_1