
~Happy Reading~
.
.
.
Sesampainya di taman Ai dan Reina mereka melangkah menuju tempat duduk yang berada di bawah pohon rindang. Begitu duduk mereka mulai mengobrol dengan asiknya, hingga Reina tiba-tiba bertanya mengenai Haris pada Ai.
"Oh iya bagaimana dengan Haris? Apa dia jadi berbicara dengan ayahmu semalam?" tanya Reina penasaran akan hal itu.
"Tidak Rein, karena dia bilang tidak ada waktu dan berjanji akan menelepon serta berbicara pada ayah malam ini" kata Ai sembari menjelaskan alasan Haris tidak jadi berbicara dengan ayah.
"Oh begitu, sepertinya dia orang yang sibuk" tukas Reina pada Ai.
"Ya bisa dibilang begitu dan juga kita memiliki perbedaan waktu Rein" jawab Ai lagi menjelaskannya.
"Ah ya aku lupa itu hehe..." kekeh Reina sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Udah ah, ngapain ngomongin dia sih mending kita bahas yang lain" ucap Ai berusaha mengalihkan pembicaraan.
"Huu... Ya udah iya" jawab Reina " Oiya Ai bagaimana dengan kelanjutan skripsimu?" tanya Reina pada Ai.
"Ya begitulah Rein pusing aku, karena banyak perbaikan dan juga ada pembahasan yang sedikit sulit dicari materinya" jawab Ai lesu menjelaskan kesulitannya.
"Sabar ya, aku juga gitu Pak Seno banyak maunya harus ada teori inilah itulah, pusing aku jadinya" ucap Reina dengan kesal sambil menceritakan permasalahannya.
"Wah yang sabar ya Rein hehe... Untung Bu Mira tidak bamyak maunya seperti itu" timpal Ai pada penjelesan Reina. (Ssttt ngomong-ngomong Pak Seno dan Bu Mira itu dosen pembimbing mereka berdua ya)
"Huh! Iya harus banyak-banyak sabar kita saat mengerjakan skripsi ini" ungkap Reina dengan perasaan yang kesal.
"Terus apa kamu sudah selesai mengerjakan perbaikan dan mendapatkan teori yang diminta Pak Seno?" tanya Ai lagi pada Reina.
__ADS_1
"Alhamdulillag teorinya sih udah dapat, tapi perbaikannya sedikit lagi selesai" jawab Reina sambil terkekeh "Bagaimana denganmu Ai?" tanya Reina pada Ai mengenai skripsinya.
"Alhamdulillah aku juga sedikit lagi selesai perbaikannya. InshaAllah besok atau lusa aku bakal ngasih perbaikannya ke Bu Mira" kata Ai menjelaskan perbaikan skripsinya yang hampir selesai.
"Wah, kalau gitu kita barengan aja ngumpulinnya" ucap Reina semangat.
"Ya sudah nanti kabarin aja kalau udah siap" putus Ai pada Reina.
"Siipp, nanti aku kabarin" jawab Reina sambil mengacungkan jempolnya dan tersenyum.
Tanpa terasa sangking asiknya ngobrol dan bercerita mereka berdua tidak sadar waktu sudah berlalu dan sebentar lagi memasuki waktu zuhur. Hingga saat azan zuhur berkumandang mereka baru menyadarinya dan menyudahi obrolan untuk segera menuju masjid untuk sholat zuhur.
"Astaghfirullah sudah jam segini ternyata" kata Ai sembari melihat jam tangannya.
"Astaghfirullah iya ya, ya udah kita ke masjid dulu yuk baru nanti kita cari makan siang di sekitaran sini aja" jawab Reina sambil mengajak Ai untuk beranjak menuju masjid.
"Okey, yuk" ajak Ai pada Reina.
Mereka berdua berjalan meninggalkan taman dan menuju ke arah masjid.
Skip
Di pelataran masjid Ai dan Reina sedang memakai kaos kakinya sambil berbincang akan makan siang dimana.
"Kita mau makan dimana Rein?" tanya Ai pada Reina.
"Mm dimana ya.." jawab Reina sambil berpikir dan melihat sekeliling daerah tersebut.
"Ah, bagaimana kalau kita makan siomay itu aja?" tanya Reina meminta pendapat pada Ai.
"Boleh juga ya udah yuk, aku udah laper ini" jawab Ai dan mengajak Reina untuk segera menuju penjual siomay tersebut.
"Pak siomaynya 2 porsi ya" ucap Reina memesan siomay itu pada penjualnya.
__ADS_1
"Iya neng, tunggu sebentar ya neng" jawab bapak tersebut sembari mulai membuat pesanan mereka.
"Habis ini kita mau kemana lagi" tanya Ai pada Reina yang duduk di sampingnya.
"Mm kayaknya kita pulang aja deh Ai, soalnya aku pengen istirahat bentar biar nanti malam bisa semangat ngerjain skripsinya" jawab Reina pada Ai sambil tersenyum.
"Okey" jawab Ai. Tak lama pesanan merekapun datang dan mereka mulai menyantapnya dengan khidmat. Setelah makanan mereka berdua habis mereka memilih untuk duduk sebentar sebelum beranjak pulang.
Skip
Sesampainya di rumah Ai berpamitan dan mengucapkan terima kasih pada Reina. "Makasih ya Rein, kamu gak mau masuk dulu?" ucap Ai sambil bertanya pada Reina.
"Enggak deh Ai aku langsung pulang aja titip salam aja buat bunda, ya udah aku pulang ya" tolak Reina dengan halus dan pamit pada Ai.
"Ya udah kalau gitu kamu hati-hati ya pulangnya" kata Ai mengingatkan Reina.
"Iya Assalamualaikum" jawab Reina sambil tersenyum
"Waalaikumsalam" kata Ai sambil melihat kepergian Reina.
~
"Assalamualaikum bun" ucap Ai yang melihat bunda berada di ruang tamu.
"Waalaikumsalam nak, sudah pulang Reinanya mana?" jawab bunda sambil bertanya keberadaan Reina.
"Iya bun, Reina tadi langsung pulang aja katanya sekalian dia juga titip salam buat bunda" kata Ai menyampaikan pesan Reina.
"Oh ya udah sana kamu ke kamar ganti baju dulu, apa kamu sudah makan?" ucap bunda meminta Ai untuk ganti baju dan bertanya apa Ai sudah makan.
"Sudah bun, Ai tadi sudah makan di luar sama Reina" jawab Ai pada bunda. "Ai ke kamar dulu ya bun" kata Ai lagi pamit pada bunda.
"Iya nak" jawab bunda.
__ADS_1
...----------------...