
~Happy Reading~
.
.
.
Setelah selesai makan malam Ai dan keluarganya duduk dan berbincang santai di ruang tamu sambil menunggu waktu isya masuk. Dalam perbincangan tersebut ayah menanyakan mengenai kelanjutan skripsi Ai.
"Ai bagaimana dengan skripsimu?" tanya ayah pada Ai
"Alhamdulillah perbaikannya sedikit lagi selesai yah, setelah itu baru Ai akan menyerahkannya pada pembimbing" kata Ai menjawab pertanyaan ayah.
"Baiklah nak, lalu setelah lulus nanti apa rencanmu mau lanjut S2 atau mulai bekerja?" tanya ayah lagi mulai serius pada Ai.
"Mm.. Ai rencananya ingin mencari kerja dulu yah" jawab Ai jujur pada ayah.
"Kamu ingin bekerja dimana?" tanya ayah lagi mengenai keinginan Ai. Saat akan menjawab pertanyaan ayah tiba-tiba handphone Ai berbunyi menandakan ada pesan masuk. Ai pun meminta izin untuk melihatnya sebentar. Ternyata itu adalah pesan dari Haris. Ai pun membuka pesan tersebut
(Assalamualaikum Ai, maaf sepertinya malam ini aku tidak bisa berbicara dengan ayahmu. InshaAllah besok malam aku akan berbicara dengan ayahmu. Tolong sampaikan itu pada ayahmu) ucap Haris sambil meminta maaf pada Ai
__ADS_1
Ai segera memberitahukan pada ayah kalau malam ini Haris belum bisa berbicara dengan ayah. "Ayah haris baru saja mengirimkan pesan kalau dia tidak bisa berbicara dengan ayah malam ini. Haris bilang besok malam dia akan berbicara dengan ayah" kata Ai menyampaikan apa yang Haris katakan padanya tadi.
"Baiklah ayah mengerti" ucap ayah memahami kesibukan dan juga perbedaan waktu yang mereka miliki.
Tak lama terdengar suara azan berkumandang dan semuanya mulai membubarkan diri untuk melaksanakan kewajiban. Ayah mengajak kedua anak laki-lakinya untuk bersiap pergi ke masjid menjalani sholat isya, sedangkan Ai dan bunda akan melaksanakannya di rumah.
Setelah selesai sholat isya merebahkan diriny sejenak di atas kasur sambil membuka akun sosmednya. Merasa bosan, karena tidak ada yang menarik Ai pun keluar dari akun sosmednya dan memutuskan untuk mengerjakan perbaikan skripsinya saja agar cepat selesai.
"Huh! Tidak ada yang menarik, lebih baik aku lanjut mengerjakan skripsi saja biar cepat selesai dan bisa bimbingan" putus Ai sambil bergumam sendiri dan mulai beranjak menuju meja belajarnya.
Ai mulai mengerjakan skripsinya dengan serius, hingga tidak terasa sudah larut malam dan waktu menujukkan pukul 12 malam. Ai memutuskan untuk menyudahi kegiatannya dan beranjak ke kamar mandi untuk cuci muka dan berwudhu, kemudian ia berjalan menuju ranjang untuk tidur mengistirahatkan tubuhnya.
......................
"Pagi bundaku yang cantik" sapa Ai saat melihat bunda di dapur sedang menyiapkan dan membersihkan bahan-bahan yang akan dimasak.
"Pagi juga sayang" jawab bunda sambil tersenyum melihat ke arah Ai.
"Bunda mau bikin sarapan apa? Ada yang bisa Ai bantu bun?" tanya Ai pada bunda yang terlihat fokus dengan bahan masakan tersebut.
"Mm...rencana bunda mau masak sop ayam, kamu tolong bantu bunda untuk kupas dan potong-potong sayuran dan bumbunya ya nak" kata bunda meminta tolong pada Ai yang sedang berdiri di samping bunda.
__ADS_1
"Iya bun" jawab Ai cepat menyanggupi permintan bunda.
Ai pun mengambil pisau dan mulai mengupas satu per satu sayuran yang dibutuhkan dan juga bumbu lainnya. Setelah semuanya selesai dikupas, kemudian Ai membawanya ke tempat cuci piring untuk mencuci semua bahan yang sudah dikupasnya hingga bersih, lalu setelah selesai ia mulai memotong sayuran tersebut. Selesai dengan semua yang dikerjakannya, Ai pun menyerahkan sayuran tersebut pada bunda.
"Bun ini sayurannya sudah selesai di potong semua" ucap Ai sembari menyerahkan sayuran itu pada bunda.
"Oh sudah ya, terima kasih sayang" jawab bunda sambil tersenyum pada Ai.
"Sama-sama bun" jawab Ai sambil tersenyum juga ke arah bunda.
Melihat sudah tidak ada lagi yang bisa Ai bantu, karena masakan juga sebentar lagi matang, Ai pun mengalihkan pandangannya ke arah tempat cuci piring. Terlihat banyak piring kotor bekas memasak tadi Ai berinisiatif untuk mencuci piring saja sambil menunggu masakan matang dan siap di sajikan. Setelah selesai dengan urusan piring kotor, tak lama sop ayampun sudah matang dan siap dihidangkan.
"Ai, tolong kamu ambilkan bunda mangkok di lemari piring ya" pinta bunda meminta tolong pada Ai.
"Iya bun sebentar. Ini bun mangkoknya" kata Ai menyauti permintaan bunda dan menyerahkan mangkok yang bunda minta.
"Terima kasih nak, oiya tolong kamu tata piring di meja makan lalu tolong panggilkan juga kedua adikmu untuk sarapan" ungkap bunda pada Ai meminta tolong bantuan.
"Ya sudah bun Ai ke meja makan dulu" pamit Ai pada bunda.
Ai berjalan menuju meja makan dan mulai menata piring di atas meja makan. Kemudian setelah pekerjaannya selesai Ai mulai melangkah menuju kamar kedua adiknya untuk mengajak mereka berdua sarapan di bawah.
__ADS_1
...----------------...